TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wilayah Jersey, Britania Raya dilaporkan akan melakukan Rapid Test massal pada akhir pekan ini.
Dilansir media lokal, dikutip BBC Jumat (1/5/2020), setidaknya dari 500 rumah tangga yang tinggal di daerah tersebut, akan dipilih secara acak untuk melakukan Rapid Test.
Peserta yang terpilih diminta datang ke salah satu dari tiga lokasi pengujian yang tersebar di seluruh pulau.
Jersey adalah sebuah pulau kecil di selatan Britania Raya yang merupakan daerah dependensi Britania Raya.
Wilayah dependensi adalah wilayah yang oleh karena suatu hal tidak dapat meraih kemerdekaan atau kedaulatan seperti layaknya sebuah negara.
Baca: Ayahnya Baru Saja Meninggal akibat Corona, Seorang Pekerja RS di Inggris Dibunuh Kelompok Bersenjata
Lokasinya berada dalam satu kesatuan pulau-pulau kecil di sekitar pulau Britania Raya.
Secara konstitusional, Jersey bukan merupakan bagian dari Britania Raya karena mempunyai identitas internasional terpisah.
Meski demikian, Britania Raya mempunyai tanggungjawab terhadap keamanan wilayah Jersey.
Pemerintahan wilayah Jersey dipimpin oleh konstitusional monarki, memiliki anggota dewan sendiri, serta memiliki sistem hukum dan kebijakan finansial sendiri.
Gubernur Jersey bertanggung jawab penuh dan merupakan representasi dari Ratu Britania Raya.
Di Jersey, uji Rapid Test dilakukan dengan menusuk jari peserta dan mendeteksi jika seseorang memiliki Covid-19.
Sekitar 1.500 orang dijadwalkan akan diuji setiap empat minggu untuk lebih memahami penyebaran virus.
Sebelumnya, diketahui pada awal bulan ini, pemerintahan Jersey telah memesan 10.000 paket Rapid Test.
Namun, otoritas lokal membutuhkan waktu setidaknya 10 hari untuk memeriksa performa alat pengujian tersebut.
Tahap pertama uji Rapid Test di Jersey akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 5 Mei 2020.
Setidaknya sekali tes, diperlukan waktu sekitar 10 menit.
Pemerintah setempat menyebut akan memerintahkan pejabat lokal guna menginformasikan bahaya penyebaran virus dan bagaimana cara mengurangi lockdown dengan cara yang hati-hati, bertahap, dan terkontrol.
Nantinya, hasil tes akan direkam secara terpisah untuk dibagikan kepada publik.
Pemerintah menambahkan bahwa pengujian juga akan diperluas ke sejumlah wilayah selama beberapa minggu ke depan.
Diketahui, wilayah Jersey telah melakukan uji rapid test sejak 9 April 2020.
-
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)