Scipio Africanus

Scipio Africanus adalah jenderal Roma yang terkenal mengalahkan Hannibal di Pertempuran Zama (202 SM).


zoom-inlihat foto
scipio-africanus.jpg
Wikimedia Commons
Scipio Africanus, jenderal Roma yang memenangkan Pertempuran Zama (202 SM)

Scipio Africanus adalah jenderal Roma yang terkenal mengalahkan Hannibal di Pertempuran Zama (202 SM).




  • Informasi awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Scipio Africanus adalah seorang jenderal Roma yang masyhur karena mengalahkan Hannibal di Pertempuran Zama (202 SM).

Kemenangan atas Hannibal di Afrika membuat Scipio mendapat nama belakang Africanus (201 SM).

Selain itu, kemenangan besarnya di Pertempuran Zama juga mengakhiri Perang Punisia II antara Kartago dengan Roma.[1]

Scipio Africanus (duduk di atas) melepaskan keponakan Pangeran Nubia
Scipio Africanus (duduk di atas) melepaskan keponakan Pangeran Nubia (Wikimedia Commons)

  • Kehidupan awal


Publius Cornelius Scipio lahir tahun 236 SM dan berasal dari keluarga bangsawan di Roma.

Ayah, kakek, dan kakek buyutnya pernah menjadi konsul Roma.

Ayahnya juga bernama Publius Cornelius Scipio dan memegang jabatan konsul pada tahun-tahun kritis dalam sejarah Roma.

Pada pertempuran di Sungai Ticinus, dia sempat bergabung bersama ayahnya.

Baca: Sophocles

Tidak ada yang diketahui dari masa kanak-kanak dan tanggal pernikahannya dengan Aemilia, putri Konsul Aemillus Paullus.

Scipio memuliki dua putra bernama Publius (dikenal sebagai Scipio Africanus Muda) dan Licius yang menjadi praetor tahun 174 SM. [2]

  • Scipio dan Hannibal dalam Perang Punisia II


Hannibal, seorang jenderal Kartago pada tahun 219 SM memulai Perang Punisia II.

Dia menyerang Saguntum d Spanyol, sebuah sekutu Republik Roma.

Scipio yang telah dilatih menjadi pemimpin militer, ikut berperang bersama ayahnya untuk mengalahkan Hannibal.

Dia sempat menyelamatkan ayahnya pada tahun 218 SM di Pertempuran Ticinus.

Pasukan Hannibal terus bergerak ke Italia dan berhasil memenangkan Pertempuran Cannae pada tahun 216 SM.

Roma mengalami kekalahan telak, tetapi Scipio berhasil selamat dari pertempuran itu.

Ayah dan paman Scipio tewas alam pertempuran pada tahun 213 SM dan dua tahun kemudian dia diberikan kuasa atas pasukan Roma di Spanyol.

Namun, pada tahun 208 SM, Scipio berhasil mengalahkan Hasdrubal, saudara laku-laki Hannibal, di Pertempuran Baecula.

Dua tahun kemudian, Scipio juga mengalahkan semua pasukan Kartago di Spanyol.[3]


Scipio terpilih sebagai konsul pada tahun 205 SM dan berencana menyerbu Afrika.

Namun, dia mendapat oposisi dari Senat Roma dan jumlah pasukannya dibatasi oleh lawan politiknya.

Meski demikian, Scipion berhasil mendapat tambahan pasukan dan segera pergi ke Afrika Utara.

Hannibal yang sedang di Italia juga dipanggil untuk mempertahankan Kartago.

Pasukan Scipio dan pasukan Hannibal bertemu dalam pertempuran Zama pada tahun 200 SM.

Scipio berhasil mengacaukan armada gajah Kartagi dan memenangkan pertempuran sekaligus mengakhiri Perang Punisia II.[4]

  • Kematian


Scipio kembali ke Roma pada tahun 201 SM dan diberikan gelar Africanus.

Dia juga terpilih sebagai konsul untuk kedua kalinya pada tahun 194 SM.

Namun, dia mendapat banyak lawan politik di sana dan mereka mencoba menjatuhkan Scipio.

Pada tahun 185 SM, dia menghabiskan masa tuanya di Liternum dan meninggal dua tahun kemudian.

Scipio disebut sebagai salah satu ahli militer terhebat masa kuno, sejajar dengan Alexander Agung, Hannibal, dan Julius Caesar.

Dia tidak pernah kalah perang selama tentara berada dalam perintahnya.[5]

(TribunnewsWiki/Tyo)



Nama Scipio Africanus
Lahir 236 SM
Meninggal 183 SM
Dikenal sebagai Jenderal dan konsul Roma
   


Sumber :


1. www.britannica.com
2. www.biography.com
3. www.ancient.eu


Penulis: Febri Ady Prasetyo




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved