Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Dua Korban Tewas Tanpa Busana di Solo

Tersangka membunuh korban dengan mencampurkan racun dalam jus dan meminta korban meminumnya.


zoom-inlihat foto
pelaku-pembunuhan-kasus-pria-dan-wanita-yang-ditemukan-tewas-tanpa-busana.jpg
TribunSolo.com/Ryantono Puji
Pelaku pembunuhan kasus pria dan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di rumah kontrakan Jalan Pleret Utama RT 05 RW 12, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo digelandang polisi di Mapolresta, Rabu (15/4/2020).TribunSolo.com/Ryantono Puji


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Polisi menangkap pelaku pembunuhan kasus pria dan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di Solo.

Sebelumnya, pria dan wanita tersebut ditemukan tewas di rumah kontrakan di Jalan Pleret Utama, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Kedua korban tersebut bernama Sunarno dan Triyani.

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Purbo Anyar Waskito mengatakan, pelaku pembunuhan yaitu pria berinisial G alias C.

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil penyelidikan, dimana ditemukan indikasi tersangka berada di rumah (TKP) bersama dua orang korban.

Purbo mengungkapkan, pada saat kejadian beberapa saksi melihat tersangka keluar dari rumah kontrakan dan mengendarai sepeda motor.

Baca: Indonesia Corruption Watch Desak Jokowi Pecat Stafsus Andi Taufan atas Dugaan Penyalahgunaan Jabatan

Baca: Warga Jawa Timur Kini Lebih Mudah Pantau Persebaran Virus Corona Via WhatsApp dari Radar COVID-19

Tersangka kemudian sempat lolos saat polisi melakukan pengejaran.

"Kita kembangkan identitasnya yang bersangkutan kita amankan pada saat menuju ke bandara," terang dia.

Purbo menjelaskan, G membunuh korban dengan menggunakan racun.

“Benar dia melakukan pembunuhan dengan cara meracun korban,” ujar Purbo ketika konferensi pers di Mapolresta Solo, Rabu (15/4/2020) seperti dikutip dari Tribun Solo.

pelaku pembunuhan kasus pria dan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana
Pelaku pembunuhan kasus pria dan wanita yang ditemukan tewas tanpa busana di rumah kontrakan Jalan Pleret Utama RT 05 RW 12, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo digelandang polisi di Mapolresta, Rabu (15/4/2020).TribunSolo.com/Ryantono Puji

Racun tersebut dicampur ke dalam jus oleh G alias C.

Tersangka kemudian meminta korban Triyani yang berada di rumah kontrakan membuat minuman jus yang telah dicampuri racun tikus.

Jus tersebut pertama kali diminum oleh korban Sunarno.

Korban pun merasakan tubuhnya panas sehingga melepas semua baju yang dipakainya.

Tak hanya itu, tersangka juga meminta korban Triyani meminum jus yang telah dicampur racun itu.

Lokasi rumah kontrakan TKP penemuan mayat di Banjarsari, Solo
Lokasi rumah kontrakan TKP penemuan mayat di Banjarsari, Solo, Jumat (10/4/2020). TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO

Korban lalu merasakan badannya panas seperti yang dirasakan korban Sunarno.

"Tersangka meminta korban (Triyani) membuka bajunya agar tidak panas," terang Purbo.

Baca: Jelang Ramadan, Arab Saudi Imbau Salat Tarawih di Rumah : Semoga Allah Menerima Ibadah Kita

Baca: Nekat Masuk Indonesia Lewat Jalur Ilegal, 47 TKI dari Malaysia Diamankan Bakamla

Berdasarkan pemeriksaan sementara, diketahui motif pelaku ingin menguasai harta korban.

“Pelaku ingin menguasai uang yang dimiliki korban sebanyak Rp 725 juta,” lanjutnya.

Setelah mengetahui kedua korban tewas dalam kondisi tanpa busana, tersangka kemudian melarikan diri dengan membawa uang tunai milik Sunarno tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito di Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2020)
Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito di Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/4/2020).(KOMPAS.com/LABIB ZAMANI)

Dari pengakuan tersangka, uang Rp 725 juta itu akan digunakan oleh korban Sunarno untuk membeli tanah di wilayah Boyolali.

Mengetahui korban memiliki uang tunai, timbulah niat jahat tersangka untuk menguasai uang korban.

"Korban mau membeli tanah. Sudah ada kesepakatan dengan tersangka.

Tersangka yang mencarikan tanah," tutur dia.

Atas kejahatannya tersebut, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Solo, Jawa tengah menjerat C alias G dengan pasal Pembunuhan berencana.

Tersangka diduga membunuh Sunarno (49), warga Ciledug Tangerang di rumah kontrakan di Banyuanyar, Solo.

Warga RT 5 RW 12 Banjarsari, Solo, digegerkan penemuan dua jenazah di dalam sebuah rumah, Kamis (9/4/2020). Jenazah itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana.
Warga RT 5 RW 12 Banjarsari, Solo, digegerkan penemuan dua jenazah di dalam sebuah rumah, Kamis (9/4/2020). Jenazah itu ditemukan dalam kondisi tanpa busana. (TribunSolo.com/Ilham Oktafian)

Tersangka juga menghabisi nyawa Triyani (36), warga Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri yang saat itu berada di rumah kontrakan untuk menghilangkan saksi atau jejak.

"Hasil pemeriksaan kami motif pelaku ingin menguasai uang Rp 725 juta dan barang milik korban," terang Purbo.

Diberitakan sebelumnya, ditemukan mayat tanpa busana di Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2020) pukul 00.15 WIB.

Ketika ditemukan, dua korban tersebut mengeluarkan cairan dari mulut.

Korban pria adalah Sunarno (49) warga Cileduk, Kota Tangerang, Jawa Barat (Jabar) sedangkan sang wanita bernama Triyani (36), warga Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

(TribunnewsWiki.com/SO/TribunSolo.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Korban Tewas Tanpa Busana di Solo Diberi Minum Jus Campur Racun Tikus",





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved