TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi virus corona tak hanya berimplikasi pada sektor kesehatan dan perekonomian.
Hampir seluruh sendi kehidupan terdampak akibat pandemi virus yang pertama kali muncul dari Wuhan, China tersebut.
Dunia olahraga dan sepak bola pun ikut terdampak Covid-19.
Beragam pertanyaan besar mulai menyembul terkait kelanjutan kompetisi sepak bola di berbagai belahan dunia yang sudah dihentikan akibat pandemi corona.
Baca: Jika Pandemi Corona Belum Surut di Akhir Mei, PSSI Siap Hentikan Total Liga 1 dan Liga 2 musim 2020
Diskursus antar pengambil kebijakan sepak bola di berbagai level pun mulai dikerucutkan pada dua hal; melanjutkan kompetisi dengan berbagai ketentuan protokol Covid-19 atau membatalkan gelaran kompetisi dengan konsekuensi yang berbeda-beda.
Liga Belgia, Belanda dan Prancis sudah memutuskan langkah drastis untuk membatalkan liga di negara mereka pada musim 2019-20.
Liga-liga di beberapa negara lain masih bersiap menunggu kurva menurun dari penyebaran virus corona masing-masing untuk mengambil langkah, apakah melanjutkan kompetisi dengan protokol Covid-19 atau membatalkan liga.
Terkait dengan hal ini, federasi sepak bola dunia FIFA telah menggodok beberapa aturan terbaru agar kemungkinan peluang kompetisi sepak bola dilanjutkan musim ini tetap ada.
Salah satu usul yang sedang dipertimbangkan FIFA yakni lima pergantian pemain dalam satu pertandingan.
Dikutip dari Marca, FIFA dikabarkan telah merestui usulan 5 pergantian pemain tersebut begitu kompetisi sepak bola kembali dimulai.
Namun, untuk menghindari periode perubahan konstan seperti yang kita lihat di pertandingan persahabatan internasional.
Pergantian ini hanya akan diizinkan dilakukan pada tiga titik spesifik dalam pertandingan.
Tujuan dari pengajuan 5 pergantian pemain adalah mengurangi resiko cedera karena setiap kompetisi yang dilanjutkan akan memainkan pertandingan padat setiap pekannya.
Hal itu seperti yang diusulkan oleh Liga Inggris terkait pergantian pemain dan durasi permainan.
Hal ini diungkapkan oleh CEO Proffesional Footballer Association (PFA), Gordon Taylor.
Baca: Satu Pertandingan Liga Champions Dituding jadi Bom Biologis Virus Corona, UEFA: Kami Bisa Apa?
Hal ini, bertujuan demi keamanan para pemain.
Melansir lamn BBC via laman Tribunnews.com berjudul FIFA Dikabarkan Setujui Usulan Lima Pergantian Pemain Pada Setiap Laga, usul ini disampaikan Gordon Taylor dalam sebuah wawancara.
"Tentu ini bukan hal yang buruk, mereka (para pemain) tentu senang dan merasa aman," ucap Gordon.
Taylor saat ini sedang berbicara mengenai pemain yang kerap merasa kelelahan, dengan begitu banyak pertandingan.
Solusi untuk mengurangi waktu diharapkan akan bisa mengurangi faktor kelelahan dari para pemain.
"Kami tidak tahu masa depan tetapi kami tahu rencana apa yang telah diajukan, ide apa yang telah dibahas
Jumlah pergantian pemain yang bertambah misalnya, tentu ini membuka kesempatan menggelar pertandingan kurang dari 45 menit tiap babak ataupun laga di tempat netral,"
"Idealnya, Anda ingin menjaga integritas kompetisi, dan tentu saja, itu tentang bermain di kandang dan tandang dan memiliki skuad pemain yang sama seperti sebelum ditangguhkan.
Baca: Persib Jamin Gaji Para Pemain Lancar, Meski Liga 1 2020 Dihentikan Akibat Virus Corona
"Kenyataan bahwa dalam olahraga profesional, anda harus sangat bekerja keras, anda juga harus dapat bangkit dengan cepat,saya memikirkan para pemain dalam organisasi (PFA) .
"Jadi itu masih dalam proses dan kita hanya harus menunggu dan melihat, dan melihatnya setiap hari dan melihat apakah itu dapat dicapai.
Tetapi jika kita tidak mencoba, maka itu tidak akan pernah bisa dicapai,"
"Ada banyak hal yang harus dibuat, tetapi di atas semua, dapatkah musim diselesaikan dan dapat diselesaikan dengan aman?"
Sebelumnya, beberapa klub Liga Inggris telah mengajukan kebijakan baru musim ini dengan meminta tidak adanya dergradasi.
Pada pertemuan yang digelar Jumat (1/5/2020) lalu, semua klub Liga Inggris sepakat untuk tetap menyelesaikan kompetisi musim 2019/2020.
Tetapi, isu berhembus mengenai kemungkinan untuk meniadakan degradasi untuk musim ini.
Wabah virus corona ini memberikan dampak bagi semua tim kontenstan Liga Inggris.
Otoritas Premier League, berencana menggelar pertandingan di tempat netral.
Baca: Striker Persib Bandung, Wander Luiz Jadi Pemain Liga 1 Pertama yang Terjangkit Covid-19
Beberapa klub seperti Brighton and Hove, Southampton dan West Ham menentang adanya kebijakan ini.
Sebagai gantinya, mereka mengusulkan tidak adanya degradasi untuk musim ini, karena mereka yang membutuhkan poin untuk terhindar dari degradasi, kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah sebuah pertandingan apabila bertanding di tempat netral.
Terkait dengan kebijakan ini, masih akan dibahas pada pertemuan Jumat (8/5/2020).
Update Virus Corona di Dunia
Update terbaru pasien virus corona di seluruh dunia hingga Kamis 7 Mei 2020, total mencapai 3.744.585 kasus.
Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia mencapai 263.068 orang
Kabar terbaru ini sejalan dengan meningkatnya angka jumlah pasien sembuh yang mencapai 1.238.250 orang.
Pantauan Tribunnewswiki.com dari data John Hopkins University, Kamis (7/5/2020) pukul 06.00 WIB hari ini juga menyebut virus corona telah menyebar ke 187 negara di dunia.
(Tribunnewswiki.com)