Terancam Deportasi, Mahasiswa Asing di AS Bingung dengan Kebijakan Pemerintahan Donald Trump

Mahasiswa di Amerika Serikat khawatir akan dideportasi setelah pemerintahan Trump mengeluarkan kebijakan kontroversional di tengah pendemi.


zoom-inlihat foto
pelajar-as.jpg
SAUL LOEB / AFP
ILUSTRASI - (FILES) Dalam file foto ini diambil pada 7 Mei 2020. Kampus Universitas Georgetown terlihat hampir kosong karena kelas dibatalkan karena pandemi coronavirus, di Washington, DC. Amerika Serikat mengatakan pada 6 Juli tidak akan mengizinkan siswa asing untuk tetap di negara itu jika semua kelas mereka dipindahkan secara online pada musim gugur karena krisis coronavirus.


Bahkan pihak berwajib akan memberikan konsekuensi tertentu bagi mereka yang tidak mentaati peraturan ini.

"Jika tidak, mereka mungkin menghadapi konsekuensi imigrasi."

"Para siswa yang menghadiri sekolah mengadopsi model hybrid - yaitu, campuran kelas online dan pribadi - akan diizinkan untuk mengambil lebih dari satu kelas atau tiga jam kredit online", kata aturan itu.

Sebuah laporan ICE tahun 2020 menunjukkan ada 1,55 juta visa pelajar non-imigran aktif di bawah program Student and Exchange visitor program (SEVP) pada tahun 2018.

Sekitar 1,3 juta dari siswa tersebut terdaftar di universitas, sekitar 85.000 berada di sekolah dasar, dengan rincian 92 persen di kelas 9-12.

Donald Trump Minta Sekolah Dibuka

ILUSTRASI - Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tiba untuk menjadi tuan rumah acara
ILUSTRASI - Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump tiba untuk menjadi tuan rumah acara "Salute to America" 2020 untuk menghormati Hari Kemerdekaan di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, 4 Juli 2020. (SAUL LOEB / AFP)

Baca: Belum Selesai Pandemi Covid-19, Virus Mematikan Dijuluki ‘Bunny Ebola’ Serang Wilayah Amerika

Presiden Donald Trump meminta sekolah harus dibuka pada musim gugur, Senin (6/7/2020).

"SCHOOLS MUS T OPEN IN THE FALL!!!" tulis Trump dalam Twitter pribadinya.

Padahal, keputusan pembukaan sekolah tidak berada di bawah kekuasaannya.

Sebagian besar sekolah berada di bawah yuridiksi pemerintah negara bagian dan lokal.

Sementara itu, para pendidik masih mempertanyakan keputusan tersebut.

Pasalnya, siswa dan staf pengajar masih sangat berisiko terpapar Covid-19.

Belum jelas mengenai sekolah mana yang akan dibuka Trump, apakah SD, SMP, SMA, atau perguruan tinggi.

Tindakan apa yang akan ia ambil juga belum ada rinciannya.

ILUSTRASI - NEW YORK, NEW YORK - 29 JUNI: Siswa yang baru lulus menerima buku tahunan dan diploma mereka di Yung Wing School P.S. 124 pada 29 Juni 2020 di New York City. Pada bulan April, diumumkan bahwa sekolah-sekolah negeri NYC akan ditutup setidaknya sampai akhir tahun sekolah di tengah penyebaran coronavirus (COVID-19).
ILUSTRASI - NEW YORK, NEW YORK - 29 JUNI: Siswa yang baru lulus menerima buku tahunan dan diploma mereka di Yung Wing School P.S. 124 pada 29 Juni 2020 di New York City. Pada bulan April, diumumkan bahwa sekolah-sekolah negeri NYC akan ditutup setidaknya sampai akhir tahun sekolah di tengah penyebaran coronavirus (COVID-19). (Michael loccisano / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images melalui AFP)

Baca: Penerbitan Buku John Bolton Buat Donald Trump Geram, Menlu AS: Pengkhianat Perusak Amerika

Sementara banyak sekolah dan universitas di AS tetap pada keputusan mereka untuk memulai pembelajaran tatap muka pada tahun depan.

Sebagai contoh adalah Universitas Hardvard.

Mahasiswa tahun pertama Universitas Harvard akan diundang ke kampus tahun ini.

Sementara sebagian besar mahasiswa sarjana lainnya akan diminta untuk belajar dari dari rumah.

Hal itu dilaporkan oleh lembaga Ivy League pada hari Senin.

Pejabat universitas memutuskan untuk mengizinkan hanya 40 persen dari mahasiswa sarjana di kampus dalam upaya untuk mengurangi kepadatan dan mencegah penyebaran COVID-19.

Semua mahasiswa baru akan diundang, bersama dengan beberapa siswa lain yang memiliki hambatan belajar dari jarak jauh.

Namun, semua kelas tetap diajarkan secara online, di mana pun siswa tinggal.

Siswa yang berada di kampus akan tinggal di kamar asrama, tetapi terus mengambil kelas mereka dari jarak jauh, kata universitas.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
  • Film - Gudang Merica (2026)

    Gudang Merica adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved