"Agaknya dari sini muncul kesalahan baca. Khasnya Indonesia dah. Sebagiannya gak mau baca, langsung share-share gambar. Ternyata bukan Mamah Dedeh di TV," kata dia.
Ustaz Yusuf lantas mengajak untuk mendoakan Mamah Dedeh yang meninggal tersebut dan pendakwah Mamah Dedeh agar sehat selalu.
"Yuk, kita doakan Mamah Dedeh yang wafat tersebut. Dan Mamah Dedeh guru kita di TV. Dan mamah-mamah lain sedunia... Al Faatihah...," pungkas Ustaz Yusuf Mansur.
Baca: Mengenal New Normal dan Artinya, Diterapkan Hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan
Profil Mamah Dedeh
Dedeh Rosidah adalah seorang pendakwah perempuan atau ustazah asal Indonesia.
Ustazah yang terkenal dengan panggilan Mamah Dedeh ini lahir di Ciamis pada 5 Agustus 1951.
Mamah Dedeh terkenal dengan caranya berdakwah yang ceplas-ceplos ala orang Betawi, penyampaiannya kadang tegas, galak, dan juga mengundang tawa.
Ustazah ini mulai dikenal sejak berdakwah melalui siaran radio.
Namanya semakin melambung ketika ia mulai intensif berceramah di media televisi.
Jauh sebelum ia terkenal, Mamah Dedeh telah lebih dahulu berceramah dari kampung ke kampung. (1)
Baca: Abdullah Gymnastiar (Aa Gym)
Baca: Felix Siauw
Wanita kelahiran Ciamis ini menghabiskan masa kecil hingga remajanya di kota kelahirannya.
Mamah Dedeh besar dalam lingkungan pesantren dengan kehidupan agama yang amat disiplin.
Mamah Dedeh adalah anak dari seorang mubalig bernama Kiai Haji Sujai.
Lulus dari Sekolah Menengah Pertama (SMP), Mamah Dedeh melanjutkan pendidikan menengah atasnya ke Sekolah Pendidikan Guru Agama (PGA).
Hal ini adalah keinginan ayahnya sebagai seorang mubalig, padahal Mamah Dedeh memiliki cita-cita sebagai seorang pelukis.
Demi mengikuti keinginan ayahnya, lulus dari PGA Mamah Dedeh melanjutkan pendidikannya ke Institut Agama Islam Syarief Hidayatullah, yang kini telah berubah menjadi Universitas Islam Negeri.
Di IAIN Syarief Hidayatullah Mamah Dedeh menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah (pendidikan).
Pada tahun 1970, memasuki kuliah tahun ketiga, Mamah Dedeh menikah dengan kakak kelasnya, Syarifuddin.
Lulus kuliah, Mamah Dedeh tinggal bersama suaminya di rumah mertuanya, kemudian lima tahun kemudian ia pindah ke Depok.
Bersama suaminya, Syarifuddin, Mamah Dedeh telah memiliki empat anak.(2)
Baca: Ustaz Adi Hidayat (UAH)
Baca: Ustaz Abdul Somad (UAS)