Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Hari Palang Merah Sedunia diperingati pada tanggal 8 Mei setiap tahunnya.
Ditetapkannya 8 Mei sebagai Hari Palang Merah Sedunia karena merupakan hari lahir Bapak Palang Merah, Jean Henri Dunant.
Jean Henri Dunant merupakan seorang aktifis sosial asal Swiss dan beliau merupakan inspirasi dari terbentuknya Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada tahun 1863.(1)
Sejarah #
Hari Palang Merah Internasional atau Hari Palang Merah Sedunia resmi diakui dunia pada Perjanjian Jenewa pertama pada 22 Agustus 1964.
Perjanjian tersebut mempertemukan 12 negara dengan mengangkat tema penanganan orang terluka dan sakit di medan perang.
Jean Henri Dunant, pejuang kemanusiaan berkebangsaan Swiss yang menjadi sosok penting di balik pertemuan itu.
Dunant menyerukan adanya perjanjian bersama untuk merawat tentara terluka dan sakit dari pihak netral (non-partisan).
Ia juga mengusulkan untuk menggunakan lambang internasional sebagai penanda tenaga medis atau penyedia obat medis.
Untuk menghormati Dunant, sebuah lambang palang merah dengan latar belakang putih dipilih.
Lambang tersebut merupakan bendera Swiss kebalikan dari bendera Swiss yang berlatar belakang merah.
Maka, perjanjian Jenewa pertama ini menjadi awal mula kiprah Palang Merah Internasional yang didirikan Jean Henri Dunant di tahun 1863.
Pendiri Palang Merah tersebut dilatarbelakangi oleh pengalaman Dunant dalam menyaksikan perang di dekat desa kecil di Solferino, Italia pada tahun 1859.
Pengusaha Swiss itu menyaksikan perang berdarah yang mempertemukan antara pasukan Franco-Sardinia dan Austria.
Dalam perang itu, Dunant hanya menjumpai sedikit tenaga medis untuk membantu tentara yang terluka.
Sekitar 40 ribu tentara tewas dan terluka dalam pertempuran itu.
Hal itu diperburuk dengan kondisi penduduk di wilayah itu yang tidak memiliki perlengkapan memadai untuk menghadapi situasi seperti itu.
Ia kemudian menulis sebuah buku yang berjudul A Memory of Salferino.
Buku tersebut memuat dua gagasan.
Pertama, membentuk organisasi sukarela yg disiapkan di masa damai untuk menolong korban perang.
Kedua, membuat perjanjian internasional untuk melindungi korban perang.
Atas dasar itu, ia kemudian mengadvokasi pendirian organisasi nasional yang terdiri dari sukarelawan terlatih untuk membantu tentara mana pun yang terluka dalam perang.
Organisasi tersebut kemudian dikenal dengan Palang Merah Internasional di Perjanjian Jenewa sekaligus memperkenalkan lambang resminya.
Di tahun 1867, Dunant mengundurkan diri dari Palang Merah karena mengalami kebangkrutan.
Meski demikian, ia menerima hadiah Nobel Perdamaian pertama pada 1901 atas jasanya dalam mendirikan Palang Merah.
Dalam sambutannya, Dunant mengatakan: "tanpa bantuan Anda, Palang Merah, pencapain kemanusiaan tertinggi abad 19, mungkin tidak akan pernah tercapai."(2)
Baca: Hari Pramuka
Bapak Palang Merah : Henry Dunant #
Jean Henri Dunant (lahir 8 Mei 1828 – meninggal 30 Oktober 1910 pada umur 82 tahun), yang juga dikenal dengan nama Henry Dunant, adalah pengusaha dan aktivis sosial Swiss.
Ketika melakukan perjalanan untuk urusan bisnis pada tahun 1859, dia menyaksikan akibat-akibat dari Pertempuran Solferino, sebuah lokasi yang dewasa ini merupakan bagian Italia.
Kenangan dan pengalamannya itu dia tuliskan dalam sebuah buku dengan judul A Memory of Solferino (Kenangan Solferino), yang menginspirasi pembentukan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada tahun 1863.
Konvensi Jenewa 1864 didasarkan pada gagasan-gagasan Dunant.(3)
Karena bangkrut karena mengabaikan urusan bisnisnya, Dunant meninggalkan Jenewa pada tahun 1867 dan menghabiskan sebagian besar sisa hidupnya dalam kemiskinan dan ketidakjelasan.
Dia terus mempromosikan minat dalam perawatan tawanan perang, penghapusan perbudakan, arbitrase internasional, pelucutan senjata, dan pembentukan tanah air Yahudi.
Setelah ia "ditemukan kembali" oleh seorang jurnalis di Heiden, Swiss, pada tahun 1895, Dunant menerima banyak penghargaan dan anuitas.
Pada tahun 1901, dia menerima Penghargaan Nobel Perdamaian yang pertama, bersama dengan Frédéric Passy.(4)
Baca: Hari Buku Sedunia
Fakta #
1. Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional adalah jaringan kemanusiaan terbesar di dunia, mencakup Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) dan Komite Internasional Palang Merah dengan anggota yang tersebar di 186 negara
2. Henry Dunant, seorang pria berkebangsaan Swiss muncul dengan konsep Palang Merah pada tahun 1859, kemudian pada 1863, ia bersama empat pria lainnya di Jenewa mendirikan Komite Internasional untuk Membantu yang Terluka (International Committee for Relief to the Wounded)
3. Kemudian, Organisasi Dunant berganti nama menjadi Palang Merah yang mencerminkan lambangnya (kebalikan dari bendera Swiss)
4. Tanggap bencana merupakan pekerjaan terbesar IFRC, namun mereka juga berkomitmen terhadap kesiapsiagaan bencana, kesehatan, dan kepedulian masyarakat
5. Jaringan Palang Merah telah mengumpulkan dana lebih dari US$3 miliar (Rp43 triliun) untuk bantuan korban tsunami di Samudra Hindia, mencakup Aceh pada 2004
6. Dari 2004 hingga 2008, 51 persen dari bencana yang ditanggapi IFRC ada kaitannya dengan cuaca
7. Pada 2008 saja, IFRC telah merespons 623 bencana yang ada di seluruh dunia
8. Jaringan Palang Merah memiliki lebih dari 97 juta staf, sukarelawan, dan pendukung
9. IFRC memiliki Dana Darurat Penanggulangan Bencana (Disaster Relief Emergency Fund) dengan total US$15 juta (Rp215 miliar) per tahun untuk tindakan pencegahan bencana dan sisanya untuk menanggapi peristiwa-peristiwa tertentu
10. IFRC pada awalnya mengeluarkan sekitar US$500 ribu (Rp7 miliar) untuk bantuan bencana yang terjadi di Haiti, kemudian mengajukan permohonan untuk meningkatkannya menjadi US$10 juta (Rp143 miliar).(5)
(TribunnewsWiki.com/SO)
| Hari peringatan | Hari Palang Merah Internasional |
|---|
| Tanggal | 8 Mei |
|---|
| Pencetus | Jean Henry Dunant |
|---|
Sumber :
1. promkes.kemkes.go.id
2. www.kompas.com
3. id.wikipedia.org
4. www.britannica.com
5. www.idntimes.com