Ikut Berperan Melawan Corona, FKUI Buat 420 Liter Hand Sanitizer untuk Dibagikan ke Masyarakat

Departemen Kimia FKUI berencana membuat 420 Liter hand sanitizr yang akan didonasikan ke rumah sakit, sekolah, dan masyarakat umum.


zoom-inlihat foto
fkui-buat-420-liter-hand-sanitizer.jpg
twitter/KampusUpdate
Departemen Kimia FKUI buka pengumuman volunteer untuk proses pembuatan hand sanitizer sejumlah 420 L yang nantinya akan dibagikan ke masyarakat.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Departemen Kimia Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) membuat pengumuman tentang volunteer atau relawan untuk membantu mereka membuat hand sanitizer.

Pengumuman tersebut viral di twitter dan mendapat reaksi positif dari berbagai kalangan.

Pasalnya, dari kegiatan tersebut, hasil produksi hand sanitizer yang dibuat, sebagian besar akan diberikan ke rumah sakit-rumah sakit dan sekolah.

Dikutip dari twitter @KampusUpdate, FKUI membuat sebuah selebaran berisi pengumuman tentang pembuatan hand sanitizer dalam skala besar yang membutuhkan bantuan dari para relawan.

Relawan tersebut akan ikut dalam pembuatan hand sanitizer yang mulai diproduksi pada hari Senin (16/3/2020) lalu.

“Halo Teman Baik, Kami dari Dept. Kimia Kedoteran FKUI, membutuhkan volunteer untuk membantu produksi hand sanitizer, yang mana peruntukannya sebagian besar untuk didonasikan ke rumah sakit dan sekolah.”

“Kami mengharapkan bantuan teman-teman yang bersedia membantu, agar hand sanitizer kita bisa dimanfaatkan untuk banyak masyarakat Indonesia,”

“Kami akan mulai memproduksi hari Senin, tanggal 16 Maret 2020, mulai pukul 8.00 WIB di Dept. Kimia Kedoteran FKUI,”

Baca: 2 Pesan Penting Nadiem Makarim Terkait Pencegahan Penyebaran Virus Corona, Bekerja di Rumah!

Baca: Update Virus Corona 17 Maret 2020: Total 79.113 Pasien Sembuh, 7085 Meninggal dari 174.364 Kasus

Dilansir dari Kompas.com, produksi pembuatan hand sanitizer yang dilakukan oleh FKUI tersebut berencana akan dibuat sebanyak 420 Liter.

Staf Pengajar Departemen Kimia Kedokteran FKUI, Rafika Indah membenarkan kegiatan itu, namun saat ini kuota relawan sudah terpenuhi dan proses produksi sudah siap dilaksanakan.

“Untuk pesanan minggu ini, kebanyakan pesanan dari teman-teman dosen dan dokter yang memang mau bagi-bagi hand sanitizer. (Rencana total produksi) Minggu ini 420 liter,” kata Fika kepada Kompas, Minggu (15/3/2020).

Namun, untuk mendapatkan hand sanitizer yang dibuat oleh Departemen Kimia FKUI, pemesan dimintai biaya Rp 5.000 untuk setiap botol yang berisi 100 ml.

Biaya tersebut adalah biaya pengganti bahan dan kemasan.

“Niat kami hanya membantu, kami enggak ambil untung sama sekali. Kami hanya membantu pembuatannya,” lanjutnya.

Baca: 4 Kesalahan Sederhana yang Berpotensi Membuat Penyebaran Virus Corona Semakin Masif

Nantinya, hand sanitizer yang dibuat akan dialokasikan khusus ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Kalau rumah sakit, sejauh saya tahu ke RSCM. Kalau sekolah-sekolah, ini dari teman dosen FKUI yang mau memberikan donasi ke sekolah anak-anaknya, tapi kurang tahu daerahnya mana saja,” jelasnya.

Walaupun begitu, nantinya tetap akan ada hand sanitizer yang dibagikan secara cuma-Cuma.

“Kami juga bagi-bagi gratis selama seminggu ini (dengan ketentuan) 100ml/orang, harus ambil sendiri di kantor kami mulai jam 13.00 WIB, tapi persediaan kami batasi 100 botol per hari,” ungkap Fika.

Kemudian, Fika pun berpendapat bahwa proses pembuatan hand sanitizer yang dilakukan oleh FKUI bisa dilakukan oleh masyarakat sendiri.

Pembuatannya dengan bahan-bahan yang direkomendasikan oleh WHO.

Namun, ia juga mengungkapkan kekhawatirannya kepada oknum yang ingin memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan.

"Sebenarnya bisa saja membuat sendiri, tapi kami khawatir kalau ada oknum yan memanfaatkan momen, dijual lebih mahal tapi belum ada izin edar," kata Fika.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Luthfia Ayu Azanella)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved