Tirta Mandira Hudhi (dr. Tirta)

Tirta Mandira Hudhi (dr. Tirta) adalah seorang dokter, pengusaha, aktivis, dan influencer kelahiran Surakarta pada 30 Juli 1991.


zoom-inlihat foto
dr-tirta1.jpg
Instagram/@dr.tirta
Tirta Mandira Hudhi

Tirta Mandira Hudhi (dr. Tirta) adalah seorang dokter, pengusaha, aktivis, dan influencer kelahiran Surakarta pada 30 Juli 1991.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan panggilan dr. Tirta adalah seorang dokter, pengusaha, aktivis, dan influencer.

Dr. Tirta lahir di Surakarta pada 30 Juli 1991.

Dr. Tirta menempuh pendidikan tingginya pada bidang kedokteran di Universitas Gadjah Mada (UGM) sejak tahun 2009.

Pada tahun 2013, ia lulus dari Universitas Gadjah Mada dan menjadi Dokter Muda di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta hingga 2015.

Selain itu, dr. Tirta juga pernah menjalani dinas di Puskesmas Turi Jakal KM 20 dan Rumah Sakit UGM.

Pada tahun 2018, dr. Tirta memutuskan untuk vakum dari dunia kesehatan dan memilih untuk menekuni usahanya.

Hingga tahun 2020, dr. Tirta telah memiliki beberapa usaha, di antaranya Shoes and Care, Tukutu Indonesia, dan Communion Management. (1)

Baca: Sudjiatmi Notomiharjo

Baca: Roy Sungkono

  • Karier Bisnis


Tirta Mandira Hudhi sukses menjalankan bisnis di usianya yang masih muda sekaligus memegang gelar sebagai dokter.

Tirta telah mendirikan usaha cuci sepatu Shoes and Care sejak tahun 2013.

Dokter muda ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar kampus.

Pria berkulit putih ini juga sempat menjadi anggota senat mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.

Tirta memulai bisnis cuci sepatunya dari kamar kosnya yang tidak terlalu besar.

Kamar tersebut kemudian dijadikan basecamp untuk mencuci sepatu-sepatu dari pelanggannya.

Pada awalnya, pelanggan-pelanggan dr. Tirta adalah teman-temannya sendiri.

Dr. Tirta memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan usahanya hingga akhirnya usahanya meluas dan berkembang.

Dr. Tirta bahkan cukup kewalahan saat banyak sepatu di kamarnya hingga ia harus tidur di luar kamar kosnya.

Pria kelahiran Solo ini memulai usaha cuci sepatu karena hobinya mengoleksi sepatu.

Dari hobinya tersebut, ia melihat peluang yang belum tersentuh oleh banyak penyedia jasa.

Shoes and Care milik dr. Tirta ini kemudian menjadi jasa perawatan premium sepatu pertama di Yogyakarta dan juga jasa perawatan premium sepatu pertama yang berbasis media sosial.

Aktif wara-wiri di berbagai platform media sosial, mengikuti berbagai event dan dilliput oleh berbagai media, bisnis ini sempat masuk dalam kategori 50 usaha yang paling dicari menurut data Google ID.

Keseriusan dr. Tirta dalam memulai bisnis ini kemudian berbuah manis, karena animo masyarakat terhadap jasa cuci sepatu tampak kian meningkat.

Hingga kini, Shoes and Care telah memiliki lebih dari 25 cabang di lebih di berbagai titik di Indonesia.

dr. Tirta juga aktif hadir dalam berbagai seminar maupun talkshow sebagai pembicara yang membagikan pengalaman juga memberikan motivasi khususnya bagi kaum entrepeneur muda.

Dokter muda ini mengaku bahwa menjadi dokter adalah sebagai bentuk pengabdian dirinya bagi masyarakat, karena dengan hal tersebut ia bisa memberi manfaat dan menjadi berkat bagi orang lain.

Sedangkan, untuk mendapatkan uang, dr. Tirta lebih memilih untuk berbisnis dan ia merasa Shoes and Care adalah tempatnya karena sesuai dengan passionnya.

Hingga kini, tidak hanya Shoes and Care yang menjadi wadahnya dalam berbisnis, dr. Tirta juga mendirikan usaha Tukutu Indonesia pada tahun 2015 dan Communion Management pada tahun 2018. (2)

Baca: Teuku Adifitrian (Tompi)

Baca: Pangeran Charles

  • Influencer dan Relawan Covid-19


Dr. Tirta menjadi salah satu influencer yang dipanggil oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Undangan tersebut diberikan pada dr. Tirta untuk membahas alokasi donasi yang dilakukan oleh para influencer agar tepat sasaran.

Dr. Tirta yang memiliki kepedulian tinggi terhadap wabah corona ini merasa terpanggil ketika Indonesia tengah melawan virus yang menyerang sistem imunitas dan pernapasan manusia ini.

Namun, ia sudah lama tidak melakukan praktek, sehingga ia tidak bisa langsung begitu saja kembali ke rumah sakit untuk menangani pasien.

Hal ini diungkap Tirta dalam video podcast bersama Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal YouTube.

Daripada membuang waktu untuk mengikuti pembiasaan dan prosedur tersebut, ia disarankan oleh dosennya untuk memberikan edukasi ke masyarakat terkait virus corona sebagai agen of change atau agen preventif.

Melalui media sosialnya, Tirta kemudian aktif memberikan edukasi pencegahan.

Karena menurutnya, pengobatan terbaik dalam dunia kedokteran adalah pencegahan.

Selain memberi edukasi, Tirta juga ikut menggalang dana yang difokuskan pada tiga hal, yaitu disinfektan untuk relawan agar menyemprot tempat umum, alat pelindung diri untuk tenaga medis dan hand sanitizer serta masker yang akan disebar rutin oleh polisi dan dia sendiri di stasiun dan tempat publik Jakarta.

Dr. Tirta kini aktif mengirimkan donasi ke rumah sakit-rumah sakit yang membutuhkan dan juga melakukan sendiri penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum. (3)

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Nama Tirta Mandira Hudhi (dr. Tirta)
Lahir Surakarta, 30 Juli 1991
Pendidikan Universitas Gadjah Mada
Pekerjaan Dokter
Pengusaha
Aktivis
Influencer
Instagram @dr.tirta








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved