12 Stasiun Sudah Bisa Lakukan Rapid Test Covid-19 Mulai Hari Ini, Lengkap Syarat, Daftar & Harganya

Untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, saat ini Stasiun Kereta Api (KA) mengadakan rapid test untuk para penumpang.


zoom-inlihat foto
bin-gelar-rapid-test.jpg
Tribunimages/Nur Ichsan
Para calon penumpang kini dapat melakukan rapid test Covid-19 di stasiun. Foto: BIN menggelar rapid test untuk warga Cibodas, Kota Tangerang, Rabu (15/7/2020)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Untuk menanggulangi penyebaran Covid-19, saat ini Stasiun Kereta Api (KA) mengadakan rapid test untuk para penumpang.

Adanya rapid test untuk penumpang ini mulai diberlakukan pada hari ini, Senin (27/7).

Rapid test di stasiun ini bisa dimanfaatkan untuk para penumpang kereta api jarak jauh.

Fasilitas ini merupakan kerja sama dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero).

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menuturkan, layanan tersebut diadakan untuk mempermudah pelanggan dalam adaptasi kebiasaan baru.

Baca: Viral di TikTok, Penumpang Dikeluarkan dari Pesawat Akibat Menolak Pakai Masker

Baca: Profil Lengkap Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo Hobi Bersepeda

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo.
Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo. (PT. KAI)

"Layanan ini kami sediakan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan menggunakan kereta api di masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Kami berharap pelanggan kereta api dapat memaksimalkannya" kata Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo, Sabtu (25/7).

Rapid test menjadi satu syarat wajib bagi penumpang kereta api (KA) jarak jauh.

Biaya yang perlu dikeluarkan penumpang untuk menjalani rapid test yakni Rp 85.000.

Rapid test di stasiun ini akan mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB.

Bagi penumpang kereta api pemberangkatan pagi, dianjurkan untuk mengikuti rapid test satu hari sebelum waktu keberangkatan.

Dikutip dari Kompas.com, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, apabila menjalani tes di hari keberangkatan, sebaiknya datang lebih awal dari jadwal keberangkatan.

Baca: Sambut Iduladha, PT Kereta Api Indonesia Hadirkan Promo Harga Tiket, Ada Hadiah Juga

Baca: Penumpang Kereta Api Kini Tak Perlu Bawa SIKM untuk Lakukan Perjalanan, Ini Syarat Penggantinya

antrian penumpang terjadi di Stasiun Bogor, Senin (8/6/2020)
antrian penumpang terjadi di Stasiun Bogor, Senin (8/6/2020) (KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAH)

“Kalau mau datang di hari keberangkatan bisa, tapi kami imbau paling lambat 30 menit sebelumnya karena kan harus menunggu pelayanan,” ujar Joni, Minggu (26/7).

Joni menjelaskan, tidak ada ketentuan berapa hari sebelum keberangkatan calon penumpang harus mengikuti rapid test ini.

Sebagai informasi, jangka waktu rapid test yakni 14 hari.

Hasil rapid test dapat digunakan untuk naik kereta lebih dari satu kali.

“Jadi kami enggak masalah berapa kali waktu naik keretanya. Tapi sesuai aturan pemerintah, masa berlaku rapid test 14 hari. Jadi, penumpang itu selama masa waktu 14 hari monggo mau naik kereta berapa kali,” kata Joni.

Baca: Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik Hingga 40 Persen, KAI Jelaskan Ada Penyesuaian Tarif

Syarat penumpang KA jarak jauh

Berikut syarat penumpang kereta api jarak jauh secara umum:

1. Menunjukkan surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil non reaktif pada saat keberangkatan atau menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapid test.

2. Mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat seluler.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved