Dampak Apablia Upah Pekerja Diabaikan Pengusaha, Jawaban Soal Belajar dari Rumah di TVRI 15 Mei 2020

Program Belajar dari Rumah di TVRI untuk SMP akan membahas tentang Pesona di Balik Eceng Gondok


zoom-inlihat foto
eceng-gondokkkkk.jpg
banjarmasinpost/reni kurnia wati
Jawaban Soal Tahapan Pembuatan Kerajinan Eceng Gondok Belajar dari Rumah di TVRI SMP Kelas 7-9


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Program Belajar dari Rumah di TVRI akan kembali hadir pada Jumat (15/5/2020).

Masih seperti minggu-minggu sebelumnya, program Belajar dari Rumah di TVRI tetap menyangkan berbagai materi pelajaran untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD/MI, SMP, hingga SMA.

Khusus program Belajar dari Rumah di TVRI untuk SMP akan membahas tentang Pesona di Balik Eceng Gondok.

Dari tayangan tersebut, siswa-siswi SMP diharapkan dapat mengembangkan kompetensi sebagai berikut:

(1) Mengenali informasi yang akurat dan berdasar fakta;

(2) Menuliskan pengamatan dan pengalamannya secara koheren dan padu menggunakan rujukan secara etis dan metodologi sederhana

Tak hanya itu, nantinya setelah selesai pemaparan materi dalam setiap segmennya, akan muncul pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa-siswi SMP.

Baca: Rumah Lamin – Rumah Adat Kalimantan Timur

Baca: Pakaian Adat Bali

Berikut Tribunnewswiki.com sajikan soal pertanyaan dari materi pelajaran Belajar dari Rumah di TVRI untuk SMP, Jumat (15/5/2020):

Soal 1

Upah adalah komponen yang paling mendasar dari produktivitas kerja. Jika upah pekerja diabaikan oleh pengusaha sebagai pelaku industri, apa dampak yang paling fatal dari hasil kerja?

Soal 2

Tuliskan tahap awal eceng gondok untuk dapat menjadi bahan baku kerajinan!

Soal 3

Jika kamu ingin berkreasi dengan eceng gondok, apa yang akan kamu kreasikan menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan mengapa kamu memilihnya?

Dan jawaban dari pertanyaan di atas adalah:

Soal 1

Upah adalah komponen yang paling mendasar dari produktivitas kerja. Jika upah pekerja diabaikan oleh pengusaha sebagai pelaku industri, apa dampak yang paling fatal dari hasil kerja?

Jawaban

Dampak fatal terjadi ketika pengusaha mengabaikan upah para pekerja dan bisa menyebabkan kinerja tenaga kerja, produktivitas, kualitas, dan kuantitas produk pun menjadi turun.

Hal itu dikarenakan tenaga kerja tidak pernah termotivasi untuk mengeluarkan kinerja lebih banyak buat perusahaan atau pengusahanya, apabila jika upah pekerja diabaikan atau tidak diberikan secara layak oleh pengusaha/pemberi kerja.

Soal 2

Tuliskan tahap awal eceng gondok untuk dapat menjadi bahan baku kerajinan!

Jawaban

Langkah-langkah dalam pembuatan kerajinan dari eceng gondok :

Persiapan :

  • Menyiapkan bahan utama yaitu eceng gondok kering
  • Menyiapkan peralatan seperti papan, kayu, gergaji, martil, paku, bahan kain, alat penjepit, gunting, pernis, kuas, lem

Proses :

Jemur batang eceng gondok di bawah sinar matahari secara langsung sampai kering (kurang lebih seminggu)

  • Setelah eceng gondok kering, potong ujung-ujungnya, lalu pipihkan batang eceng gondok tersebut menggunakan alat penjepit
  • Siapkan model, ukuran, bentuk tas atau kerajinan yang akan dibuat.
  • Buat cetakan dari kayu sebelum menganyam eceng gondok agar lebih mudah menentukan ukuran produk.
  • Batang eceng gondok yang sudah dipipihkan bisa langsung dibuat produk anyaman atau tali tambang untuk selanjutnya dibuat anyaman sesuai selera
  • Setelah anyaman setengah jadi, gunakan lem untuk memperlekat daya anyaman agar tidak mudah bergeser.
  • Agar warna alami eceng gondok muncul, cat anyaman menggunakan pernis berwarna transparan, lalu jemur selama 15 menit
  • Setelah pernis kering, tambahkan aksesoris agar anyaman terlihat lebih cantik.

Soal 3

Jika kamu ingin berkreasi dengan eceng gondok, apa yang akan kamu kreasikan menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual yang tinggi, dan mengapa kamu memilihnya?

Jawaban

Misalnya, kamu ingin membuat produk dari eceng gondok semisal tas belanja, dompet atau benda berbahan kulit anyaman dari daun eceng gondok.

Karena dengan sering menggunakan benda dari kerajinan eceng gondok yang ramah lingkungan, ketergantungan kita akan benda berbahan plastik plastik akan berkurang secara perlahan.

Disclaimer: artikel ini hanya digunakan oleh orangtua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka. Artinya, jawaban tidak terpaku seperti di atas.

Baca: Kunci Jawaban Lengkap Belajar dari Rumah di TVRI untuk Kelas 1 sampai 6 SD, 15 Mei 2020

Panduan orangtua untuk tayangan yang menekankan kompetensi literasi

Sebelum tayangan: Kurang lebih 10 menit sebelum program ditayangkan, orangtua mengajak anak duduk bersama dengan sikap rileks dan menjelaskan sekilas tentang lamanya tayangan dan aktivitas yang akan dilakukan dengan anak saat dan/atau sesudah menyaksikan tayangan tersebut.

Anak juga menyiapkan alat tulis.

Setelah tayangan

Berikut hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan kompetensi literasi anak dari melihat tayangan:

1. Dampingi anak ketika sedang menyimak tayangan, kemudian minta anak untuk mengkomunikasikan ide, gagasan, maupun perasaan sendiri, baik lisan maupun tertulis, dari tayangan tersebut. Selanjutnya, orang tua perlu mendengarkan, membaca apa yang disampaikan anak, dan memberi umpan balik berupa tanya jawab, diskusi dan pujian.

2. Lakukan diskusi dengan anak terkait hasil tulisannya.

Perhatikan tema, topik, gagasan, atau ide yang dirasa belum pas dan beri waktu kepada anak untuk mengemukaan pendapatnya dan memperbaiki tulisannya.

Jika orang tua mengalami kesulitan, bisa diskusi bersama keluarga dan guru.

3. Mintalah anak untuk membacakan hasil tulisannya.

Perhatikan cara duduk, jarak dari buku ke mata, posisi sikap yang baik, dan intonasi pembacaan. Selanjutnya, bersama-sama orang tua dan anak menyimpulkan bacaan.

(Tribunnewswiki.com/Ami/Haris)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Red CobeX (2010)

    Red CobeX adalah sebuah film komedi Indonesia yang
  • Film - Utusan Iblis (2025)

    Utusan Iblis adalah sebuah film horor Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved