Bersiap Hadapi Corona, Ganjar Pranowo Gandeng RS Swasta: Kita Siapkan 303 Ruang Isolasi Covid-19

Gandeng RS Swasta dan tokoh daerah, Ganjar Pranowo siapkan 303 ruang isolasi untuk tangani masalah infeksi virus corona di Jawa Tengah.


zoom-inlihat foto
vaksin-covid-19-virus-corona.jpg
pixabay.com
Ilustrasi wabah Covid-19. Gandeng RS Swasta dan tokoh daerah, Ganjar Pranowo siapkan 303 ruang isolasi untuk tangani masalah infeksi virus corona di Jawa Tengah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan informasi terkini terkait data monitoring kasus Covid-19.

Dikutip dari laman corona.jatengprov.go.id, update Kamis (19/2/3030) pukul 17.00 WIB terdapat 2.202 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Disisi lain, sebanyak 97 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih menjalani perawatan medis.

Berdasarln update dari laman tersebut, pasien dengan Covid-19 di Jawa Tengah berjumlah 12 orang.

Angka tersebut meningkat sebanyak 6 orang dari informasi yang dirilis oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Selasa, (17/3/2020).

12 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut kini masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit, yaitu:

  • 3 pasien dirawat di RS Dr. Moewardi Solo,
  • 3 pasien dirawat di RS Dr. Kariyadi Semarang,
  • 1 pasien dirawat di RS Tidar Magelang, dan 
  • 2 pasien di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang.

Tak hanya merilis jumlah ODP, PDP dan kasus positif Covid-19, laman tersebut memuat data 3 kasus pasien terinfeksi virus corona yang meninggal dunia/

2 pasien meninggal dunia sebelumnya dirawat di RS Dr. Moewardi Solo.

Sedangkan 1 lainnya sempat dirawat di RS Dr. Kariyadi Semarang.

Baca: Update Corona di Jawa Tengah, 12 Orang Positif Covid-19, 3 Pasien Dinyatakan Meninggal Dunia

Baca: BUMN Pesan 500 Ribu Alat Tes Canggih, 15 Menit Bisa Deteksi Corona: Masih Tunggu Izin Kemenkes

Ganjar Pranowo gandeng Rumah Sakit Swasta dan siapkan 303 ruang isolasi

Tangkap layar halaman muka laman corona.jatengprov.go.id.
Tangkap layar halaman muka laman corona.jatengprov.go.id. (corona.jatengprov.go.id)

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengkonfirmasi dan membernarkan data jumlah kasus virus corona di daerah pimpinannya tersebut.

"Ada penambahan pasien yang dirawat ada 97 (PDP), ada 12 yang positif, sampai hari ini 9 dirawat, dan 3 meninggal," ujar Ganjar, seperti dikutip dari siaran langsung YouTube Kompas TV, Kamis (19/3/2020).

Untuk itu, Ganjar menegaskan pihaknya kini tengah mempersiapkan ruang isolasi  untuk menampung pasien corona.

Dikutip dari Tribunnews.com, pihak Pemprov Jawa Tengah kini juga mulai menggandeng sejumlah rumah sakit swasta untuk merawat pasien corona di Jateng.

"Kita menyiapkan 303 ruang isolasi, ada 56 rumah sakit yang kita siapkan." kata Ganjar.

"Kami mengajak rumah sakit swasta, sambil berjalan satu per satu, sehingga partisipasi dari pemilik rumah sakit mulai berjalan," jelasnya.

Ajak tokoh mastyarakat untuk sosialisasikan virus corona

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo didampingi Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan, Yulianto Prabowo (kiri) mengumumkan satu pasien baru positif corona di Kota Semarang dan satu PDP meninggal di Moewardi. Pasien yang meninggal belum diketahui hasil pemeriksaannya apakah negatif atau positif, Kamis (19/03/20). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Selain membahas masalah fasilitas kesehatan, Ganjar juga melibatkan sejumlah pihak untuk menangani penyebaran virus corona.

Hal tersebut lantaran menurut Ganjar, masih banyak masyarakat yang menganggap pandemi corona adalah hal yang biasa saja.

"Preventif (pencegahan) yang kita lakukan, kita harus banyak melibatkan tokoh agama, masyarakat, netizen (warganet), termasuk TNI/Polri," tegas Ganjar.

"Ini bagian yang harus dilakukan lebih masif lagi, karena sebagian orang masih menganggap (corona) ini hal biasa," lanjutnya.

Jika sudah demikian maka langkah pencegahan seperti imbauan pada masyarakat untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah dapat terlaksana dengan baik.

"Jadi dia (masyarakat) sendiri harus survive, contohnya saat dia harus bekerja di luar rumah, tentunya ini harus ada protokol," katanya.

Tak hanya itu, sang gubernur juga mengatakan pihaknya telah melakukakan koordinasi dengan pejabat setingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah.

"Kita sudah komunikasi secara intens dengan bupati/wali kota, mereka kita minta untuk mengecek satu per satu," ungkap Ganjar.

"Mereka menyampaikan beberapa keluhan, seperti rumah sakitnya di-support, saya kira sama lah," ungkapnya.

Ganjar berharap, Indonesia bisa mencontoh negara Korea Selatan yang siap memproduksi masker dalam jumlah besar sesuai kebutuhan masyarakatnya.

"Tugas kita dari pemerintah untuk menggenjot ini agar Indonesia siap seperti Korea yang bisa menyediakan masker," terang Ganjar.

"Kami di daerah karena tak bisa sendiri, jadi kami harus berkoordinasi dengan pusat," imbuhnya.

Baca: Begini Hasil Tes Corona Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana

Baca: Apakah Boleh Ganti Salat Jumat dengan Salat Zuhur demi Hindari Virus Corona? Begini Penjelasan MUI

Baca: Penanganan Covid-19, Jokowi Ingatkan Warga Agar Tidak Liburan : Berisiko Sebarkan Corona!

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, TRIBUNNEWS/Nuryanti)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Ganjar Pranowo Siapkan Rumah Sakit dan Libatkan Sejumlah Tokoh untuk Tangani Corona"





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved