Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang terjadi karena membengkaknya cairan aqueous humour di dalam mata yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kebutaan.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-mata-penyakit-glaukoma.jpg
klinikmatanusantara.com
Ilustrasi Mata, Penyakit Glaukoma

Glaukoma adalah penyakit mata yang terjadi karena membengkaknya cairan aqueous humour di dalam mata yang bisa menyebabkan seseorang mengalami kebutaan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Glaukoma adalah penyakit mata yang menyebabkan kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata.

Meningkatnya tekanan bola mata tersebut diakibatkan karena adanya gangguan sistem carian mata.

Gejala yang timbul dari kelaianan mata ini adalah gangguan penglihatan, nyeri pada mata, dan sakit kepala.

Meningkatnya tekanan pada bola mata tersebut bisa merusak saraf optik.

Ketika terjadi gangguan pada sistem aliran cairan, hal tersebut akan menyebabkan penimbunan cairan aqueous humour dan meningkatkan tekanan pada bola mata. (1)

 Secara perlahan, Glaukoma menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan. (2)

Ada beberapa jenis kondisi tekanan pada bola mata ini, diantaranya glaukoma sudut terbuka, glaukoma sudut tertutup, glaukoma tekanan normal, glaukoma kongenital dan glaukoma sekunder.

Jenis yang paling sering terjadi yaitu glaukoma sudut terbuka.

Data yang dihimpun WHO pada 2010 menunjukan, 39 juta orang di dunia menderita kebutaan dan 3,2 juta di antaranya disebabkan oleh glaukoma. 

Baca: Skoliosis

Baca: Obsessive compulsive disorder (OCD)


Penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan di dalam mata (tekanan intraokular), baik akibat produksi cairan mata yang berlebihan.

Glaukoma juga disebabkan akibat terhalangnya saluran pembuangan cairan tersebut.

Tekanan ini dapat merusak serabut saraf retina, yaitu jaringan saraf yang melapisi bagian belakang mata, dan saraf optik yang menghubungkan mata ke otak.

Hingga kini, belum jelas kenapa produksi cairan mata bisa berlebihan atau kenapa saluran pembuangannya bisa tersumbat.

Berikut gejala glaukoma yang umumnya dialami pengidap:

  • Nyeri pada mata
  • Sakit kepala
  • Melihat bayangan lingkaran di sekeliling cahaya
  • Mata memerah
  • Mual atau muntah
  • Mata berkabut (khususnya pada bayi)
  • Penglihatan yang makin menyempit hingga akhirnya tidak dapat melihat obyek sama sekali (3)

Baca: Lordosis


Berdasarkan gangguan yang terjadi pada sistem aliran cairan mata, glaukoma terbagi menjadi beberapa jenis, yakni:

Glaukoma sudut terbuka

Glaukoma jenis ini merupakan kondisi yang paling banyak terjadi.

Pada glaukoma sudut terbuka, saluran pengalir cairan aqueous humour hanya terhambat sebagian karena trabecular meshwork mengalami gangguan. 

Trabecular meshwork adalah organ berupa jaring yang terletak di saluran pengalir cairan aqueous humour.

Glaukoma sudut tertutup

Pada tipe ini, saluran pengalir cairan aqueous humour tertutup sepenuhnya.

Glaukoma sudut tertutup akut atau yang terjadi secara tiba-tiba merupakan kondisi darurat dan membutuhkan penanganan dengan segera.

Glaukoma menjadi penyebab kebutaan terbanyak kedua di dunia setelah katarak. (4)

Baca: Kifosis


Pengobatan Glaukoma terbagi menjadi empat jenis, diantaranya:

1. Penggunaan obat tetes mata

Obat tetes mata untuk mengobati glaukoma merupakan obat tetes khusus yang didapatkan di dokter setelah seseorang didiaknosa menderita Glaukoma

Obat tetes mata untuk glaukoma yang paling sering diresepkan dokter adalah golongan analog prostaglandin dan golongan antagonis β-adrenergik.

2. Obat minum

Ada dua pilihan obat minum, yaitu:

Golongan inhibitor karbonik anhidrase dan golongan hiperosmotik. 

Akan tetapi, risiko efek samping obat minum lebih tinggi daripada obat tetes mata.

3. Laser

Ada dua jenis laser yang dapat dilakukan untuk membantu menguras kelebihan cairan dari bola mata, yaitu:

Trabekuloplasti, tindakan ini biasa dilakukan untuk orang yang memiliki glaukoma sudut terbuka.

Laser membantu agar sudut yang menjadi tempat drainase dapat bekerja secara lebih maksimal.

Jenis yang kedua yaitu Iridotomi, tindakan ini dilakukan untuk kasus glaukoma sudut tertutup.

Iris Anda akan dilubangi dengan menggunakan sinar laser agar cairan dapat mengalir lebih baik.

4. Operasi

Operasi glaukoma umumnya dilakukan pada kasus-kasus yang sudah tidak lagi dapat membaik dengan obat-obatan.

Operasi biasanya berlangsung selama 45-75 menit.

Tindakan pembedahan yang umum untuk mengobati kondisi ini, termasuk:

  • Trabekulektomi, dilakukan dengan membuat sayatan kecil di bagian putih mata dan juga pembuatan kantong di daerah konjungtiva (bleb). Dengan demikian, kelebihan cairan dapat mengalir melalui sayatan tersebut menuju kantong bleb dan kemudian diserap oleh tubuh.
  • Alat drainase glaukoma. Tindakan ini berupa pemasangan implan serupa pipa untuk membantu mengalirkan ekstra cairan dalam bola mata. (5)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Glaukoma
Jenis Penyakit Penyakit Mata
Tanda-tanda Penyakit Hilangnya penglihatan, mata sakit dan perih, mata bernanah
   


Sumber :


1. www.alodokter.com
2. hellosehat.com
3. www.halodoc.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved