Sebelum Kedapatan Mempunyai Fetish Jarik, G Pernah Diarak Warga karena Kepergok Asusila

Presiden BEM FIB Unair Adnan Guntur (20) mengatakan jika pelaku G pernah diarak warga karena kedapatan berbuat asusila di kamar kos pada tahun 2018.


zoom-inlihat foto
razia-remaja-pesta-seks-di-hotel.jpg
KOMPAS.com/JUNAEDI
Ilustrasi muda mudi yang terjaring razia tindakan asusila


"Kejadian sekitar tahun 2018, dia pernah ke-gap (Ketahuan) sama warga. Akhirnya sama warga diarak dengan membentangkan tulisan saya tidak akan mengulangi lagi. Kayaknya kasusnya sama tali-menali," ujar Adnan Guntur.

Adnan menjelaskan, G dikenal seorang biseksual di lingkungan kampus.

G bahkan kerap mencari calon korban dengan mengincar mahasiswa baru.

"Saya cerita dari latar belakang pelaku, dia memang benar mahasiswa sini bisa dibilang mahasiswa tua angkatan 2015. Dan track recordnya dari dulu seperti itu. Pas saya masih maba, angkatan saya mengeluhkan kalau didekati,"

"Teman-teman angkatannya tahu kok kalau dia memang gay. Sudah terkenal gitu," imbuhnya.

Baca: COD Kucing Berujung Penganiayaan, Pembeli Dipukul Batu Dua Kali hingga Kepala Bocor

Baca: Lecehkan Mahasiswi saat Bimbingan Skripsi, Oknum Dosen Unram Diskors 5 Tahun dan Jabatannya Dicopot

Baca: Mahasiswa Diduga Gantung Diri karena Depresi Terkait Skripsinya, Pihak Kampus Angkat Bicara

Dekati korban lewat media sosial

Untuk bisa berkomunikasi dengan calon korban, biasanya G melakukan pendekatan lewat media sosial.

Ia bahkan kerap menggunakan kekuasaannya sebagai kakak tingkat, agar mahasiswa baru merasa enggan untuk menolak keinginannya.

"Kalau ada maba yang dianggap menarik diincar sama dia dicari Instagramnya ngajak follow back terus dm minta nomor Whatsapp," beber Adnan Guntur.

Saat akan melakukan eksekusi, G selalu menggunakan modus yang sama yakni meminta calon korban membantunya untuk melakukan fetish jarik berkedok riset.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved