TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang anak di Aceh tak menyangka akan menyaksikan kedua orang tuanya meninggal di depan matanya sendiri.
Linda Maulia (18) terlihat syok dan tak bisa berkata-kata saat ia melihat detik-detik ibunya meninggal dunia.
Hal tersebut bermula saat sang ibu mengajaknya untuk menemui ayahnya yang tak kunjung pulang dari kebun.
Ibu Linda, Aminah (50), tak kuat menahan tangis setelah suaminya di temukan tewas terlentang di kebun.
Aminah kemudian memeluk jasad suaminya, Asnawi Puteh (68) yang sudah meninggal dunia.
Tak lama, Aminah pun ikut meninggal sembari memeluk jasad suaminya.
Keduanya meninggal di kebun mereka di Gampong Baro Beurabo, Padang Tiji, Pidie, Aceh.
Kronologi
Aminah yang mengkhawatirkan suaminya tak kunjung pulang mengajak anaknya, Linda, untuk menemui sang ayah di kebun.
Kedatangan Aminah ke kebun karena sampai pukul 20.00 WIB Asnawi belum juga pulang ke rumah.
Baca: Bela Putrinya yang Dikatai Juling oleh Tetangga, Seorang Ibu Tewas Dianiaya Menggunakan Balok Kayu
Baca: 16 Kejadian Sebelum dan Sesudah Ditemukannya Yodi Prabowo Editor Metro TV Tewas di Pinggir Jalan Tol
Baca: Pria di Bali Ditangkap Karena Layang-Layangnya Sebabkan Listrik Padam 5 Jam
Kegelisahan ini merayapi hati Aminah, sehingga memutuskan menyusul Asnawi ke lokasi.
Biasanya, Asnawi pulang ke rumah dari kebun sekitar pukul 18.00 WIB.
Akhirnya, ia dan Linda memutuskan untuk menyusul Asnawi ke kebun untuk mengecek kondisi Asnawi.
Jarak rumah mereka dengan kebun yang digarap Aswani sekitar 1 kilometer.
Linda mengendarai sepeda motor sementara Aminah membonceng.
Setiba di kebun, Linda beurlang kali memanggil ayahnya namun tetap ada respon.
Ia bersama ibunya memutuskan duduk di gubuk tempat untuk berteduh.
Di sanalah Linda menghubungi ponsel ayahnya, nadanya memang aktif tapi tak terangkat.
Linda kembali berusaha menghubungi ayahnya melalui ponsel.
Bukan jawaban, malah Linda dan Aminah mendengarkan ringtone ponsel ayahnya yang tidak jauh dari gubuk.
Merasa penasaran, Linda bersama ibunya mendekati suara ponsel ayahnya.
Linda dan ibunya kaget menemukan Asnawi terbujur kaku dengan posisi terlentang.
Saat itu, Aminah tidak mampu menahan kesedihan melihat suaminya terkapar di tanah.
Tersambar listrik
Kaget melihat tubuh suaminya yang sama sekali tak bergerak, Aminah pun langsung memeluk tubuh Asnawi, suaminya.
Tanpa diketahui, ternyata arus listrik yang masih aktif menyambar ke tubuh wanita itu.
Aminah menghembuskan nafas terakhir di atas rubuh suaminya
Baca: Berniat Singkirkan Bambu Yang Melintang, Gadis di Pekalongan Meninggal Tersengat Listrik
Baca: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Penjual Ayam Geprek Meninggal Dunia Tersengat Aliran Listrik
Baca: Diduga Lalai, Orangtua di Bali Tabrak Anaknya hingga Tewas Saat Perbaiki Mobil Pikap
Linda yang melihat kedua orang tuanya meninggal, langsung menghubungi sang kakak.
Sehingga kakaknya memberitahukan kepada warga dan Posek Padang Tiji.
"Warga bersama personel Polsek Padang Tiji dan Tim Basarnas menggunakan ambulans menuju kebun," ujar Kapolsek Padang Tiji Iptu Bukhari kepada Serambinews.com, Minggu (26/7/2020).
Tim tersebut, sambung Bukhari, segera mengevakuasi pasangan suami istri yang meninggal tersebut.
Ia menyebutkan, pihak keluarga keberatan jasad orangtua mereka menjalani visum et repertum.
Sehingga pasutri telah diantar ke tempat pengistirahatan terakhir.
"Pasutri Asnawi dan Aminah meninggal akibat tersengat aliran listrik di kebunnya," jelas Iptu Bukhari.
Bukhari memastikan, suami istri itu karena sengatan listrik pada Sabtu (25/7/2020) sekitar pukul 21.00 WIB.
Diketahui, Aswani tersampar listrik di kebunnya karena hujan deras.
Hal tersebut menyebabkan aliran listrik mudah menyambar tubuhnya dan menyebabkan kematiannya.
Listrik yang masih ada ditubuh Asnawi pun ikut menyambar sang istri, Aminah, yang memeluk jasadnya.
(TribunnewsWiki.com/Restu, TribunJakarta.com
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Diajak ke Kebun Malam, Gadis Petani Saksikan Ibunya Tewas setelah Peluk Suami