TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang perempuan menyebut nyawa dirinya selamat sejak tertular infeksi virus corona.
Saat mengetahui dirinya tertulas Covid-19, dokter menemukan suatu penyakit langka di bagian jantungnya.
Penemuan ini tak pernah terduga dan terdiagnosa sebelumnya.
Diketahui perempuan bernama Angela Schlegel ini dirawat di rumah sakit selama 11 hari setelah positif Covid-19.
Menurut petugas medis, kondisi langka dari jantung Angela yang dapat berakibat bahaya ini dapat terungkap saat ia dirawat intensif di Rumah Sakit Brompton, London, Inggris, Britania Raya.
Perempuan 36 tahun ini berkata: "Aku tak pernah menyangka, jantungku tak akan berfungsi jika peristiwa ini tak aku alami," dilansir BBC, Selasa (5/5/2020).
Baca: Gunakan Jabatan untuk Intimidasi, Menteri Perdagangan Inggris Conor Burns Dicopot
Kondisi langka jantung milik Angela terungkap saat dibawa ke Rumah Sakit Chelsea and Westminster Hospital pada 22 Maret 2020.
Di tempat tersebut, scan menunjukkan adanya sebuah cairan di sekitar paru-paru dan jantungnya.
Ia lalu dirujuk ke Royal Brompton Hospital.
Di tempat ini, ia didiagnosa menderita Granulomatosis Eosinophilic with Polyangiitis (EGPA) atau suatu kondisi yang dapat merusak berbagai sistem organ dalam tubuh termasuk jantung, sendi, paru-paru, dan saraf.
Angela mengaku telah bolak-balik ke dokter terkait penyakit asma yang dideritanya selama dua tahun terakhir.
Baca: Insiden Penembakan di East London, Inggris, Seorang Bocah 11 Tahun dan Pria 40 Tahun Terluka
Tetapi ia tak menyadari kondisi jantungnya sedang dalam masalah.
"Jika EGPA dibiarkan tidak terdiagnosa, saya bisa saja mati
"Virus corona membuat kinerja tubuh dan jantung saya menurun, dokter mengatakan itu mempercepat reaksi EPGA"
"(Peristiwa) ini menyelamatkan hidup saya dalam waktu ke depan, tetapi corona bisa saja membunuh saya dalam waktu singkat" tambahnya.
Diketahui Angela Schlegel menghabiskwan waktu selama lima minggu di rumah sakit.
Ia begitu mengapresiasi kinerja para dokter, suster, staf di rumah sakit yang memperlakukannya luar biasa.
Salah seorang konsultan Badan Pelayanan Kesehatan / National Health Services (NHS) Inggris, Dr Pujan Patel memberi komentar kepada BBC Breakfast terjait peristiwa yang dialami Angela Schlegel.
Pujan Patel mengatakan bahwa melihat Angela pulih merupakan 'pengaruh besar' bagi moral para staf (rumah sakit).
"Saat Anda melihat pasien itu berdiri dengan dua kakinya dan tersenyum, itu memberi pengaruh yang begitu hebat," tambahnya.
-
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)