Presiden Jokowi Beri Peringatan soal Gelombang Kedua Covid-19: Kita Harus Waspada

Jokowi yakin ekonomi Indonesia bisa tumbuh, namun beri peringatan khusus soal gelombang kedua Covid-19


zoom-inlihat foto
jokowi-covid-19.jpg
TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO
ILUSTRASI - Presiden Joko Widodo meninjau progres penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu (10/6/2020). Presiden mengunjungi Kantor Gugus Tugas Nasional Covid-19 yang berada di BNPB guna memantau penanganan COVID-19 pada masa new normal.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi peringatan terkait gelombang kedua Covid-19.

Peringatan tersebut Jokowi sampaikan ketika membuka rapat terbatas terkait postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, dari Istana Bogor, Selasa (28/7/2020).

Diberitakan Kompas.com, Jokowi mengawali pembicaraan dengan optimisme ekonomi Indonesia mampu bangkit di tengah pandemi.

Jokowi menyebutkan, ekonomi dunia saat ini tengah dilanda ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 yang melanda lebih dari 200 negara.

Namun IMF, Bank Dunia, serta OECD telah memprediksi ekonomi bisa kembali tumbuh pada tahun depan.

ILUSTRASI - Presiden Jokowi pikirkan 3 sanksi bagi masyarakat yang tak patuhi protokol kesehatan.
ILUSTRASI - Presiden Jokowi pikirkan 3 sanksi bagi masyarakat yang tak patuhi protokol kesehatan. (Twitter @jokowi)


Baca: Jokowi Minta Surya Paloh Tak Usung Iparnya di Pilkada Gunungkidul, Sekjen Nasdem: Ada Banyak Alasan

"Bahkan IMF memperkirakan ekonomi dunia akan tumbuh 5,4 persen. Ini sebuah perkiraan yang apa sangat tinggi menurut saya. Bank Dunia 4,2 persen. OECD 2,8 sampai 5,2 persen," kata Jokowi.

Jokowi pun optimis pertumbuhan ekonomi RI bisa melampaui angka tersebut.

Hal itu karena kondisi ekonomi Indonesia tak separah negara lain.

"Saya kira kalau perkiraan ini betul kita akan berada pada posisi ekonomi yang juga mestinya di atas pertumbuhan ekonomi dunia. Dan Indonesia juga diproyeksikan masuk ke kelompok dengan pemulihan ekonomi tercepat setelah Tiongkok," kata Jokowi.

Meski demikian, Presiden mewanti-wanti jangan sampai terjadi gelombang kedua Covid-19.





Halaman
12
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved