Hari Ini dalam Sejarah: Matematikawan Ted Kaczynski Ditangkap setelah 16 Kali Mengirim Paket Bom

Ted Kaczynski meneror Amerika Serikat menggunakan bom yang disembunyikan dalam paket kiriman




Informasi awal

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Matematikawan Ted Kaczynski atau "Unabomber" ditangkap pada 3 April 1996 setelah diduga menjadi pelaku pengeboman bermodus paket kiriman.

Ted Kaczynski adalah mantan profesor matematika jenius yang membenci teknologi modern dan revolusi industri.

Selama 1978-1995, Ted Kacyznski mengirim 16 bom buatannya ke universitas, kantor perusahaan, rumah dan area publik di Amerika Serikat.

Serangkaian pengeboman ini membunuh tiga orang dan melukai puluhan lainnya.

Pada 1998, Ted Kaczynski akhirnya diputuskan dihukum penjara seumur hidup.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 2 April 1877 - Pertunjukan Perdana Akrobat Manusia Meriam

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 1 April 1976 - Steve Jobs dan Steve Wozniak Mendirikan Apple Computer

Sekilas Ted Kaczynski

Theodore John Kaczynski lahir pada 22 Mei 1942 di Evergreen Park, Illinois.

Kaczynski adalah anak yang cerdas dan menyukai matematika sejak kecil.

Dia masuk Harvard ketika barus berusia 16 tahun dan lulus pada 1962.

Setelahnya, dia melanjutkan studi matematika di University of Michigan dan mendapat gelar PHD pada 1967.

Kaczynski menjadi asisten profesor di University of California at Berkeley setahun kemudian.

Dia orang yang asosial dan ketika di Berkely dia mulai membenci teknologi dan kehidupan modern.

Memutuskan keluar dari kampus pada 1969, dia kemudian membeli tanah di dekat Lincoln Montana dan tinggal di sana.

Kaczynski tinggal di sebuah kabin berukuran sekitar 4 meter yang dibangunnya.

Di sana, dia tidak memiliki pemanas, listrik, dan fasilitas air.

Mayoritas waktunya dihabiskan dengan membaca buku dan menulis manuskrip yang akan dikenal sebagai Unabomber Manifesto.[2]

Mengirim bom

Kaczynski mulai menyebar teror pada 25 Mei 1975.

Sebuah paket dibungkus kertas cokelat ditemukan di University Of Illinois, Chicago, dan dikembalikan ke seorang yang diduga pengirimnya, seorang profesor di Northwestern University.

Karena sang profesor merasa tidak mengirimnya, dia menyerahkan pada petugas keamanan kampus.

Paket itu kemudian meledak dan melukai petugas tersebut setelah dibuka.

Pada akhir 1979, dua bom lainnya meledak, di Northwester dan di pesawat Amercan Airlines,

Paket bom lainnya meledak pada awal 1980 dan melukai presiden United Airlines.

FBI, ATF, dan US Postal kemudian menyelidiki kasus "UNABOM", sebuah kode untuk target "UNiversity and Airline BOMbing.

Namun, mereka kesusahan mengidentifikasi sang pengirim bom karena tidak meninggalkan jejak forensik.

Pelaku membuat bom menggunakan material-material yang bisa didapatkan di mana saja.

Sementara target para korban ternyata dipilih acak dari riset perpustakaan.

Pengeboman terus berlanjut, tetapi pelaku kemudian berani mengirim sebuah esai yang menjelaskan alasan dia melakukan pengeboman.

Dalam esai itu, dia membenci masyarakat modern.

FBI Kemudian menyebarkan esai itu dan berharap ada orang yang mampu mengidentifikasi pembuatnya.[3]

Dipenjara seumur hidup

Setelah esai disebarkan, saudara laki-laki Kacyznski yang bernama David mencurigai Kacyznski sebagai pelakunya.

David memberikan dokumen yang pernah ditulis saudaranya dan analisis linguistik menyatakan bahwa Kaczynski adalah penulis esai tersebut.

Pada 3 April 1996, dia ditahan dan mereka menemukan komponen pembuatan bom dan jurnal yang ditulis tangan.

Persidangan Kaczynski dimulai pada 1997 dan para ahli menyatakan dia memiliki kelainan mental.

Beberapa di antaranya menyebut Kaczynski menderita "Narcissistic Personality Disorder” dan schizophrenia.[4]

Pada 1998, dia akhirnya diputuskan dihukum seumur hidup di penjara tanpa adanya kemungkinan pembebasan bersyarat.[5]

(TribunnewsWiki/Febri)



Peristiwa Ted Kaczynski ditangkap setelah melakukan berbagai pengeboman
Pada 3 April 1996
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved