Korea Utara Akan Tembak Warga China yang Langgar Perbatasan, demi Cegah Penyebaran Corona

Korea Utara mengambil keputusan akan menembak warga China yang nekat langgar perbatasan, demi cegah penyebaran virus corona


zoom-inlihat foto
pemimpin-korea-utara-korut-kim-jong-un-1622020.jpg
AFP
Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Korea Utara (Korut) telah mengambil kebijakan yang cukup berani.

Korea Utara menegaskan akan menembak warga China yang melanggar perbatasan.

Peringatan itu diambil demi mencegah penyebaran pandemi Covid-19. 

Menyusul adanya keputusan tersebut, pihak berwenang China memperingatkan warganya untuk menjauhi garis perbatasan China dengan Korea Utara.

Warga membeberkan, peringatan tersebut datang dalam pemberitahuan tertulis yang dikeluarkan oleh Pemerintah China pada pekan ini. 

Ancaman itu juga menunjukkan sebagai indikasi jika Korea Utara sangat serius menghadapi penularan virus corona di negaranya.

Baca: Pentagon Sebut Pasukan Nuklir AS Siap dan Kuat Hadapi Semua Musuh Termasuk Korea Utara

Baca: Selain Korea Utara, 15 Negara Ini Klaim Bebas Virus Corona, Tapi Ada yang Simpan Kisah Memilukan

Berdasarkan informasi, China dan Korea Utara adalah sekutu dekat dan membagi wilayah perbatasan mereka seluas 1.400 kilometer.

Perbatasan tersebut dipisahkan oleh sungai Yula yang saat musim dingin membeku dan memungkinkan orang untuk menyeberang.

Memperketat kontrol perbatasan

ILUSTRASI - Orang-orang mengenakan masker saat berjalan di daerah Pyongyang, Korea Utara, 6 Februari 2020
ILUSTRASI - Orang-orang mengenakan masker saat berjalan di daerah Pyongyang, Korea Utara, 6 Februari 2020 (KIM WON-JIN / AFP)

Warga kota Jian dan Baishan di China diperingatkan untuk jangan terlalu dekat dengan perbatasan.

Hal ini karena mungkin mereka akan ditembak.

Dikutip Tribunnewswiki dari Reuters, seorang pemilik restoran di Jian mengungkapkan jika mereka diberitahu bahwa mungkin akan dibunuh jika terlalu dekat dengan perbatasan.

"Kami diberitahu bahwa kami mungkin akan terbunuh jika terlalu dekat dengan daerah perbatasan," kata pemilik restoran.

Tak berhenti di situ saja, warga juga dilarang memancing, mencari rumput atau membuang sampah di dekat sungai.

Baca: Kim Jong Un Dikabarkan Masih Hidup, Sebut Pemimpin Korea Utara Ini Hadir di Acara Pembukaan Pabrik

Korea Utara meminta China untuk memperketat kontrol perbatasan supaya warga negaranya tidak tertembak dan terbunuh, saat Korea Utara menaikkan penilaian ancaman Covid-19 ke level tertinggi.

"Organ-organ keamanan publik akan memantau perbatasan 24 jam sehari dan siapa pun yang ditemukan melanggar akan menghadapi hukuman administratif," ujar pihak berwenang dalam peringatan tertulis.

"Pelanggar akan ditembak," tulis peringatan itu lagi.

Seorang pejabat di Jian yang mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa peringatan itu disampaikan lewat pesan teks.

"Selama periode pencegahan virus corona, kegiatan apa pun termasuk memancing di Sungai Yalu sangat dilarang," bebernya lagi.

Pejabat itu mengungkapkan peringatan seperti ini mungkin lebih ketat di beberapa tempat.

Masih dari sumber yang sama, sejauh ini Korea Utara masih belum mencatatkan kasus virus corona.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved