TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aplikasi Whatsapp digegerkan dengan beredarnya sebuah video perempuan telanjang saat dosen Universitas Cendrawasih (UNCEN) Marinus Yaung melakukan webinar.
Bukan hanya video saja, namun juga ada tangkapan foto layar juga yang menampilkan hal yang sama.
Video seorang perempuan telanjang tersebut nampak di belakang dosen Universitas Cendrawasih (UNCEN) Marinus Yaung.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Senin (13/7/2020) saat Marinus Yaung menjadi pembicara dalam sebuah webinar yang bertema "Mengapa Isu Papua Diinternasionalisasi".
Baca: Penjelasan Dokter soal Video Viral Matikan Kutu di Tubuh Kucing dengan Raket Listrik, Amankah?
Baca: Viral Puluhan Kelas SMK di Malang Ini Diubah Jadi Kamar Hotel, Ternyata Begini Faktanya
Bahkan, ada informasi yang beredar menyebut jika wanita tersebut merupakan pekerja seks komersil (PSK).
Marinus mengatakan video dan gambar tangkapan layar tersebut sudah tersebar hingga ke luar negeri.
Masalah tersebut diketahui usai dirinya memperoleh telepon dari sejumlah kolega di luar negeri.
Mereka menanyakan mengenai kebenaran informasi dan video tersebut.
"Saya lihat ini sudah terlalu masif menyebar, cuma adik-adik yang di Amerika dan Eropa sudah langsung telepon saya tanya itu benar atau tidak, saya mengapresiasi mereka telepon langsung dan klarifikasi," terang Marinus.
Dilansir Tribunnewswiki dari Facebook via Kompas.com, Marinus memberikan klarfikasi terkait hal tersebut.
Dia menegaskan wanita yang ada di belakangnya adalah anak perempuannya.
Baca: Seorang Anggota Dewan di Spanyol Tak Sengaja Rekam Dirinya Mandi saat Konferensi Video
Anak tersebut masih duduk di bangku sekolah kelas empat SD.
Dia menerangkan, anaknya kala itu baru selesai mandi dan ingin berganti pakaian.
"Ini anak perempuan saya, dan dia baru habis mandi sore di rumah kontrakan saya di Jakarta Timur, dan mau ganti pakaian jadi namanya juga anak-anak, langsung nyosor saja ketika saya lagi ikut webinar siaran langsung dari rumah," tulis Marinus.
Marinus pun juga mengatakan akan membawa masalah ini ke jalan hukum.
Marinus pun ikut menyayangkan, anaknya yang tak tau apapun menjadi ikut terseret dalam masalah ini.
Baca: Polisi Buru 3 Emak-emak Bikin Video Tik Tok: Menari Diiringi Lagu India di Atas Jembatan Suramadu
Dosen Uncen ini mengatakan, informasi yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab tersebut dianggap sebagai pembunuhan karakter.
"Pembangunan narasi yang sangat buruk sekali, ini pembunuhan karakter, kalau hanya menyerang saya tidak apa-apa, tapi ini juga menyerang anak saya," kata Marinus saat dihubungi.
Untuk saat ini, Marinus terus berkonsultasi dengan Cyber Crime Mabes Polri untuk melacak penyebar informasi tersebut.
Dosen di Universitas Cenderawasih itu akan melaporkan seluruh pihak yang menyebarkan informasi tak benar itu.
"Sampai hari ini sudah 302 orang yang akan saya laporkan dan belum ada yang minta maaf," ujar Marinus.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka, KOMPAS.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perempuan Tanpa Busana Muncul di Belakangnya Saat Webinar, Ini Klarifikasi Dosen Uncen"