Xenon

Xenon merupakan salah satu dari unsur gas mulia yang disimbolkan dengan Xe dan mempunyai nomor atom 54.


Xenon
Britannica.com
Xenon 

Xenon merupakan salah satu dari unsur gas mulia yang disimbolkan dengan Xe dan mempunyai nomor atom 54.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Xenon merupakan salah satu dari unsur gas mulia.

Xenon biasanya disimbolkan dengan Xe.

Unsur ini mempunyai nomor atom 54.

Xenon merupakan non logam dan tidak berwarna.

Unsur ini mempunyai titik leleh -118,8 oC atau 161,3 K.

Dengan titik didihnya -108,1 derajat C, 165 K

Xenon adalah jejak gas di atmosfer Bumi.

Ini diperoleh secara komersial dengan distilasi fraksional udara cair.

Xenon adalah gas berat langka, tidak berwarna serta tidak berbau.

Xenon bersifat inert terhadap sebagian besar bahan kimia. (1)(2)

Baca: Radon

Baca: Kripton

  • Penemuan


Xenon pada mulanya ditemukan oleh William Ramsay dan Morris Travers pada tahun 1898, di London, 

Mereka menemukannya di residu yang tersisa setelah udara cair didistilasi secara fraksional.

Analisis spektroskopi menunjukkan garis biru indah yang sebelumnya tak terlihat yang menunjukkan adanya elemen baru yang ternyata adalah xenon.

Travers menulis tentang penemuan mereka, “kripton kuning muncul sangat lemah, hijau hampir tidak ada.

Beberapa garis merah, tiga cemerlang dan berjarak sama, dan beberapa garis biru terlihat.

Nama xenon berasal dari kata Yunani ‘xenos’, yang berarti orang asing.

William Ramsay menerima Hadiah Nobel untuk Kimia pada tahun 1904 dan juga menemukan atau menemukan kembali gas mulia yaitu helium, neon, argon, dan krypton. (1)
 

Baca: Asam Urat


Xenon di alam terdiri dari sembilan isotop stabil.

Ada pula 20 isotop tidak stabil yang telah dikenali.

Sebelum tahun 1962, diasumsikan jika xenon dan gas mulia lainnya tidak dapat membentuk senyawa.

Beberapa tahun terakhir telah ditemukan bahwa xenon, seperti halnya unsur gas mulia lain, memang membentuk senyawa.

Di antara senyawa xenon tersebut yaitu natriun perxenat, xenon deuterat, xenon hidrat, difluorida, tetrafluorida dan heka fluorida.

Xenon trioksida, sangat eksplosif, sudah bisa dibuat.

Lebih dari 80 senyawa xenon sudah dibuat dengan xenon yang terikat secara kimiawi dengan fluor dan oksigen.

Beberapa senyawa xenon mempunyai warna.

Senyawa Xenon dengan logam telah dihasilkan dengan menggunakan tekanan ratusan kilobar.

Xenon dalam tabung vakum menghasilkan kilau biru yang indah ketika dieksitasi dalam pelepasan muatan listrik. (3)

Xenon
Xenon (Wikipedia.org)

  • Kegunaan


Gas ini digunakan dalam pembuatan tabung elektron.

Selain itu juga dalam lampu stoboskopik (lampu neon yang berkedip dengan frekuensi tertentu), lampu bakterisida, dan lampu yang digunakan untuk mengeluarkan laser rubi yang menghasilkan sinar yang koheren.

Xenon digunakan dalam medan energi nuklir dalam bejana ggelembung udara, probe, dan penerapan lainnya di mana dibutuhkan bobot atom tinggi.

Senyawaa perxenate digunakan kimia analisis sebagai zat oksidator.

Xe-133 dan Xe-135 dihasilkan oleh iradiasi neutron dalam reaktor nuklir dingin.

Xe-133 mempunyai banyak kegunaan sebagai isotop.

Unsur ini tersedia dalam kontainer gas dalam kaca bersegel dengan tekanan standar.

Xenon tidak beracun tapi senyawanya sangat beracun karena sifat oksidatornya yang sangat kuat. (4)

  • Bahaya


Terhirup: Gas ini lembam serta diklasifikasikan sebagai asfiksia sederhana.

Inhalasi dalam konsentrasi yang berlebihan bisa menyebabkan pusing, mual, muntah, kehilangan kesadaran, dan kematian.

Kematian bisa disebabkan oleh kesalahan dalam penilaian, kebingungan, atau hilangnya kesadaran yang mencegah penyelamatan diri.

Pada konsentrasi oksigen rendah, ketidaksadaran dan kematian bisa terjadi dalam hitungan detik tanpa peringatan.

Efek gas asphyxiant sederhana sebanding dengan sejauh mana mereka mengurangi jumlah (tekanan parsial) oksigen di udara yang dihirup.

Oksigen dapat berkurang sampai 75% dari persentase normal di udara sebelum gejalanya cukup meningkat.

Hal ini pada pasalnya membutuhkan adanya asfiksia sederhana dalam konsentrasi 33% pada campuran udara dan gas.

Bila asfiksia sederhana mencapai konsentrasi 50%, gejala yang ditandai bisa terlihat.

Konsentrasi 75% berakibat fatal dalam hitungan menit.

Gejala: Gejala pertama yang dihasilkan oleh asphyxiant sederhana adalah respirasi cepat dan kekurangan oksigen.

kesadaran diri berkurang dan koordinasi otot terganggu.

Pemutusan akan menjadi salah dan semua syaraf tertekan.

Ketidakstabilan emosional sering terjadi dan kelelahan terjadi dengan cepat.

Seiring perkembangan asfiksia, mungkin ada mual dan muntah serta kehilangan kesadaran, dan akhirnya kejang, koma dan bahkan berujung dengan kematian.

Hal ini tidak dianggap sebagai karsinogen. (4)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaa)



Nama Xenon
Simbol Xe
Golongan Gas Mulia
Nomor Atom 54
   


Sumber :


1. sainskimia.com
2. www.pinterpandai.com
3. www.dosenpendidikan.co.id
4. www.mastah.org


Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved