TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kabar duka sedang menyelimuti tanah air, ketika di tengah musibah bencana virus corona, ibunda Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/3030).
Sudjiatmi Notomiharjo meninggal dunia di Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara (DKT) Slamet Riyadi, Surakarta / Solo, Jawa Tengah di Jalan Slamet Riyadi, Purwosari, Laweyan.
Ibunda yang mendukung penuh Jokowi maju dua periode menjadi presiden ini meninggal dunia dalam usia 77 tahun karena penyakit kanker yang telah dideritanya sejak 4 tahun terakhir.
Kakak kandung Iriana Jokowi, Haryanto membenarkan informasi meninggal dunianya nenek dari Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Baru saja, pukul 16.45 WIB," ungkapnya kepada TribunSolo.com.
Berita meninggalnya Sudjiatmi Notomiharjo ini dikonfirmasi oleh salah satu staf khusus Presiden, Angkie Yudistia.
"Iya betul, saya juga mendapatkan info tersebut dari sekretaris pribadi Bapak ( Jokowi)," ujar Angkie pada Rabu sore, dikutip dari Kompas.com.
Baca: Ibunda Jokowi, Sudjiatmi Notomihardjo Meninggal Akibat Kanker yang Telah Dideritanya Selama 4 Tahun
Ke Rumah Duka
Sekitar 18.41 WIB, ambulans telah meninggalkan rumah sakit bersama rombongan iringan di belakangnya.
Jenazah Sudjiatmi Notomihardjo dibawa ke rumah duka di kediaman Presiden Joko Widodo di daerah Kelurahan Sumber, Surakarta, tepat di belakang rumah kediaman Joko Widodo.
Rombongan juga sudah meninggalkan rumah sakit, terlihat beberapa petugas berada di luar rumah sakit.
Beberapa pejabat yang datang selain TNI-Polri, juga terdapat Wali Kota Surakarta, FX Hady Rudyatmo dan Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang datang ke rumah duka meminta masyarakat untuk mengirimkan doa bagi almarhumah.
Baca: Kasih Sayang Sudjiatmi Notomiharjo untuk Jokowi, Antar Jemput Sekolah Hingga Restui Masuk Politik
Pernyataan Presiden Joko Widodo di Rumah Duka
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tiba di Surakarta, Jawa Tengah pada sekitar pukul 17.52 WIB.
Menggunakan pesawat kepresidenan, beliau tiba untuk melihat almarhumah yang mempunyai kenangan banyak bersamanya.
Di rumah duka di Kelurahan Sumber, Surakarta, Jawa Tengah, Presiden Jokowi memberikan pernyataan kepada media.
Bismillahirahmanirahim, Assalamualaikum Wr. Wb.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Tadi sore pada jam 16.45, telah berpulang kehadirat Allah SWT, ibunda kami, bu Sudjiatmi Notomihardjo yang kita tahu bahwa ibu ini sudah empat tahun menderita sakit yaitu kanker dan sudah berobat, kita semua sudah berusaha berikhtiar.
Pertamanya di rumah sakit RSPAD, Gatot Subroto, tetapi memang Allah sudah menghendaki.
Atas nama keluarga besar, saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan khusnul khotimah.
Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Terima kasih, wasalamualaikum wr. wb.
Saat ditanya media perihal lokasi pemakaman, Presiden Joko Widodo menjelaskan lokasi pemakaman berada di Desa Mundu, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Rencana pemakaman, inshaallah besok jam 1 siang, di pemakaman di Mundu di Kabupaten Karanganyar. Terima kasih", kata Jokowi yang lantas mengakhiri pernyataan tersebut kepada media.
Doa di Rumah Masing-Masing
Ganjar Pranowo yang turut melayat ke rumah duka mengimbau masyarakat yang ingin melayat dan mendoakan almarhumah dapat melalui rumah masing-masing.
Harapan tersebut disampaikan keluarga besar Joko Widodo melalui Ganjar Pranowo.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas ucapan duka dan doa yang diberikan masyarakat kepada almarhumah.
"Keluarga berharap agar besok kalo bisa mendoakan dari rumah masing-masing, agar tidak terjadi kerumunan, dan tentu keluarga akan sangat bahagia, akan sangat senang, akan sangat menghormati jika warga masyarakat semuanya bisa mendoakan dari rumah," kata Ganjar Pranowo kepada Reporter Tribun Video, Rabu malam (25/3/2020).
"Dan doa dari rumah buat keluarga itu jauh sangat cukup sekali dan keluarga tahu betul apa yang kemudian dirasakan oleh masyarakat dan keinginannya. Saya kira pesan pendek ini ingin kita sampaikan kepada seluruh masyarakat, sekali lagi, agar semua besok bisa mendoakan dari rumah saja" tambahnya.
"Itu yang ingin saya sampaikan, pesan yang pendek dari keluarga" kata Ganjar yang berdiri di antara Kapolda dan Pangdam Jawa Tengah.
Baca: Wafat di Usia 77 Tahun, Ibunda Jokowi Hembuskan Napas Terakhir di RST Slamet Riyadi Surakarta
Lokasi Pemakaman
Ganjar juga membenarkan informasi terkait pemakaman almarhumah yang dilaksanakan pada pukul 1 siang di Karanganyar Jawa Tengah.
"Besok jam 1 di Karanganyar" kata Ganjar Pranowo
Adapun lokasi pemakaman jenazah Sujiatmi akan berada di makam keluarga di Desa Mundu, Gondangrejo, Karanganyar.
Pemilihan lokasi pemakaman dilaporkan lantaran keluarga besar Jokowi banyak dimakamkan di desa tersebut.
Ucapan Duka Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Poernomo
"Pak Rudi dan saya merasa kehilangan betul akan tokoh bu Noto. Beliau adalah sosok yang luar biasa, ringan tangan, kemana-mana hadir kalau diundang, khususnya di pengajian-pengajian yang diadakan oleh rakyat.
Kita tidak menduga secepat ini beliau, kita hanya mendengar beliau dirawat di rumah sakit DKT kok tau-tau tadi sore meninggal dunia.
Saat ditanya media kapan terakhir berjumpa dengan almarhumah, kandidat Wali Kota Solo ini menyebut bahwa ibunda Jokowi merupakan sosok yang ramah.
Ya sering ketemu di setiap undangan, beliau itu sering datang di undangan, beliau itu orangnya enteng (ringan/ramah)" kata Achmad Poernomo.
-
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)