TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kejadian pemerkosaan kembali terjadi. Kali ini seorang balita 2 tahun diperkosa dalam ruangan isolasi Covid-19 di sebuah Rumah Sakit Akademik Dr George Mukhari, Pretoria, Afrika Serikat.
Sudah ada laporan yang masuk di kepolisian terkait insiden ini.
Dugaan pemerkosaan sementara sedang diselidiki oleh pihak polisi dan rumah sakit.
Bibi sang balita yang tak disebutkan namanya ini menyebut dirinya membawa gadis ini ke rumah sakit setelah diketahui mengalami gejala Covid-19.
Sementara sang ibu balita dilaporkan juga ikut sakit setelah melihat anaknya kesakitan.
Sang ibu ditempatkan di sebuah ruang khusus isolasi, dan dilaporkan telah sembuh.
"Ibu dan anak itu dirujuk ke Rumah Sakit George Mukhari oleh klinik KT Motubatse di Shoshanguve pada 15 Juni, kata bibi itu, dilansir News 24, Rabu (8/7/2020).
Baca: Seorang Pria di Jerman Kepergok Bawa Kabur Balita 2 Tahun saat Ibunya Asyik Ngobrol di Taman
"Para perawat di klinik sempat melihat anak tersebut kesulitan bernafas, ia harus dibawa ke Rumah Sakit George Mukhari untuk diperiksa virus corona,"tambah bibi itu.
Kronologi
Sang bibi menjelaskan bahwa pihak rumah sakit menelepon rumah pada malam hari dan memberi tahu ibunya bahwa sang anak kesakitan.
Pukul 11 malam, pihak rumah sakit menelepon kembali dan melaporkan anaknya telah tidur.
Pada pagi harinya, staf rumah sakit menelepon rumah dan menyuruh untuk menjemput anaknya karena sudah sembuh.
Pihak rumah sakit mengatakan bahwa hasil tes menunjukkan balita tersebut negatif Covid-19.
Baca: Balita Positif Covid-19 di Solo Sembuh, Wali Kota: Orangtua dan Ibu Hamil Jangan Remehkan Corona
Sang bibi berkata setelah anak itu dijemput dari rumah sakit, ia melihat balita tersebut kesulitan berjalan.
"Saya melihat ada yang tidak beres dengan anak itu. Ketika sang ibu mengganti popoknya, ia menemukan cairan putih di bagian pribadinya" kata bibi.
"Awalnya dia (sang ibu) mengira itu obat karena anak itu dirawat di rumah sakit. Tapi hari berikutnya, cairan putih yang sama masih keluar,"kata bibi tersebut kepada media lokal.
Saat sang ibu memeriksa anaknya dengan teliti, ia melihat dan menyimpulkan bahwa ada 'bekas penetrasi', menurut bibi tersebut.
Gadis tersebut kemudian dibawa kembali ke rumah sakit.
Seorang perawat mengatakan ada indikasi bahwa anak tersebut telah diperkosa.
Kepada News24, Juru bicara kepolisian regional, Brigadir Mathapelo Peters mengatakan bahwa kasus dugaan pemerkosaan terhadap balita tersebut sedang dalam penyelidikan.
Pihak rumah sakit juga sedang berusaha melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)