Kronologi Tewasnya Anak Rimba Dililit Ular Sanca 3 Meter, Senjata Ditemukan Jauh dari TKP

Seorang pemuda dari suku Anak Rimba di Jambi ingin menangkap ular namun ular malah melilitnya hingga membuatnya tewas.


zoom-inlihat foto
tewasnya-anak-rimba-di-jambi-ular-sanca-6.jpg
Kompas.com/Suwandi
Simak inilah kronologi tewasnya anak rimba di Jambi yang dilaporkan akibat dililit ular sanca berukuran 3 meter


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang anak rimba di Jambi tewas di dalam hutan setelah dilaporkan berduel dengan seekor ular sanca berukuran tiga meter.

Tewasnya pria bernama Marinding itu, menurut kepolisian, terjadi setelah adanya perlawanan terhadap ular tersebut.

Menurut keterangan keluarga dan saksi yang dirangkum Kepala Desa, Rejo Sari, Marinding berangkat berburu pada Jumat malam (10/7/2020), setelah menonton televisi.

Berikut adalah kronologi yang Tribunnewswiki.com himpun dari reportase Kompas.com.

Diketahui Marinding berangkat berburu ke hutan desa seluas 2 hektar lebih membawa kecepek atau senjata api rakitan dan golok.

Marinding pergi ke hutan dengan berjalan kaki.

Baca: Seekor Ular Sanca Sepanjang 3,5 Meter Ditemukan di Rumah Warga di Cimahi Jawa Barat

Simak inilah kronologi tewasnya anak rimba di dalam hutan yang dilaporkan terjadi akibat lilitan ular sanca
Simak inilah kronologi tewasnya anak rimba di dalam hutan yang dilaporkan terjadi akibat lilitan ular sanca (Kompas.com/Suwandi)

Tidak kunjung pulang, keluarga pun mulai curiga.

Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian ke rumah teman dan kerabat Marinding, pada Sabtu siang (11/7/2020).

Namun, pencarian mereka tidak menemui hasil.

Pada Minggu pagi (12/7/2020), keluarga melapor ke Kepala Desa Rejo Sari, Kurniawan.

Dibantu perangkat desa, para anggota keluarga melakukan pencarian ke sejumlah tempat.

Sayang, dalam pencarian itu belum juga ditemukan.

Mengira kalau Marinding diculik makhluk halus, warga sempat menggunakan jasa 'orang pintar'.

Setelah pencarian tidak menemui hasil, Kurniawan selaku kepala desa pun melapor ke seorang pegawai Dinas Sosial Merangin.

Baca: Bocah 13 Tahun Tewas Dililit Ular Sanca Berukuran 4 Meter, Nahasnya Warga Hanya Bisa Menonton

Berdasarkan laporan tersebut, selanjutnya diputuskan untuk melapor ke Polsek Pamenang, Merangin.

Pihak keluarga didampingi Tumenggung Nilo dan pihak Dinas Sosial membuat laporan orang hilang ke Polsek Pamenang, Senin pagi (13/7/2020).

Setelah menerima laporan, Kapolsek Pamenang, Iptu Fatkur Rohman menyebar informasi ke seluruh lapisan masyarakat Desa Rejo Sari dan Pematang Kancil.

"Kita sudah bingung. Kita juga ragu kalau Orang Rimba bisa celaka dalam rimba. Kita takut terjadi pembunuhan, maka keluarga kita minta lapor polisi," kata Kades Rejo Sari, Kurniawan, diwartakan Kompas.com dari Jambi, Rabu (15/7/2020).

Kurniawan mengatakan masyarakat tidak pernah mengira jikalau Marinding mendapat celaka di hutan, karena menurutnya, mereka ahli di situ.

Penemuan Jenazah

Informasi orang hilang cepat menyebar di masyarakat.

Pada Selasa sore, (14/7/2020) pukul 15.30 seorang warga yang tengah mencari rumput mencium bau menyengat dari dalam hutan.

Jarak antara hutan yang mengeluarkan bau busuk itu dengan Desa Rejo Sari sekitar 1,5 kilometer.

Pencari rumput tersebut kemudian menemui Kapolsek setempat, Rahman dan langsung dilakukan pencarian.

Saat tim kepolisian dan masyarakat mendatangi kawasan hutan berbau busuk, di sana, ditemukan tubuh seorang pemuda.

Setelah diidentifikasi, pemuda ini adalah sosok Marinding yang dicari.

"Saat ditemukan tubuh korban telah membusuk, bewarna hitam dan dalam kondisi dililit ular dengan kuat di antara semak-semak," kata Kapolsek Pamenang, Rabu (15/7/2020).

Saat mengevakuasi, tim berusaha mengusir ular yang melilit jenazah korban dengan kuat.

Setelah beberapa menit pengusiran, barulah ular melepas lilitan dan pergi.

Diduga Menangkap Ular

Korban diduga akan menangkap ular yang melilitnya.

Diperkirakan panjang ular sanca itu sekitar 3 meter, kata Rahman.

Rahman juga belum mengetahui mengapa lelaki rimba ini bisa terlilit ular.

Dia menduga, korban akan menangkap ular tersebut dan kemudian salah pegang dan terjadilah lilitan yang membuat dia meninggal dunia.

"Ketika kita bersama warga ke lokasi, itu korban sudah dililit ular. Kita tidak tahu sudah berapa lama," kata Rahman menegaskan.

Namun setelah melihat ada luka di bagian kepala ular, polisi menyatakan korban Marinding berencana ingin menangkap ular itu.

Sementara itu, golok dan kecepek milik korban ditemukan jauh dari tempat kejadian perkara, tepatnya berada di pinggir jalan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved