Setelah MotoGP, Kini F1 Tunda 6 Balapan Akibat Virus Corona, Regulasi Baru Ikut Kena Getahnya

Wabah virus corona memberi pukulan besar kepada ajang Formula 1 (F1). Tak hanya penundaan balapan, regulasi teknis baru ikut terkena getahnya.


zoom-inlihat foto
f11.jpg
Andrej ISAKOVIC / AFP
Formula 1 Bahrain 2020, ditunda.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ajang balap jet darat yakni Formula One atau F1 bergerak cepat untuk mengantisipasi ancaman pandemi virus corona yang merajalela akhir-akhir ini.

Setelah dikritik keras karena pembatalan seri balap pembuka yang dinilai lambanotoritas F1 pun akhirnya menahan sementara penyelenggaraan semua event yang dinilai tidak aman.

Tidak main-main, ada enam seri balap yang akan ditunda oleh F1.

F1 GP Belanda, Spanyol, dan Monako kini sudah masuk dalam daftar tunggu menyusul China, Bahrain dan Vietnam.

GP Belanda sebelumnya direncanakan menjadi seri pembuka pada 1-3 Mei namun urung digelar.

Pun begitu dengan GP Spanyol (8-10) dan GP Monaco (21-24 Mei).

F1 2020 akan dimulai dengan balapan GP Azerbaijan di Sirkuit Kota Baku pada 7 Juni.

Baca: Update Virus Corona: Sembilan Pemain di Liga Spanyol Dinyatakan Positif Covid-19

Baca: Liga 1 Diliburkan Akibat Corona, Inilah Aktivitas Persib Bandung dan Persebaya Surabaya

"F1, FIA, dan tiga promotor telah mengambil keputusan ini demi memastikan kesehatan dan keselamatan staf perjalanan, kontestan kejuaraan dan fan," tulis F1 dalam laman resmi.

"F1 dan FIA berharap bisa memulai musim kejuaraan 2020 sesegera mungkin setelah Mei ketika situasi aman dan terus memonitor perkembangan Covid-19 secara reguler."

Selain balapan, regulasi teknis baru juga ikut diundur.

Kerugian finansial yang dialami akibat situasi tidak menentu membuat semua tim sepakat untuk menunda peraturan anyar ke musim 2022.

Balapan F1.
Balapan F1. (modern.az)

Baca: Kisruh Formula E: Bungkamnya Anies dan Istana Negara Terancam Banjir Jika Monas Diaspal

Baca: MotoGP 2020 Ditunda karena Wabah Corona, Fabio Quartararo Habiskan Waktu Luang dengan Memasak

"Karena situasi keuangan yang bergejolak, telah disepakati bahwa tim akan menggunakan sasis 2020 pada musim 2021," begitu bunyi keterangan resmi dari F1.

"Potensi pembekuan berbagai komponen lain akan dibahas pada waktunya."

"Implementasi regulasi finansial akan berjalan sesuai rencana pada 2021. FIA, F1, dan tim sedang membahas langkah lebih lanjut untuk menghemat anggaran secara signifikan."

MotoGP sudah terdampak

Wabah corona yang meluas membuat kalender MotoGP 2020 berantakan.

MotoGP ronde pembuka di Qatar dibatalkan dan ronde Thailand, Amerika Serikat, dan Argentina juga terpaksa ditunda.

Saat ini Italia menjadi negara Eropa yang terdampak corona paling parah.

Padahal negara tersebut memiliki jumlah pembalap dan tim MotoGP yang banyak.

Dilansir dari Motorplus-online.com, balapan yang terus ditunda juga berdampak pada pendapatan pembalap MotoGP itu sendiri.

Livio Suppo, mantan manajer tim Respol Honda, mengakuinya dan pembalap tidak bisa terus digaji saat balapan libur atau dibatalkan.

Baca: Meski Virus Corona Bubarkan Liga Inggris, Liverpool Tetap Masih Bisa Juara

Livio Suppo, mantan manajer Repsol Honda
Livio Suppo, mantan manajer Repsol Honda (MotoGP)

Para pembalap MotoGP juga memiliki kontrak termasuk dengan pihak sponsor dan ada beberapa klausul yang harus dipenuhi.

"Para sponsor tidak akan membayar biaya sponsor termasuk untuk para pembalap. Hal ini berlaku jika balapan ditunda atau dibatalkan. Itu artinya pembalap tidak akan mendapat bayaran," kata Suppo dikutip dari GPOne.com.

Menurutnya, gaji pembalap terkait dua hal, yakni performa si pembalap itu sendiri dan hal image.

Jika hal pertama tertunda atau ada masalah, maka pembayaran secara otomatis akan dihentikan.

Namun, semua tergantung pada kebijakan masing-masing tim balap.

Kemungkinan masih ada beberapa pembalap yang tetap digaji walaupun balapan ditunda sampai waktu yang belum bisa dipastikan.

Pembalap MotoGP Valentino Rossi Jadi Duta Kampanye Menghadapi Wabah Corona di Italia

Wabah corona yang semakin meluas membuat penyelenggaraan MotoGP benar-benar terganggu.

Jika tidak perubahan, maka ronde Argentina akan menjadi balap pembuka MotoGP 2020.

Italia menjadi salah satu negara yang paling parah terdampak wabah corona.

Bahkan, kampung halaman Valentino Rossi turut diisolasi karena virus tersebut.

Selain Spanyol, saat ini Italia menjadi negara yang memiliki banyak pembalap yang berkompetisi di kejuaraan dunia.

Setelah negara itu diisolasi, pihak pemerintah kemudian menggandeng para pembalap MotoGP, di antaranya adalah Valentino Rossi. 

Baca: Jika Valentino Rossi Pensiun, Tim dan Akademi Balap The Doctor Diyakini Tetap Ramaikan MotoGP

Para pembalap VR46 Riders Academy melakukan kampanye pencegahan virus corona
Para pembalap VR46 Riders Academy melakukan kampanye pencegahan virus corona (Instagram.com/vr46ridersacademyofficial)

Valentino Rossi menjadi duta kampanye menghadapi wabah virus corona. 

Warga Italia disarankan tidak melakukan aktivitas atau berada keramaian publik. 

Akan lebih baik jika mereka tetap tinggal di rumah dan mengurangi kegiatan di ruang publik secara beramai-ramai. 

Kampanye itu bertemakan 'Distanti Ma Uniti’ yang artinya “Meski Berjauhan Tetap Bersatu” dan Valentino Rossi ikut dalam kampanye.

Tampak Valentino Rossi berpose dengan mengangkat tangan kanannya dan di bawahnya tertera tulisan Distanti Ma Uniti. 

Dia mengajak seluruh warga Italia untuk tidak panik dan mengurangi aktivitas di ruang publik serta keramaian untuk mengurangi penyebaran virus corona. 

Kampanye Distanti Ma Uniti ini tak hanya melibatkan Valentino Rossi, melainkan juga sosok idola lainnya, misalnya Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati), Leonardo Bonucci (pesepakbola klub Juventus) dan banyak lagi.

Terisolasinya negara Italia makin membuat jadwal MotoGP 2020 tidak jelas.

Terlebih lagi cukup banyak pembalap MotoGP 2020 yang berasal dari Italia.

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Artikel ini sudah tayang di Bolasport.com dengan judul "F1 Tunda 6 Balapan, Regulasi Baru Ikut Terkena Getahnya".





Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved