Jangan Simpan Hand Sanitizer di Dalam Mobil, Bisa Kehilangan Efektivitas dan Sebabkan Iritasi Kulit

Hand sanitizer yang disimpan sembarang di mobil dapat sebabkan hal-hal yang tidak diinginkan


zoom-inlihat foto
handd-sanitizer.jpg
doktersehat.com
Ilustrasi Hand Sanitizer


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona baru atau Covid-19 masih menjadi masalah serius bagi dunia kesehatan di seluruh dunia.

Untuk mencegah adanya penularan infeksi Covid-19 ini, seluruh masyarakat tak henti-hentinya diingatkan untuk menjaga kebersihan.

Berbagai kebijakan diambil pemerintah dari penerapan physical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tak cukup hanya itu saja, kebijakan untuk rajin mencuci tangan dengan sabun, dan menggunakan hand sanitizer jika sulit mengjangkau air bersih juga sangat gencar diserukan pada masyarakat.

Dalam keadaan seperti ini membuat banyak orang menenteng hand sanitizer berbasis alkohol ke mana pun.

Akan tetapi, di mana orang-orang menyimpan hand sanitizer saat bepergian?

Baca: Hand Sanitizer atau Tisu Antiseptik, Manakah yang Lebih Efektif Bunuh Virus Corona?

Baca: VIRAL, Dikira Termometer, Petugas Toko di Thailand Ini Semprot Mata Pengunjung pakai Hand Sanitizer

Sebagian orang menyimpannya di dalam mobil supaya selalu tersedia saat dibutuhkan.

Namun, ternyata kebiasaan baru ini tidak dianjurkan oleh para pakar, setidaknya untuk jangka waktu panjang.

Kira-kira apa sebabnya ?

Berikut penjelasan lengkapnya :

1. Kehilangan efektivitas

Hand sanitizer
Hand sanitizer (istimewa via Tribunsumsel)

Dr Greg Boyce, Associate Professor Florida Gold Coast University, memperingatkan jika meninggalkan hand sanitizer di dalam mobil dalam waktu lama pada suhu tinggi dapat mengurangi efektivitasnya.

Hal ini dikarenakan bahan aktif bisa menguap.

Sebab alkohol merupakan bahan aktif yang membunuh bakteri dan virus, alkohol wajib berada pada konsentrasi tertentu untuk tingkat efektivitas paling maksimal.

"Kita harus menjaga konsentrasinya di atas 60 persen, jadi jika Anda meninggalkannya terlalu lama, produk itu menjadi tidak efektif lagi," ujar Greg.

Berdasarkan Healthline, walaupun botol hand sanitizer tidak terpapar ke udara saat disimpan, penguapan masih mungkin terjadi karena wadah mungkin tidak kedap udara.

Hal tersebut juga menyebabkan hand sanitizer mempunyai tanggal kedaluwarsa.

Sebab produsen sudah memperkirakan waktu yang dimiliki bahan aktif sebelum turun ke persentase yang kurang efektif.

Dengan suhu yang lebih hangat, proses penguapan menjadi lebih cepat dan efektivitasnya juga menurun lebih cepat.

2. Iritasi kulit

Argania.my, perusahaan farmasi Malaysia juga menyarankan supaya tidak meninggalkan hand sanitizer di dalam kendaraan karena produk yang hangat bisa mengiritasi kulit.

Jika memang hand sanitizer dalam keadaan hangat, mereka menyarankan supaya cairan tersebut dibiarkan dingin terlebih dahulu sebelum digunakan.

Selain itu juga, penggunaan hand sanitizer terlalu sering bisa menyebabkan iritasi kulit.

Dermatolog Lynn Chiam dari Children and Adults Skin Laser Clinic menjelaskan kepada Today jika bahan-bahan tertentu dalam hand sanitizer bisa menghilangkan minyak alami kulit, yang bertindak sebagai dinding pelindung kulit.

"Dengan fungsi penghalang yang rusak dan retak, bakteri dan virus dapat masuk ke kulit lebih mudah," kata Lynn.

3. Merusak interior mobil

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para insinyur Ford menemukan jika bahan-bahan dalam hand sanitizer bisa merusak permukaan interior mobil sebelum waktunya.

Dalam percobaan mereka pada mobil dengan suhu tinggi di Turki, mereka menemukan "keausan tinggi" pada mobil.

Setelah dilacak, penyebabnya yaitu etanol, alkohol umum yang terkandung dalam produk hand sanitizer.

Situs otomotif WapCar.my pun menerangkan bahwa membersihkan mobil dengan alkohol bisa mempercepat proses keausan sebab alkohol mengeringkan material kulit dan vinil sekaligus menghilangkan pernis pelindungnya.

Baca: Awas! Simpan Hand Sanitizer di Mobil dalam Waktu Lama Bisa Berbahaya, Begini Penjelasannya

4. Sanitizer mudah terbakar, namun tidak memicu kebakaran di mobil

Ilustrasi hand sanitizer
Ilustrasi hand sanitizer (THOUGHT CO)

Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) pun sudah menyarankan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyimpan hand sanitizer berbasis alkohol.

HSA mengungkapkan, hand sanitizer biasanya mudah terbakar.

Ditambah lagi jika mereka mempunyai konsentrasi alkohol yang tinggi.

Sebab itulah, hand sanitizer wajib disimpan di tempat sejuk dan tidak terpapar panas.

Pada bulan April lalu, seorang ibu di Inggris mengaku jika hand sanitizer miliknya "meledak" setelah ditinggalkan di dalam mobil selama empat minggu.

Dia selanjutnya memperingatkan mengenai bahaya meninggalkan produk pembersih tersebut di dalam mobil yang bersuhu panas.

Dalam kejadian tersebut, putrinya yang berusia 11 tahun terluka di mata karena botol hand sanitizer yang "meledak" ketika membukanya.

Akan tetapi, dokter mata tidak bisa mengonfirmasi apakah kerusakan yang dialami sang anak disebabkan oleh produk tersebut atau kekuatan yang mengenai matanya.

Bukan hanya itu saja, anggapan bahwa hand sanitizer bisa menyebabkan kebakaran mobil sudah dibantah oleh pemeriksaan fakta AFP Thailand.

Baca: Hand Sanitizer atau Tisu Antiseptik, Manakah yang Lebih Efektif Bunuh Virus Corona?

Mereka membantah sebuah video yang beredar di internet yang memperlihatkan dua orang lelaki masuk ke mobil dan dengan cepat terbakar karena konon disebabkan oleh hand sanitizer.

Organisasi pemeriksa fakta dari Brasil, Aos Fatos dan Estadão Verifica pun berpendapat bahwa suhu di dalam sebuah mobil perlu mencapai suhu di atas 300 derajat Celcius sampai bisa membuat hand sanitizer terbakar.

Kemudian,seperti penjelasan dalam video National Fire Protection Association, hand sanitizer pun wajib dalam jumlah besar untuk bisa terbakar. Jumlah besar yang dimaksud diestimasikan lima galon.

Sebagai kesimpulannya, walaupun tidak secara langsung menyebabkan mobil terbakar, namtapi un ada baiknya jika tetap berhati-hati dalam menyimpan hand sanitizer dengan mempertimbangkan hal di atas.

Simpan hand sanitizer di tempat lebih sejuk di mobil atau jika tidak memungkinkan, cukup bawa hand sanitizer di dalam tas saat akan keluar mobil.

(TRIBUNEWSWIKI.COM/Kaka)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved