TRIBUNNEWSWIKI.COM - Bintang Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri tidak mendapat kesempatan bermain dalam laga kontra Pogon Szczecin, Minggu (21/6/2020) waktu Polandia.
Dalam kemenangan 1-0 Lechia Gdansk itu, Egy hanya duduk di bench.
Pelatih Piotr Stokowiec belum memberikan kesempatan bermain untuk pemain kelahiran 2000 itu.
Sebenarnya, sejak kompetisi Polandia kembali bergulir akibat Pandemi Covid-19, Egy selalu masuk dalam daftar susunan pemain selama lima kali berturut-turut.
Karenanya, bintang muda Indonesia ini ingin tetap berjuang untuk menembus skuad utama Lechia Gdansk.
Ia ingin memanfaatkan kontrak yang masih tersisa hingga 2021 bersama Lechia.
Baca: Jalani Debut di Eropa, Bintang Muda Timnas Witan Sulaiman Lampaui Catatan Egy Maulana Vikri
"Untuk saat ini, saya harus mendapatkan posisi dulu di tim sekarang. Saya ingin fokus untuk mendapatkan tempat di sini (Lechia Gdansk)," kata Egy dalam wawancara dengan Menpora Zainudin Amali di instagram Kemenpora, beberapa waktu lalu.
"Tak lama lagi kontrak saya akan selesai dan mungkin melihat ke depan bagaimana yang harus saya lakukan nanti," tambahnya.
Lechia Gdansk vs Pogon Szczecin
Lechia Gdansk berhasil menang 1-0 atas Pogon Szczecin pada laga perdana babak play-off Juara Liga Polandia di Florian-Krygier-Stadion, Minggu (21/7/2020).
Sebelumnya Lechia Gdansk berhasil lolos ke babak play-off juara dengan menempati peringkat ke-8 setelah memainkan 30 pertandingan.
Perlu diketahui, di Ekstraklasa setelah semua tim memainkan musim reguler sebanyak 30 pertandingan, maka peserta akan dibagi menjadi dua untuk ikut dua play-off.
Peringkat 1-8 akan ikut play-off juara (championship round) dan peringkat 9-16 akan ikut play-off degradasi (relegation round).
Pada laga perdana Play-off juara, Lechia Gdansk menghadapi Pogon Szczecin di kandang Pogon, Florian-Krygier-Stadion.
Tampil di markas lawan, Lechia Gdansk harus menghadapi dominasi penguasaan bola tuan rumah.
Meski demikian, pasukan Piotr Stokowiec mendapat peluang dari tandukan Lukasz Zwolinski pada menit ke-11.
Namun tandukan Zwolinski masih melebar di sisi gawang.
Baca: PSSI dan Shin Tae-yong Memanas, Tommy Welly: Pilihan Pelatih Timnas Hanya Dua, Dipecat atau Mundur
Upaya Lechia Gdansk untuk membobol gawang Pogon Szczecin baru berhasil tatkala pertandingan memasuki menit ke-27.
Pemain Lechia Gdansk, Kenny Saief, mencatatkan namanya di papan skor dan membawa tim unggul 1-0.
Lechia nyaris menggandakan keunggulan, tepatnya pada menit ke-36.
Sayang sekali, Lukasz Zwolinski gagal mengeksekusi tendangan penalti yang diberikan oleh wasit.
Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 Lechia Gdansk.
Pada babak kedua, Lechia bermain lebih bertahan. Sementara Pogon mencoba berbagai variasi serangan untuk membongkar pertahanan Lechia.
Pasukan Bielo-Zieloni berhasil mempertahankan keunggulannya hingga akhir.
Kemenangan yang sangat penting buat Lechia Gdansk karena mereka berhasil naik satu setrip ke peringkat ke-7 dengan koleksi 46 poin.
Pada laga ini, pemain berusia 17 tahun, Jakub Kaluzinski diberikan debut oleh Piotr Stokowiec dan bermain selama 60 menit.
"Saya rasa kami menonton pertandingan yang bagus. Kedua tim ingin menang dan determinasi bisa terlihat," kata Piotr Stokowiec pasca-laga dikutip BolaSport.com dari Lechia.net.
"Saya rasa kami bermain baik di babak pertama, punya beberapa peluang. Kami gagal memanfaatkan tendangan penalti, tetapi itulah yang terjadi."
"45 menit berikutnya sangat sulit bagi kami. Kami harus memperbaikinya di laga ke depan jika ingin terus mengatrol klasemen di babak 8 besar (play-off juara)," tambahnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Kabar Egy Maulana Vikri - Diwarnai Debut Pemain 17 Tahun, Lechia Gdansk Menang di Laga Perdana Play-off Juara
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)