Institut Agama Islam Negeri Purwokerto (IAIN Purwokerto)

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di Jawa Tengah dengan akreditasi institusi B.


zoom-inlihat foto
iain-purwokertologo.jpg
iainpurwokerto.ac.id
Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di Jawa Tengah dengan akreditasi institusi B.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Institut Agama Islam Negeri Purwokerto atau IAIN Purwokerto adalah sebuah institusi pendidikan berbentuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto berdiri pada 21 Maret 1997.

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto saat ini dipimpin oleh Rektor bernama ‎ Dr. H. Moh. Roqib, M.Ag.

Institut Agama Islam Negeri Purwokerto beralamat di Jl. A. Yani No. 40 A, Karanganjing, Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53126, Indonesia.

  • Sejarah


Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto merupakan pengembangan dan alih status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 139 tahun 2014 tentang Perubahan STAIN Purwokerto menjadi IAIN Purwokerto.

Secara historis, STAIN Purwokerto juga merupakan alih status dari Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1964-1994) dan Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang (1994-1997) yang berkedudukan di Purwokerto.

Secara embrional, IAIN Purwokerto diilhami oleh pidato Menteri Agama RI, Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, saat peresmian Sekolah Persiapan (SP) IAIN (sekarang menjadi MAN 1) yang antara lain mengharapkan kepada para pendiri SP IAIN agar usaha pendidikan formal tidak berhenti sampai tingkat Aliyah (SLTA) saja.

Akan tetapi, pendidikan formal tersebut dilanjutkan dengan usaha mendirikan fakultas-fakultas agama, yang pada saatnya dapat dimasukkan ke dalam Institut Agama Islam Negeri (Al-Djami’ah Al-Islamiyah Al-Hukumiyah) Yogyakarta, sehingga dapat memberi kesempatan belajar lebih lanjut kepada lulusan SP IAIN khususnya, dan SLTA pada umumnya.

Ajakan Menteri Agama RI tersebut kemudian disambut oleh K.H. Muslich, yang ketika itu, selain sebagai ketua Yayasan Al-Hidayah, Pendiri SP IAIN, juga anggota DPRGR, Anggota MPRS, serta anggota Dewan Perancang Nasional, dengan mengajak tokoh-tokoh muslim Banyumas lainnya, antara lain: H.O.S. Noto Soewiryo (Kepala Pengawas Urusan Agama Karesidenan Purwokerto); Drs. Muzayyin Arifin (Ketua SP IAIN Pur­wokerto); K.H. Muchlis (Penghulu pada Kantor Urusan Agama di Purwokerto), dan Muhammad Hadjid (seorang pengusaha di Purwokerto) untuk mendirikan Badan Wakaf Al-Djami’ah Sunan Kalijaga. Tugas utama badan wakaf ini adalah mendirikan lembaga pendidikan tinggi agama di Purwokerto dengan segera.

Usaha keras Badan Wakaf yang diketuai oleh K.H. Muslich tersebut mem­peroleh simpati dan dukungan dari masyarakat luas. Oleh karenanya, pada 10 November 1962, Badan Wakaf Al-Djami’ah Sunan Kalijaga mendirikan Fakultas Tarbiyah Al-Djami’ah Sunan Kalijaga. Kemudian, pada tahun itu pula, 12 Desember 1962, Badan wakaf Al-Djami’ah Sunan Kalijaga secara resmi diakte-notariskan sebagai badan hukum yang mendirikan dan mengelola fakultas tersebut.

Setelah hampir dua tahun Fakultas Tarbiyah Al-Djami’ah Sunan Kalijaga Purwokerto berjalan, para pendiri yang dibantu para Residen Banyumas, melalui Rektor IAIN Al-Djamiah Al-Hukumiyah Yogyakarta mengusulkan kepada Menteri Agama agar Fakultas Tarbiyah Al-Dja­mi’ah Sunan Kalijaga Purwokerto dinegerikan.

Akhirnya, dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 1964 Tanggal 9 September 1964, Fakultas tersebut dine­gerikan dan menginduk kepada IAIN Al-Djami’ah Al-Hukumiyah Yogyakarta, yang kemudian berubah namanya men­jadi IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Serah terima penegerian Fakultas Tarbiyah Purwokerto sekaligus penggabungannya dengan IAIN Sunan Kalijaga dilakukan pada 3 Nopember 1964. Sejak saat itu, Fakultas Tarbiyah Al-Djami’ah Sunan Kalijaga Purwokerto resmi menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Purwokerto.

Selanjutnya, atas dasar pertimbangan geografis dan efisiensi pembinaan teknis kewilayahan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 385 Tahun 1993, Nomor 394 Tahun 1993, dan Nomor 408 Tahun 1993, Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Purwokerto dilim­pahkan dari IAIN Sunan Kalijaga Yogya­karta kepada IAIN Walisongo Semarang.

Serah terima pengindukan dari IAIN Sunan Kalijaga kepada IAIN Walisongo itu baru bisa dilaksanakan pada 13 Desember 1994. Sejak saat itu, Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Purwokerto berubah menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Purwokerto.

Kemudian, dengan Keputusan Pre­siden Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 1997 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri pada 21 Maret 1997, maka Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Purwokerto menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwo­kerto, sebagai perguruan tinggi yang mandiri untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas.

Perubahan status dari Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Purwokerto menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto ini memberi otonomi yang besar dan peluang yang banyak untuk me­ngembangkan potensi yang dimiliki STAIN Purwokerto sesuai dengan ke­butuhan masya­rakat dan potensi civitas aka­demika, dengan cara mem­buka Ju­rusan dan Program Studi baru, serta melakukan pe­nyempurnaan ku­rikulum dan me­lakukan reformasi dalam berbagai aspek.

Pada tahun 2012 STAIN Purwokerto membuka Pascasarjana Strata 2 (S-2) yaitu Program Studi Hukum Ekonomi Syari`ah (HES) dan Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 164 Tahun 2014 tentang Izin Penyelenggaraan Prodi, STAIN membuka program studi untuk Strata I (S.I) yaitu program studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal (PGRA) dan Manajemen Dakwah (MD).

Pada tahun 2014, status STAIN Purwokerto berubah dari SEKOLAH TINGGI menjadi INSTITUT. Perubahan status ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 139 tahun 2014. Seiring dengan alih status menjadi IAIN, terjadi penambahan 10 (sepuluuh) program studi strata satu (S-1) baru berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 547 Tahun 2015 dan 4 program studi jenjang pascasarjana strata dua (S-2). Sampai saat ini IAIN Purwokerto mengelola 22 prodi S-1, 6 prodi S-2, dan 1 prodi Diploma III.

Baca: Institut Agama Islam Negeri Parepare (IAIN Parepare)

Gedung rektorat IAIn Purwokerto.
Gedung rektorat IAIn Purwokerto. (infopmbindonesia.web.id)

  • Visi dan Misi


Visi Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

“Unggul dan Islami dalam Mewujudkan Masyarakat yang Berkeadaban pada tahun 2039”

Misi Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

  • Melaksanakan pengajaran yang unggul
  • Mengembangkan studi Islam yang Inklusif-Integratif; dan
  • Mengembangkan nilai dan peradaban Islam Indonesia

Pengertian unsur-unsur Lambang Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

1. Atap paling dasar melambangkan IMAN (Menjadi Perguruan Tinggi yang UNGGUL dalam ILMU)

2. Atap lapis kedua melambangkan IHSAN (Menjadi Perguruan Tinggi yang UNGGUL dalam BUDAYA munuju masyarakat berkeadaban)

3. Atap paling atas melambangkan ISLAM (Menjadi Perguruan Tinggi yang UNGGUL dalam AGAMA)

4. Masjid degan 3 atap berundak bergaya arsitektur Jawa (budaya): menjadi dasar 3 segitiga bentuk logo

5. Tiga susunan segitiga mengarah ke atas: menunjukkan keteguhan dan unggul dalam ilmu, islam, dan budaya.

6. Tiga bentuk segitiga yang berwarna kuning emas yang menamcapkan 6 sudutnya ke tanah (bumi) melambangakn rukun iman.

7. Kesuksesan dalam ( Iman, Islam & Ikhsan) Ilmu, Islam & Budaya. Sebagaiman Rasulullah SAW sukses menyampaikan Risalahnya/ Ilmunya, dari masjid sebagai sumber transformasi keilmuan dan membangun masyarakat.

8. Tulisan IAIN PURWOKERO menunjukkan identitas nama dan tempat dengan warna hijau: malambangakn aspek natural/alami, kedaimaian, kesejahteraan, dan berkeadabaan.

  • Program Studi


Berikut program studi di Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

Prodi Sarjana (S1)

1. Fakultas Tarbiyah

  • Pendidikan Agama Islam S.1
  • Pendidikan Bahasa Arab S.1
  • Manajemen Pendikan Islam S.1
  • Pendidikan Guru Madrasah ibtidaiyah S.1
  • Pendidikan Guru Raudlatul Athfal S.1
  • Tadris Matematika S.1
  • Tadris Bahasa Inggris S.1

2. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam

  • Ekonomi Syariah S.1
  • Perbankan Syariah S.1
  • Manajemen Zakat dan Wakaf S.1
  • Manajemen Perbankan Syariah D.3

3. Fakultas Syariah

  • Hukum Keluarga Islam S.1
  • Hukum Ekonomi Syariah S.1
  • Hukum Tata Negara (Siyasah) S.1
  • Perbandingan Madzhab S.1

4. Fakultas Ushuludin,Adab dan Humaniora

  • Ilmu Al Quran dan Tafsir S.1
  • Studi Agama-Agama S.1
  • Sejarah Peradaban Islam S.1

5. Fakultas Dakwah

  • Bimbingan dan Konseling Islam S.1
  • Komunikasi dan penyiaran Islam S.1
  • Manajemen Dakwah S.1
  • Pengembangan Masyarakat Islam S.1

Pascasarjana (S2)

  • Manajemen Pendidikan Islam S.2
  • Pendidikan Agama Islam S.2
  • Hukum Ekonomi Syariah S.2
  • Ekonomi Syariah S.2
  • Komunikasi Penyiaran Islam S.2
  • Ilmu Pendidikan Dasar Islam S.2
  • Multi Interdisipliner S.3

  • Organisasi


Struktur organisasi Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

Pimpinan Institut

Rektor : Dr. H. Moh. Roqib, M.Ag.

Wakil Rektor I : Dr. Fauzi, M.Ag.

Wakil Rektor II : Dr. H. Ridwan, M.Ag.

Wakil Rektor III : Dr. Sulkhan Chakim, S.Ag., M.M.

  • Kontak


Institut Agama Islam Negeri Purwokerto :

Jl. A. Yani No. 40 A, Karanganjing, Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53126, Indonesia

Telepon : +62 (281) 635624

Faksimili : +62 (281) 636553

Email: kontak@iainpurwokerto.ac.id

Informasi pendaftaran mahasiswa baru Institut Agama Islam Negeri Purwokerto

(Tribunnewswiki.com/Ris)



Alamat Institut Agama Islam Negeri Purwokerto
Jl. A. Yani No. 40 A, Karanganjing, Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53126, Indonesia
Google Map google.com/maps/place/IAIN+Purwokerto
Situs iainpurwokerto.ac.id
Rektor Dr. H. Moh. Roqib, M.Ag.


Sumber :


1. iainpurwokerto.ac.id


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved