Achmad Yurianto Sebut Tiga Kota Ini Jadi Episentrum Penyebaran Virus Corona Baru, Dua Lakukan PSBB

Kota Makassar, Semarang dan Surabaya disebut sebagai episentrum baru Virus Corona di Indonesia karena kasus Covid-19 yang tergolong banyak di sana.


zoom-inlihat foto
pasien-yang-berstatus-pdp-virus-corona-covid-dari-kabupeten-luwu.jpg
RSUD Sawerigading via TribunPalopo
Pasien yang berstatus PDP dari Kabupeten Luwu dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sawerigading Kota Palopo, Sabtu (21/3/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah DKI Jakarta dan Jawa Barat, kini ada tiga kota yang disebut sebagai episentrum baru penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto mengatakan, Makassar, Semarang dan Surabaya menjadi tiga kota dengan kasus Covid-19 yang tergolong besar.

Dua daerah di antaranya sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), yakni Makassar dan Surabaya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi respons terhadap penrnyataan tersebut.

"Prediksi tersebut bisa saja terjadi kalau masyarakat Kota Semarang tidak bisa melakukan pengendalian, tidak bisa disiplin dan tidak bisa tertib," kata Ganjar di Semarang, Kamis (30/4/2020) dikutip Kompas.com.

Ganjar mengaku peningkatan jumlah kasus positif di Kota Semarang memang cukup tinggi meskipun Pemkot Semarang sudah melakukan tindakan tegas dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Ganjar Pranowo dalam rapat terbatas Musrenbangnas 2020, Kamis (30/04/2020)
Ganjar Pranowo dalam rapat terbatas Musrenbangnas 2020, Kamis (30/04/2020) (Bidik layar YouTube Ganjar Pranowo)

"Saya mengamini apa yang ada. Mudah-mudahan masyarakat bisa mengikuti ketentuan-ketentuan yang sudah ditetapkan Pak Wali Kota Semarang," ujarnya.

Soal keputusan Pemkot Semarang menerapkan PKM dan bukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Ganjar mengatakan sebenarnya itu pada prinsipnya soal ketertiban masyarakat.

"Kita belajar di PSBB Jabodetabek, mereka melakukan hal yang sama yakni pengetatan, tapi di pinggir-pinggir masih saja terjadi kerumunan. Maka kita perlu membangun kesadaran masing-masing agar kita bisa mengerti, memahami dan disiplin," tegasnya.

Baca: CATAT! Berikut Titik Check Point Selama PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik

Namun, apabila kebijakan PKM yang diterapkan Kota Semarang tidak ditaati dan masyarakat tetap tidak disiplin, bukan tidak mungkin kebijakan PSBB akan diambil nantinya.

"Yuk tolong dong semua taat. Kalau sudah PSBB, semua pasti akan terasa sakitnya. Maka ayo jangan sampai kita menaikkan status menjadi PSBB dengan cara disiplin dan taat aturan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Kota Semarang menjadi salah satu daerah di Jateng yang tertinggi kasus Covid-19.

virus corona dari kompas
virus corona dari kompas (virus corona dari kompas)

Berdasarkan situs resmi siagacorona.semarangkota.go.id pada Sabtu (2/5/2020) menyebutkan jumlah kasus positif di Kota Semarang mencapai 109 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 601 kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 298.

Sementara pasien yang sembuh tercatat 107 orang dan meninggal dunia 30 orang.

Di Surabaya saat ini tercatat 496 kasus positif, dengan 81 pasien sembuh dan angka kematian sebanyak 62 kasus.

Makassar sejauh ini mencatat 367 kasus, dengan 933 ODP, dan 403 PDP.

Baca: Kasus Positif Corona Rapid Test di Pabrik Sampoerna, Risma: Berawal dari PDP yang Tidak Jujur

WHO Sebut Indonesia berpotensi jadi episentrum

Dikutip dari Kontan.co.id, Regional Director WHO kawasan Asia Tenggara telah mengeluarkan sebuah media briefing sebagai peringatan dan saran kehati-hatian untuk negara di Asia Tenggara.

Ia berujar, gelombang episentrum wabah corona dari Amerika dan Eropa akan menuju Asia Tenggara.

Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG Diah Saminarsih menyampaikan bahwa potensi pergeseran gelombang episentrum wabah ke wilayah Asia Tenggara ini bisa jadi sangat besar jika tidak terkontrol dari sekarang.

Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara.

Update Covid-19 Jumat (17/4/2020).
Update Covid-19 Jumat (17/4/2020). (www.covid19.go.id)

Update kasus Corona di Indonesia

Data terakhir per Jumat (1/5/2020) kasus positif bertambah 433 pasien.

Dengan adanya penambahan tersebut, total pasien yang positif virus corona mencapai 10.551.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat sore.

"Konfirmasi positif 10.551," kata Yuri.

Baca: 53 Tenaga Kesehatan RSUP Dr. Sardjito yang Sempat Diisolasi Dipastikan Negatif Covid-19

Baca: Stres Tak Bisa Mudik Karena Lockdown, Pria Ini Tega Lempar Istrinya dari Lantai 7, Ini Kronologinya

Dia mengungkapkan, dari jumlah tersebut sebagian besar yang terjangkit Covid-19 adalah laki-laki daripada perempuan.

"Terdiri dari laki-laki 58 persen, wanita 42 persen. Artinya lebih banyak yang laki-laki terjangkit Covid-19," lanjut dia.

Dari jumlah itu, sebanyak 800 pasien meninggal dunia.

Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 1.591.

Artinya perbandingan jumlah kasus positif dan pasien sembuh adalah 1 : 10.

Baca: Ramadan di Tengah Corona, Aksi Blusukan Jokowi Bagi Sembako Dikritik, Sosiolog: Sebaiknya Dihindari

Baca: Dampak Covid-19, Film Tayang Streaming Kini Bisa Masuk Nominasi Piala Oscar 2021

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).KOMPAS.com/Dian Erika
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).KOMPAS.com/Dian Erika (KOMPAS.com/Dian Erika)

Yuri mengegaskan bahwa penularan Covid-19 masih terjadi di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, pemerintah tidak henti-hentinya mengimbau asyarakat untuk tetap beraktivitas dari rumah masing-masing.

"Tetap berada di rumah, menjadi kunci yang penting," ujar Yuri.

Sekalipun keluar rumah, dihiarapkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Mulai dari menggunakan masker, menjaga jarak fisik dengan orang lain, mencuci tangan setelah beraktivitas dan melakukan olahraga teratur.

Update virus corona di Indonesia dapat dilihat di situs resmi covid19.go.id

Baca: Achmad Yurianto

Baca: Virus Corona (Coronavirus)

Update kasus covid-19 di Indonesia
Update kasus covid-19 di Indonesia (www.covid19.go.id)

Berikut data pasien positif di Indonesia per 1 Mei 2020.

1. Aceh 11 orang

2. Bali 235 orang

3. Banten 418 orang

4. Bangka Belitung 19 orang

5. Bengkulu 12 orang

6. Daerah Istimewa Yogyakarta 104 orang

7. DKI Jakarta 4317 orang

8. Jambi 32 orang

9. Jawa Barat 1012 orang

10. Jawa Tengah 746 orang

11. Jawa Timur 1034 orang

12. Kalimantan Barat 61 orang

13. Kalimantan Timur 136 orang

14. Kalimantan Tengah 156 orang

15. Kalimantan Selatan 179 orang

16. Kalimantan Utara 115 orang

17. Kepulauan Riau 89 orang

18. Nusa Tenggara Barat 233borang

19. Sumatera Selatan 156 orang

20. Sumatera Barat 172 orang

21. Sulawesi Utara 45 orang

22. Sumatera Utara 117 orang

23. Sulawesi Tenggara 62 orang

24. Sulawesi Selatan 546 orang

25. Sulawesi Tengah 48 orang

26. Lampung 50 orang

27. Riau 42 orang

28. Maluku Utara 41 orang

29. Maluku 23 orang

30. Papua Barat 42 orang

31. Papua 210 orang

32. Sulawesi Barat 43 orang

33. Nusa Tenggara Timur 3 orang

34. Gorontalo 15 orang

Baca: Pemerintah Pangkas Belanja Pegawai Sebesar Rp 3,4 Triliun, PNS Dipastikan Tak Dapat Tukin Tahun Ini

Baca: Total Pasien Sembuh Tembus 1.015.183 Jiwa, Berikut Update Covid-19 di Seluruh Dunia 1 Mei 2020

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi/SO/Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Respons Ganjar soal Semarang Berpotensi Jadi Episentrum Baru Covid-19" dan  "UPDATE 1 Mei: Pasien Positif Covid-19 Mencapai 10.551"





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Kamu Harus Mati

    Kamu Harus Mati adalah sebuah film misteri yang
  • Film - Keluarga Suami Adalah

    Keluarga Suami Adalah Hama adalah sebuah film drama
  • Boah Sartika

    Lahir pada 8 Maret 2000, perjalanan Boah Sartika
  • Film - Gudang Merica (2026)

    Gudang Merica adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved