Varicella (Cacar Air)

Cacar Air merupakan sejenis penyakit kulit yang disebabkan karena adanya infeksi virus Varicella zoster yang menyebabkan penderita mengalami bintik atau ruam merah kecil di sekitat tubuh.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-penyakit-kulit-3.jpg
freepik
Ilustrasi penderita penyakit kulit

Cacar Air merupakan sejenis penyakit kulit yang disebabkan karena adanya infeksi virus Varicella zoster yang menyebabkan penderita mengalami bintik atau ruam merah kecil di sekitat tubuh.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyakit cacar air istilah medisnya varicella adalah infeksi yang disebabkan virus Varicella zoster.

Penyakit ini masuk ke dalam kategori penyakit kulit yang menyebabkan penderita mengalami gejala bentol-bentol pada tubuh.

Penderita yang terinfeksi virus ini ditandai dengan munculnya ruam kemerahan berisi cairan yang sangat gatal di seluruh tubuh.

Pada sebagian besar penderitanya, cacar air merupakan penyakit ringan, khususnya setelah digalakkan program vaksinasi cacar air pada pertengahan tahun 1990-an.

Kendati demikian, cacar air tetap dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius pada penderita yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, misalnya penderita HIV/AIDS. (1)

Penyakit ini umumnya menyerang oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun. (2)

Namun, tidak menutup kemungkinan juga orang dewasa dapat terkena infeksi virus ini.

Jika menyerang orang dewas, umumnya gejala yang muncul lebih berat daripada anak-anak.

Hampir semua orang dewasa yang pernah mengidap cacar air tidak akan tertular lagi.

Baca: Rubella

Baca: Fetish

Baca: Furunkel (Bisul)

  • Gejala dan Penyebab


Penderita yang terkena cacar air ditandai dengan gejala seperti:

  • Munculnya ruam merah di perut atau punggung
  • Demam
  • Pusing
  • Lemas
  • Nyeri tenggorokan

Cacar air disebabkan oleh virus yang dinamai virus Varicella zoster.

Virus tersebut mudah menular melalui percikan ludah, serta kontak langsung dengan cairan yang berasal dari ruam.

Penyakit ini lebih rentan menyerang anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Selain itu, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko cacar air, di antaranya:

  • Belum pernah mendapat imunisasi cacar air
  • Belum menerima vaksin cacar air, terutama ibu hamil
  • Bekerja di tempat umum, seperti di sekolah atau rumah sakit (3)

  • Pengobatan


Pengobatan cacar air bertujuan untuk mengurangi keparahan gejala yang dialami oleh pasien, dengan atau tanpa bantuan obat.

Ada beberapa pengobatan mandiri yang bisa dilakukan untuk meringankan gejala, yaitu:

  • Perbanyak minum dan mengonsumsi makanan yang lembut
  • Tidak menggaruk ruam atau luka cacar air
  • Mengenakan pakaian berbahan lembut dan ringan

Sebagai upaya pencegahan penyakit cacar air, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi cacar air atau vaksin varicella.

Di Indonesia sendiri, vaksinasi cacar air tidak termasuk dalam daftar imunisasi rutin lengkap, tapi tetap dianjurkan untuk diberikan. (4)

Selain itu, obat spesifik yang diberikan untuk penderita cacar air belum ada.

Umumnya, pengidap akan diberikan obat penurun demam agar demam yang dialaminya sembuh.

Pemakaian bedak kalamin atau losion juga digunakan untuk mengurangi rasa gatal pada kulit.

Baca: Scabies

Baca: Impetigo

Baca: Kanker Kulit Melanoma



Nama Penyakit Cacar Air
Jenis Penyakit Penyakit Kulit
Gejala atau Ciri Munculnya bintik atau ruam kecil berwarna merah di sekitar tubuh
Pengobatan Pemberian vaksin dan obat antibiotik
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. www.halodoc.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved