TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua PSSI Mochamad Iriawan masih berharap Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kembali ke Indonesia.
Hal itu karena banyaknya kompetisi yang akan dihadapi skuad timnas.
Karenanya, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu merasa penting agar Shin segera menyiapkan skuad.
"Kami masih menunggu kehadian manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong ke Indonesia agar bisa segera menyiapkan skuad," kata Iwan Bule, dikutip Kompas.com, Selasa (8/7/2020).
Ketua PSSI memberikan tenggat waktu hingga minggu kedua Juli 2020.
"Kami meminta Shin Tae-yong sudah di Indonesia maksimal di minggu kedua Juli 2020," ucap mantan Kapolda Jawa Barat tersebut.
Baca: Mochamad Iriawan
Kedatangan Shin sangat diharapkan, mengingat semua staff juga turut mudik ke Korsel.
Padahal Timnas U19 Indonesia akan berlaga di Piala Asia U19 2020 pada 14-31 Oktober mendatang di Uzbekistan.
Pada Piala Asia U-19 2020, timnas U19 Indonesia tergabung ke dalam Grup A bersama Kamboja, Iran, dan tuan rumah Uzbekistan.
Timnas U-16 juga akan berlaga di Piala Asia.
Sementara Piala Dunia U-20 2021 juga harus sgera dipersiapkan.
Tak Ingin Kecewakan Indonesia, Shin Tae-yong Janji Akan Fokus Piala Dunia
Baca: Siapkan Timnas untuk Piala Dunia 2021, Ketua PSSI Iwan Bule: Klub Liga 1 Wajib Mainkan Pemain U-20
Shin Tae-yong mengungkapkan konfliknya dengan PSSI tak terlalu penting.
Hal itu ia sampaikan kepada media Yonhap News, seperti diberitakan BolaSport.com, Minggu (21/6/2020).
"Media lokal melaporkan bahwa saya berkonflik dengan PSSI. Itu tidak penting, tetapi tidak banyak orang Indonesia yang ingin timnasnya memiliki kemampuan maksimal," ujar Shin dikutip Yonhap News.
Salah satu tanggung jawab Shin Tae-yong yang diberikan PSSI adalah memimpin timnas U-19 Indonesia ke Piala Dunia U-20 2021.
Ia telah melakukan persiapan di Chiangmai, Thailand Januari 2020 lalu.
Di sana, Shin membawa Garuda Muda melawan beberapa tim Korsel seperti Seongnam FC, Busan I-Park dan Kyung Hee University.
Karena pandemi COVID-19 melanda, program latihan Shin pun kacau karena ia sudah merencanakan program pemusatan latihan di Jerman (April) dan Korea Selatan (Juli).
Kini, Shin ingin mendorong PSSI bekerjasama demi timnas Indonesia agar meraih hasil maksimal di Piala Dunia U-20 2021.
Baca: Kritik Media Vietnam Terkait Perlakuan PSSI Terhadap Pelatih Timnas Indonesia: Tidak Profesional
"Jika Anda mengumpulkan 30 pemain, Anda bisa mengumpulkan total 55-60 pemain, pelatih danstaf. Di Indonesia ada lebih dari 1000 kasus COVID-19 per hari, itu tidak terlalu membebani kan?" kata Shin yang tetap kekeh menggelar TC Timnas U-19 Indonesia di Korsel.
"Saya berencana membawa timnas U-19 Indonesia ke Gyeongju, Korsel untuk pemusatan latihan, tetapi tak masalah bila latihan di mana saja," tambahnya.
Mantan pemain timnas Korea Selatan itu juga menambahkan jika ia tak ingin mengecewakan masyarakat Indonesia di Piala Dunia U-20 2021.
"Jika anda berkata ingin menang, itu bukan hal mudah. Tetapi saya tak ingin mengecewakan rakyat Indonesia di Piala Dunia U-20."
"Kita bisa membuat momen bahagia bersama," ujarnya.
Baca: Shin Tae-yong Ngotot Ogah Balik ke Indonesia, Ketua PSSI Iwan Bule Belum Pikirkan Sanksi
Sebelumnya, Shin Tae-yong blak-blakan kepada media Korea Selatan, Naver Sports soal keresahannya soal PSSI pada Rabu (17/6/2020).
Shin merasakan bahwa setelah melatih selama 6 bulan, ada perbedaan visi dan misi dari PSSI yang dirancang sejak awal.
PSSI mulai mengejar waktu dan menargetkan Shin Tae-yong untuk berprestasi secara instan dalam turnamen terdekat.
"Saya disuruh membawa prestasi di atas empat besar (semifinal) di Piala Asia U-19 yang akan dibuka di Uzbekistan pada bulan Oktober tahun ini," ujar Shin Tae-yong.
"Menantikan juga juara di Piala AFF. Dan untuk Piala Dunia U-20 yang tuan rumahnya Indonesia, lolos dari grup sampai masuk empat besar (semifinal). Jadi saya tanya apa kalian tahu Indonesia berapa peringkat FIFA? Langsung saya jawab peringkat FIFA Indonesia adalah 173."
“Ketua Umum PSSI, Mochamad Irawan mengatakan ingin memberi dukungan penuh terhadap program saya pada awal kontrak di wawancara media lokal."
"Maka dari itu saya memilih tantangan ini karena tertarik visi dan kemampuannya. Untuk itu, kami harus bergerak secara bertahap. Tetapi sikapnya berubah padahal di awal seperti ingin (dia) memberi dukungan penuh,"ujarnya.
Selain itu, Shin Tae-yong juga kekeh ingin tetap membawa timnas U-19 Indonesia melakukan pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan dengan alasan kasus COVID-19 di Indonesia yang masih tinggi.
"Penambahan kasus virus Corona di Indonesia saat ini adalah hampir seribu orang per hari. Tetapi saya diminta kembali (ke Jakarta) oleh PSSI dan melakukan pemusatan latihan (TC) di Indonesia," ujarnya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin)