Sara Fajira

Sara Fajira merupakan musisi Indonesia kelahiran Surabaya 3 Mei 1996.


zoom-inlihat foto
sara-fajira.jpg
Instagram.com/sarafajira/
Sara Fajira

Sara Fajira merupakan musisi Indonesia kelahiran Surabaya 3 Mei 1996.




  • Kehidupan Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sara Fajira merupakan musisi Indonesia kelahiran Surabaya 3 Mei 1996.

Memiliki orangtua musisi membuat Sara Fajira menuruni bakat kedua orangtuanya dalam hal bermusik. 

Anak ke dua dari pasangan Rose Yazda Juliana dan Muhammad Muhdy membuat Sara memiliki talenta natural dalam bermusik.

Sara Fajira memiliki ayah seorang keyboardis dan ibu seorang penyanyi, kakak laki-lakinya bernama Fabio Farisqo juga seorang penyanyi serta penulis lagi dan adiknya Nayqila juga merupakan penyanyi yang handal dalam ngerap seperti dirinya.

"Jadi papah aku pemain keyboard ya sudah hampir 30 tahun jadi keyboardis. Mamahku dulu penyanyi, dan aku, kakak serta adikku singer dan song writer sampai sekarang," kata Sara Fajira kepada Tribunnews.com, Jumat (26/6/2020).

Meski memiliki ayah seorang keyboardis tak membuat Sara dipaksa untuk handal memainkan sebuah alat musik.

"Aku bisanya gitar hanya basic, nggak jago banget. Papa bukan tipe orang yang mau ajarin anak kalau anaknya nggak niat banget dan memang anaknya ngeyel mau belajar diajarin papah," ucap Sara.

"Nah anaknya gak interes ke keyboard gamau ajarin. Papah dlu otodidak, kakaknya papah yang cewek les keyboard tapi dia yang unggul," lanjutnya.

Hidup dalam keluarga yang berkecukupan dan penuh kesederhanaan membuat Sara Fajira mulai mampu menyalurkan bakatnya sejak kecil.

"Ya yang pasti dari dukungan orangtua akhirnya aku ikut semua kegiatan musik dan nyanyi, nari pun ikut, casting aku ikut. Bikin band sendiri juga pernah. Sampai sekarang fokus di musik," ujarnya.

Talentanya dalam di bidang seni mulai terlihat saat Sara Fajira masih menempuh pendidikan Taman Kanak-kanak di TK Al Manar, Surabaya pada tahun 2001.

Sejak TK Sara mengaku sudah senang mendengarkan musik dan namun minat seninya dimulai dengan mengikuti kegiatan menari.

"Sejak TK sudah suka musik. Aku tuh dari kecil sering ikut lomba nari-nari lagu Arab dari TK, jadi tau Magadir nggak? Lagu itu narinya," beber Sara

Memasuki bangku Sekolah Dasar, Sara baru mulai menemukan bakat bernyanyinya. Diwarnai dua kali pindah sekolah diawal dari SDN Babatan 1 kemudiam berpindah ke SDN Pegirian 2 dan terakhir di SDN Genjeran 2 Surabaya, Sara Fajira kecil terus tumbuh dengan bakat sebagai penyanyi

"Tapi baru ketauan minat dan bakatnya saat SD. Nah untuk bakat nyanyi aku menemukan itu di kelas 3 SD, gabung band di sekolah terus ikut lomba dengan tujuan mencoba dan untuk pengalaman sendiri yaa," tuturnya.

Selang setahun, Sara Fajira kecil sempat merasakan tampil dalam group marawis sekolahnya. Pihak sekolah yang menyadari bakat Sara memintanya menjadi vokal dalam group marawisnya.

"Di kelas 4 ke 5 itu aku ikutan lomba marawis apa ya namanya? Pokoknya aku diiringi rebana-rebana, aku jadi lead vokalnya," kata Sara.

"Alhamdulillah aku juara 2 dan juara 1. Jadi ada dua babak kategori, babak pertama juara 1, babak kedua juara dua," terangnya.

Memasuki kelas 6 SD Sara mulai mengikuti berbagai lomba nyanyi solo. Berbagai lomba ia ikuti termasuk mendaftarkan diri ke ajang Idola Cilik 2 di tahun 2008.

"Setelah lomba marawis aku ikut lomba laim juga, lomba vokal pop dan aku menang juara 2. Di kelas 6 SD aku ikutan Idola Cilik 2, lolos sampai 42 besar," bebernya.

Memiliki ibu seorang penyanyi membuat Sara terasa memiliki guru vokal pribadi. Bakat bernyanyinya terus dilatih oleh sang bunda ketika Sara mulai menunjukkan minat dalam bernyanyi.

"Yes mamah yang ajarin. Tapi mamah nggak keras ajarinnya, ngajarinnya kayak lebih ke nyanyi harus dirasa, dihayati, dan kalau bisa bentuk range vokal yang lebar dan tinggi," jelasnya

"Semua otodidak awalnya, pas ikut Idola Cilik baru ikut les vokal," ujar Sara.

Memasuki bang sekolah SMP dan SMA, kemampuan Sara Fajira semakin matang. Tiga tahun menempuh pendidikan di SMP PGRI 1, Surabaya. Sara Fajira selalu mengikuti kegiatan bermusik di sekolahnya.

Dan memasuki bangku SMA, Sara Fajira yang mulai beranjak remaja membentuk sebuah band bersama temannya dengan aliran musik alternatif rock.

Meski sudah beranjak remaja, Sara tak mau berhenti mengasah kemampuannya lewat berbagai kompetisi.

Ia pun kembali mengikuti kompetisi karaoke Bahasa Jepang.

Dengan bakat yang dimilikinya dan kegemaran Sada pasa budaya Jepang membuatnya menjuarai kompetisi tersebut dan berhak atas piala juara 1 se Jawa Timur.

"Nah masuk SMP aku tetep ikut kegiatan musik, tapi yang ada di sekolah aja. Masuk ke SMA aku bentuk band yang genrenya alternatif rock kayak semacam Paramore," kata Sara.

"Di kelas 2 SMA aku ikut lomba lagi, lomba karaoke Bahasa Jepang dan itu juara 1 se Jawa Timur. Karena aku tuh juga suka Jepang yaa, istilahnya aku tuh Wibu," bebernya.

Bagi Sara dirinya tak mau cukup dengan bakat bernyanyi dan menari. Semasa SMA pun Sara pernah mengikuti ajang GGS Mencari Bintang, sebuah ajang untuk menjaring talenta akting.

Semua itu dilakukan Sara karena keinginannya sendiri, ia ingin mengetahui bagaimana rasanya kompetisi di berbagai bidang.

"Aku juga sempat ikutan jadi modern dancer, terus aku sempat ikutan GGS mencari bintang lumayan 20 besar se Surabaya," ujarnya.

"Jadi semuanya aku coba supaya aku tahu dan paham pernah aku coba semuanya, jadi siapa tahu berguna untuk kedepannya," jelasnya.

Baca: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Lathi - Weird Genius Feat. Sara Fajira, Viral di Tik Tok

  • Awal Karir


Karir profesional Sara Fajira dimulai sejak dirinya mengikuti ajang kompetisi Just Duet di NET TV. Sara yang dikenal sebagai rapper muda, belajar ngerap sejak ia masih SMA.

Saat itu ia terpaksa belajar rap karena salah satu personil bandnya memutuskan untuk keluar dan Sara diminta untuk mengisi part rap dalam band.

"Nah untuk jadi rapper aku pas lulus SMA aku diajakin gabung sama band di salah satu cafe di Surabaya namanya Boogie, aku juga termasuk penggemar band mereka. Kebetulan banget ini band lagi cari vokalis baru, akhirnya ikutan nih," ucap Sara.

"Di band itu kebetulan ada rappernya, karena genre dari band itu adalah RnB Hip Hop, nah suatu ketika rappertnya resign dari bandnya otomatis temen-temen di band minta tolong aku buat gantiin posisi rappernya. Aku tuh awalnya ‘aduh aduh aku kan nggak bisa ngerap sama sekali’ tapi mereka tuh ngebujuk aku terus sampai akhirnya aku mau," bebernya.

Uniknya, Sara belajar keahlian dalam bernyanyi rap dari adiknya yang sudah handal dalam urusan ngerap.

"Malah adik aku yang ngajarin ngerap, dan selebihnya aku yang eksplor," terangnya.

Alhasil, Sara pun bisa bernyanyi rap dan mengisi kekosongan dalam band-nya.

Bermodalkan dengan kemampuannya sebagai rapper, Sara Fajira pun mengikuti ajang Just Duet di NET TV paa tahun 2016.

Kali ini sang bunda yang melihat bakat putrinya, mendorong Sara untuk mengikuti ajang tersebut dan mencoba peruntungannya.

"Sebelum berkarir profesional aku kan ikut band aku itu selama setahun yaa dari 2015-2016. Nah di 2016 ada ajang Just Duet ini kan, ikutlah aku, tadinya gamau ikut sama sekali, tapi karena mamah push aku untuk ikut dan mencoba dan siapa tahu diterima," terangnya.

Siapa sangka, insting sang bunda membuahkan hasil. Sara Fajira lolos hingga menjadi runner up dalam ajang tersebut.

"Akhirnya aku ikutan dan ternyata lolos hingga berapa besar dan akhirnya aku jadi first runner up Just Duet. Mulai dari situ aku dikontrak oleh manajemen sebuah stasiun televisi di situlah aku mulai meniti karir," ungkap Saea.

Baca: Agnes Monica

  • Kesuksesan Lathi


Membicarakan Sara Fajira tak akan bisa lepas dari lagu fenomenalnya bersama Weird Genius yang berjudul "Lathi". 

Sara yang memulai karir profesionalnya sejak 2016 merasakan betul efek dari kesuksesan lagu "Lathi" yang sudah ditonto 65 juta penonton YouTube.

"Alhamdulillah aku merasa diapresiasi ya. Semua karya aku yang sebelum "Lathi" jadi dapat apresiasi, karena kebawa kan sama "Lathi" ini," ucapnya.

Tak hanya berpengaruh pads karya-karnya sebelum "Lathi". Sara Fajira juga merasakan dampaknya di sosial media.

Kini banyak yang mengikutinya di sosial media Instagram, dan selama PSBB ini hampir setiap hari Sara ada undngan live bersama beberapa media maupu  radio.

"Sosial media merasa banyak orang yang semakin pengin tau aku dengan memfollow akun aku, terus kayak pengin mengenal aku lebih dalam lagi," beber Sara.

"Kehidupan asli belum merasa, karena "Lathi" kan rillis saat pandemi. Nah, selama pandemi aku di rumah aja. jadi belum tau diluar rumah gimana melihat aku," jelasnya.

Baca: Bunga Citra Lestari


Menjadi penyanyi sejak kecil dan mengikuti bernagai ajang pencarian bakat, Sara Fajira mengakui bahwa duetnya dengan Weird Genius di lagu "Lathi" adalah puncak kesuksesannya.

Ia merasa bersyukur bisa diajak oleh Weird Genius membawakan lagi "Lathi" yang kini merubah dirinya dalam bermusik.

"Iyaaa ini puncak, tapi yaa namanya setiap penyanyi ingin menantang diri sendiri dan mendapatkan apa yang mereka impikan dengan namanya sendiri tanpa adanya embel-embel featuring," terang Sara.

"Sometimes being spotlight is fun. Tapi kalau jadi sorotan terus menerus mengganggu, tapi im enjoy being spotlight," jelasnya.

Dengan kesuksesannya saat ini, Sara Fajira mengaku tak menyangka bahwa ia bisa berada di posisi sesukses saat ini.

Ia tak menyangka musik video lagu "Lathi" akan mendapat puluhan juta penonton.

Bahkan aktingnya dalam video klip pun banyak yang memuji hingga dibuat #LathiChallange.

"Nggak nyangka sih, aku mikirnya gini kalau lagi itu mencapai 500 ribu views itu udah sangat keren yaa. Nemus 1 juta, hingga sekarang tembus 64 juta. Sampai direact sama orang-orang aku waw ini luar biasa," jelasnya.

Sebelum bersama Weird Genius, Sara sudah kerap diajak kolaborasi dengan dengan bebarap DJ dan musisi kenamaan. Nama sebesar Hedi Yunus dan Eka Gustiwana pernah mengajaknya berduet dalam sebuah single.

"Kalau single aku ada "You Know" bersama Kenny Gabriel, ada single aku sendiri "I Miss U". Untuk kolaborasinya aku sama kang Hedi Yunus lagunya "Jika"," ujar Sara.

"Sama Eka Gustiwana sebelum ini ada "Tersimpan di Hati", sama Eka lagi dan Osvaldo "Getting Over You", satu lagi duet sama band Hello Maya judulnya "Cerita di Balik Dua Insan", sama "Lathi" deh," terangnya.

  • Akan Gunakan Musik Jawa sebagai Identitas


Setelah sukses dengan lagu "Lathi". Sara Fajira akan mengubah musiknya dan mulai menyisipkan musik-musik Jawa sebagai identitas.

Lagu "Lathi" membuat Sara dikenal sebagai penyanyi yang handal menyanyikan lagu Jawa. Memiliki darah Jawa dan asli lahir di Surabaya membuat Sara ingin menebalkam identitasnya itu.

"Setelah "Lathi" musik aku akan tetap RnB tapi dengan sentuhan musik Jawa," tutur Sara.

"Karena aku pengin orang lebih aware sama ini loh lagu Indonesia nggak melulu harus ngepop, musiknya gitu gitu aja. Kalian harus tau Indonesia punya macam ragam budaya musik, yang aku pengin ambil Jawa," jelasnya.

Sara Fajira mengakui bahwa keinginannya tersebut baru terbaw setelah dirinya menyanyikan lagu "Lathi" dan mendapatkan label penyanyi Jawa.

"Baru kebawa setelah "Lathi". Jadi aku dilabelkan sebagai penyanyi yang dominan dengan Jawa karena aku lahirnya di Jawa," ungkap Sara.

Bagi Sara ada sebuah kebanggan tersendiri ketika ia berhasil menghasilkan karya yang melibatkan budaya-budaya di Indonesia.

"Aku bangga lah karena buat aku Jawa itu seni yang unik. Aku enggak ada maksud musik pop dan lainnya biasa aja, semuanya indah tapi aku lebih suka dan bisa di Jawa. Jadi aku nyamannya disitu," terangnya.

Tak ingin puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini, Sara ingin memperdalam ilmunya dalam seni musik Jawa.

Ia ingin belajar menyanyikan lagu-lagu Jawa yang selama ini belum bisa ia nyanyikan

Dan ia ingin mempelajari alat musiknya serta tarian tradisional Jawa yang menurutnya sangatlah sulit

"Setelah ini sih pasti aku akan belajar nyanyi Jawa yang selama ini belum aku bisa. Aku juga mau belajar alat musik gamelan, kendang Jawa, suling Jawa, dan gong," terangnya.

"Tarian Jawa jug sih pasti mau belajar. Itu kan susah banget," ucapnya.

  • Karya


You Know (fear Kenny Gabriel)

I Miss U

Jika (fear Hedi Yunus)

Tersimpan di Hati (feat Eka Gustiwana)

Getting Over You (feat Eka Gustiwana dan Osvaldo)

Cerita di Balik Dua Insan (feat Hello Maya)

Lathi (feat Weird Genius)

Ajang Pencarian Bakat

Idola Cilik 2 (2008)

Just Duet (2016)

(Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)



Nama Sara Fajira
Orangtua Rose Yazda Juliana (Ibu)
Muhammad Muhdy (Ayah)
Saudara Fabio Farisqo (kakak)
Nayqila (adik)
Tanggal lahir Surabaya, 3 Mei 1996
TK TK Al Manar
SD SDN Babatan 1 
SDN Pegirian 2
SDN Genjeran 2 Surabaya
SMP SMP PGRI 1, Surabaya
SMA SMA Muhamamdiyah 1, Kapasan Surabaya
Label rekaman Target Pop
Akun instagram @sarafajira






ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved