Di Pulau Ini Kamu Mungkin Bisa Temukan Harta Karun, tapi Ancaman Mempertaruhkan Nyawa Menanti

Harta karun yang terkubur di pulau terpencil di Peru. Bahkan diperkirakan harta karun tersebut bernilai Rp14 triliun.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-pria-temukan-harta-karun.jpg
via tribun bangka
ilustrasi pria temukan harta karun


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Di pulau ini tersimpan harta karun senilai Rp 4 triliun.

Semua orang bisa mendapatkannya, namun ancaman mempertaruhkan nyawa menanti.

Legenda tentang keberadaan harta karun memang selalu menarik untuk dibahas.

Di antaranya adalah tentang harta karun yang terkubur di pulau terpencil di Peru.

Bahkan diperkirakan harta karun tersebut bernilai Rp14 triliun.

Baca: Konon Tersembunyi di Palestina, Ternyata Inilah Harta Karun Nabi Sulaiman yang Diincar Kaum Yahudi

Dilansir oleh Ladbible, harta itu dikuburkan di pulau Cocos oleh Kapten William Thompson, setelah dia memindahkannya dari ibu kota Peru, Lima.

Timbunan itu mengandung sejumlah besar koin perak berlian, dan patung emas Maria yang besar.

Menurut keterangan, Thompson seharusnya membawa harta itu ke Lima Meksiko tahun 1821 dengan kapalnya Mary Dear.

Namun mereka membunuh semua prajurit dan pendeta di atas kapal sebelum mengangkut kargo berharga ke pulau tempat dikuburkannya harta itu.

Baca: Pengusaha Kaya Ini Rela Bakar Uang Rp 10 Miliar Karena Tak Mau Berbagi Harta dengan Mantan Istri

Setelah keributan itu, mereka tidak pernah kembali, artinya harta itu masih ada di pulau itu.

Akhirnya, Thompson dan krunya ditegur atas tindakan itu, karena hanya kapten dan pasangan pertamanya yang tidak terbunuh.

Thompson dan pasangan tetap hidup dengan alasan bahwa mereka akan membawa pihak berwenang kembali ke pulau untuk mengambil harta itu.

Mereka kemudian kembali, begitu tiba di pulau itu mereka beristirahat. Tetapi kemudian melarikan diri ke hutan lebat.

Itu bukan satu-satunya cerita tentang harta yang disimpan di sana.

Inilah peta pulau cocos.
Inilah peta pulau cocos. (Ladbible)

Pada awal abad ke-19, bajak laut Portugis Benito Bonito meninggalkan tumpukan emas, perak dan permata di pulau itu.

Diperkirakan mereka juga membawa uang yang bernilai 300 juta dolar AS (Rp4,2 miliar) dalam mata uang hari ini.

Potongan-potongan harta itu ditemukan pada Mei 1856 oleh sekelompok tentara bayaran yang berusaha melarikan diri dari pertempuran di negara tetangga Nikaragua.

Mereka menggali rantai perunggu dan menemukan peti doubloons di sebuah gua.

Sekarang, pulau itu memikat para pemburu harta karun, untuk menjamahnya.

Menjadi warisan dunia UNESCO pulau ini merupakan tempat tinggal harimau di darat dan hiu di laut.
Menjadi warisan dunia UNESCO pulau ini merupakan tempat tinggal harimau di darat dan hiu di laut. (Ladbible)

Menjadi warisan dunia UNESCO pulau ini merupakan tempat tinggal harimau di darat dan hiu di laut.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved