Doakan Perawat Mati Terjangkit Virus Corona, Seorang Warganet Probolinggo Dilaporkan Polisi

Seorang warganet dipolisikan karena postingannya yang mendoakan perawat meninggal karena terpapar virus corona


zoom-inlihat foto
para-perawat-pasien-covid-19-di-rumah-sakit-darurat-rsd.jpg
Dokumentasi Pribadi Bima Perawat Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet
Para perawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (23/4/2020).(Dokumentasi Pribadi Bima Perawat Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet)


TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Wakil Ketua Bidang Hukum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Probolinggo, Sugianto, melaporkan seorang warganet ke Polres Probolinggo Kota, Rabu (20/5/2020).

Sugianto menjelaskan, hal ini karena pihak perawat merasa dilecehkan dan menilai unggahan warganet tersebut mengandung ujaran kebencian.

Sugianto juga menambahkan, unggahan itu ditulis oleh akun @cong gion di media sosial Facebook.

Tangkap layar FB yang mendoakan perawat meninggal terjangkit virus corona
Tangkap layar FB yang mendoakan perawat meninggal terjangkit virus corona (Facebook)

Dilansir Tribunnewswiki dari Kompas.com, postingan tersebut mencaci perawat dan dokter yang menangani pasien Covid-19.

"Dia menulis dan menyebut perawat atau dokter yang menangani pasien Covid-19 sok-sokan dan goblok. Unggahan itu juga menyebut, perawat goblok tak berperikemanusiaan dan didoakan dimatikan oleh wabah ini," kata Sugianto.

Dia pun menjelaskan, postingan tersebut membuat para perawat tersinggung yang sekarang ini berada di garda terdepan ikut menanggulangi pandemi corona.

Dirinya mengetahui postingan tersebut pada Selasa (19/5/2020) malam dan langsung dibahas di kalangan internal PPNI.

"Kami memiliki risiko tinggi. Sudah ada 15 perawat yang meningal dunia menjalankan profesinya dalam penanganan Covid-19. Kami juga masuk dalam tim gugus tugas penanganan wabah. Kami tidak ingin dihargai muluk-muluk, tapi mari saling menghargai," ujar Sugianto.

Sugianto memberikan keterangan tambahan bahwa pemilik akun yang mengunggah ujaran kebencian itu, sebelumnya menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis.

Dia baru pulang dari daerah zona merah Sidoarjo.

Beberapa waktu lalu, pemilik akun meminta maaf terkait postingannya tersebut dan juga viral di media sosial.

Sugianto mengatakan secara kemanusiaan pihaknya memaafkan.

Tangkap layar FB permintaan maaf dari akun @conggion yang mendoakan perawat meninggal terjangkit virus corona
Tangkap layar FB permintaan maaf dari akun @conggion yang mendoakan perawat meninggal terjangkit virus corona (Facebook)

Akan tetapi, pihaknya menyerahkan kasus tersebut pada proses hukum.

Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Heri Sugiono telah mengkonfirmasi kebenaran laporan tersebut.

Secepat kilat, pihaknya telah mengantongi identitas pelaku.

"Kami sedang memburu pelaku. Bisa diproses UU ITE," ujar Heri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul, "Doakan Perawat Dimatikan oleh Corona, Warganet Dilaporkan ke Polisi"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved