7 Negara Ini Disebut Sudah Lewati Puncak Wabah Virus Corona, Diprediksi Akan Segera Selesai

Berikut ini sejumlah negara yang disebut-sebut sudah berhasil melalui puncak pandemi di wilayahnya


zoom-inlihat foto
ingin-sembuh-dari-virus-corona-pria-inggris-minum-whiski-dicampur-madu.jpg
SCMP/Xinhua
illustrasi corona


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut deretan negara yang disebut-sebut sudah berhasil melewati masa puncak virus corona di dunia.

Wabah virus corona di dunia semakin bertambah.

Hingga Selasa (12/5/2020) sudah ditemukan lebih dari 4,2 juta kasus di seluruh dunia.

Wabah virus corona telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pandemi global menyebar hampir ke seluruh negara di dunia.

Sejumlah negara ada yang baru memulai mendekati puncak pandemi seperti di Indonesia, namun ada pula beberapa negara yang disebut-sebut telah melalu fase puncak pandemi.

Namun ada negara yang disebut sudah melewati masa puncaknya.

Baca: Ilmuwan AS Temukan Mutasi Corona yang Diduga Membuat Infeksi Melemah, Tanda Virus Juga Melemah?

Baca: Inilah 6 Berita Gembira Terkait Penanganan Virus Corona di Tanah Air

Berikut ini sejumlah negara yang disebut-sebut sudah berhasil melalui puncak pandemi di wilayahnya:

1. Italia

Dikutip Kompas.com dari Independent, Kamis (7/5/2020), Italia sempat menjadi salah satu pusat penyebaran virus corona paling mengerikan di luar China.

Sempat lengah di awal, ketika kasus infeksi meluas negara ini langsung memberlakukan penguncian nasional selama kurang lebih dua bulan yang memaksa semua warganya untuk tetap tinggal di rumah.

Angka laporan kasus infeksi baru juga terus menunjukkan penurunan dari hari ke hari.

Italia mengalami puncaknya pada bulan Maret lalu.

2. Spanyol

Kondisi yang kurang lebih sama juga terjadi di Spanyol, negara tetangga Italia yang dipisahkan oleh Laut Mediterania.

Kasus Covid-19 di Negeri Matador ini bahkan sempat menduduki posisi tertinggi kedua secara global, di bawah Amerika Serikat (AS).

Kasus di sana sempat menjadi yang tertinggi di Benua Eropa.

Namun perlahan negara itu telah melewati titik puncaknya, angka kasus baru semakin hari secara konsisten semakin menurun.

pada 28 Februari 2020, setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil.
pada 28 Februari 2020, setelah COVID-19, virus corona baru, menyebar ke Italia. Italia mendesak para wisatawan yang ketakutan oleh virus corona baru pada 28 Februari untuk tidak menjauh, tetapi upaya untuk meyakinkan dunia bahwa mereka mengelola wabah dengan baik dibayangi oleh peningkatan tajam dalam jumlah kasus. Sekitar 650 orang telah dinyatakan positif terkena virus di Italia, meskipun hanya 303 yang dianggap sebagai kasus klinis serius, dan kematian mencapai 17 - sejauh ini merupakan yang tertinggi di Eropa - menurut angka terbaru dari badan perlindungan sipil. (MIGUEL MEDINA / AFP)

3. Inggris

Inggris juga menjadi salah satu negara di Eropa yang telah menunjukkan progres terkait menjaga angka infeksi Covid-19 tetap stabil.

Penurunan yang terjadi belum sesignifikan seperti yang terjadi di Spanyol dan Italia.

Meskipun demikian, pemerintah Inggris telah berencana untuk mengendurkan aturan penguncian.

Menyikapi hal ini, pakar kesehatan mengeluarkan peringatan jika pemerintah terlalu cepat melonggarkan aturan malah bisa menyebabkan gelombang infeksi baru setelahnya.

4. Amerika Serikat

Sebagai negara dengan catatan jumlah kasus infeksi Virus Corona tertinggi di dunia, pertumbuhan kasus baru di AS memang sudah terlihat melambat.

Namun, progresnya belum terlihat konsisten, sekali waktu kasus baru masih ditemukan meningkat.

Angka kematian di Amerika masih menduduki peringat teratas.

Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

5. Perancis

Sempat menjadi negara pertama di Eropa yang mengonfirmasi kasus Covid-19, Perancis kini mulai menunjukkan perkembangan yang positif.

Angka kasus baru di sana menunjukkan penurunan sejak awal April.

Penurunan ini terjadi setelah aturan penguncian ketat diberlakukan.

Baca: Kluster Baru Penyebaran Virus Corona di Korea Selatan, Diakibatkan Longgarnya Aturan Lockdown

6. Korea Selatan

Selanjutnya adalah Korea Selatan yang sempat menjadi salah satu hotspot penyebaran virus corona di luar China.

Negara asal K-Pop ini memang tidak memberlakukan penguncian penuh untuk menangani persebaran di wilayahnya, tapi Korsel melacak persebaran virus menggunakan teknologi komunikasi dan memasifkan pengujian kepada warganya.

Hal ini ternyata efektif menekan angka pertumbuhan kasus baru infeksi virus corona di sana.

Beberapa minggu terakhir, laporan kasus baru pun dilaporkan benar-benar turun dari waktu-waktu sebelumnya.

Staf medis di Mulhouse, tempat Prancis pertama kali mendeteksi lonjakan kasus, memindahkan seorang pasien ke rumah sakit. Foto: AFP
Staf medis di Mulhouse, tempat Prancis pertama kali mendeteksi lonjakan kasus, memindahkan seorang pasien ke rumah sakit. Foto: AFP (AFP via SCMP)

7. Swedia

Tren yang sama juga terlihat di Swedia.

Seperti Korea Selatan, Swedia juga tidak memberlakukan penguncian atau lockdown demi mencegah persebaran virus.

Ini juga sekaligus membedakannya dengan negara-negara Eropa lain yang kebanyakan memutuskan untuk mengunci wilayahnya.

Meskipun begitu, kasus harian yang dilaporkan di Swedia relatif rendah dan cenderung melambat.

Baca: Tak Ada Penghasilan saat Wabah Virus Corona, Artis Ganteng Ini Banting Setir Jualan Mi Ayam

Baca: Amerika Kewalahan Tangani Covid-19, Kini Donald Trump Harus Jalani Tes Virus Corona Setiap Hari

(kompas.com/Luthfia Ayu Azanella)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Berikut Ini 7 Negara yang Telah Melalui Masa Puncak Pandemi Corona





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved