BAHAYA! Jangan Buang Struk ATM Sembarangan, 3 Bank Daerah Kebobolan hingga Ratusan Juta Rupiah

Berbekal struk ATM di tempat sampah, dua pria berhasil menggasak ratusan juta rupiah di tiga bank berbeda


zoom-inlihat foto
ilustrasi-atm111.jpg
intisari
dua pria berhasil gasak ratusan juta berbekal strk atm di tempat sampah


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jika memilih untuk mencetak struk ATM saat pengambilan uang atau transaksi lainnya, sebaiknya jangan membuangnya sembarangan.

Sebab struk ATM yang dibuang sembarangan bisa digunakan untuk hal-hal negatif, diantaranya adalah untuk membobol bank.

Berbekal kertas struk ATM di sampah, dua orang pria berhasil membobol tiga bank dan meraup ratusan juta rupiah.

Baca: Gaji Ke-13 Dipastikan Cair Agustus 2020, Golongan Ini Dipastikan Tak Dapat Menikmatinya

Baca: Hasil Sidang Isbat Kemenag: Hari Raya Kurban Idul Adha 1441 H Jatuh pada Jumat 31 Juli 2020

Aksi pembobolan tiga bank daerah tersebut dilakukan oleh Aziz Kunadi (36) warga Desa Jagapura, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Mujianto (34) warga Desa Penarik, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu.

Keduanya ditangkap pada Sabtu (18/7/2020) dikediamannya masing-masing.

Modus pembobolan uang yang dilakukan keduanya akhirnya berhasil dihentikan.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan menangkap dua orang pelaku pembobolan di tiga dank daerah.

Ilustrasi ATM
Ilustrasi ATM (pixabay.com)

Kasubdit III Jatanras Ditreskrum Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi mengatakan, kasus ini terbongkar setelah petugas mendapatkan laporan dari salah satu korban pada 12 September 2019.

Korban yang merupakan salah satu nasabah di Bank Sumsel Babel mengeluhkan rekening miliknya sebanyak Rp 116,5 juta mendadak kosong diduga dikuras pelaku.

Setelah dilakukan penyelidikan, uang milik korban di rekening tersebut ternyata ditarik oleh para komplotan Aziz dengan menggunakan dokumen palsu.

"Dokumen itu berhasil dibuat para tersangka ini dengan mengambil struk penarikan di setiap ATM. Di sana, mereka langsung membuat KTP dan buku tabungan milik korban untuk dipalsukan. Lalu tersangka menarik uang di bank dengan modus ketinggalan ATM," kata Suryadi saat gelar perkara, Senin (20/7/2020).

Tiga bank daerah yang berhasil di bobol tersangka yakni Bank Lampung dengan total kerugian korban Rp 70 juta, Bank Sultra di Kendari total kerugian Rp 120 juta dan Bank Sumsel Babel Rp 116 juta.

Baca: Kabar Gembira! Gaji ke-13 PNS Cair Agustus 2020, Ini Besaran yang Diterima dari Golongan I hingga IV

Baca: Inilah Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban saat Idul Adha, Lengkap Doa dan Ketentuan Pembagian

Dalam aksinya tersebut, tersangka Azis bertugas memalsukan dokumen penting para korban.
Sementara tersangka Mujianto mencari struk di setiap ATM.

"Aksi ini sudah mereka lakukan sejak 2018. Mereka ini beraksi orang lima, tiga masih buron," ujarnya.

Sedangkan tersangka Mujianto mengaku, ia mendapatkan keuntungan Rp 20 juta untuk membobol bank Lampung, Rp 40 juta di Bank Sultra dan Rp 35 juta di Bank Sumsel Babel. Uang tersebut telah ia habiskan untuk keperluan sehari-hari.

"Yang punya ide itu Azis, saya cuma mencari struk," kata Mujianto. (Tribunnewswiki.com/Melia/TribunMataram.com)

 




BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved