TRIBUNNEWSWIKI.COM – Wabah Corona yang semakin meluas menimbulkan dampak parah pada penyelenggaraan balap MotoGP.
Beberapa waktu yang lalu MotoGP ronde Qatar terpaksa dibatalkan karena pemerintah di sana akan membatasi dan mengkarantina pendatang yang berasal dari Italia.
MotoGP seri Thailand juga terpaksa ditunda sampai Oktober mendatang.
Tidak hanya itu, kampung halaman Valentino Rossi di Tavullia turut diisolasi karena wabah corona.
Dilansir dari Tuttomoriweb.com, Argentina beberapa hari yang lalu mengumumkan bahwa penyelenggaraan MotoGP akan tetap digelar di sana.
Baca: Kampung Halaman Valentino Rossi di Tavullia Turut Diisolasi karena Wabah Corona
Baca: MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan karena Virus Corona, Valentino Rossi: Sangat Sulit Diterima
Namun, saat itu belum ada kasus infeksi corona di Argentina, sementara saat ini sudah ada 9 kasus.
Selain itu, baru saja ada korban meninggal karena wabah corona.
Korban tersebut adalah seorang pria berumur 64 tahun yang kembali ke Buenos Aires pada 25 Februari setelah pergi ke Prancis selama beberapa hari.
Setelah kembali, dia menunjukkan tanda-tanda infeksi corona.
Pengumuman yang dikeluarkan pemerintah Argentina pada Sabtu malam, memicu ribuan orang meninggalkan area merah dan berpindah ke selatan.
Sampainya wabah corona di Argentina bisa saja mengancam ronde Argentina yang dijadwalkan berlangsung 19 April mendatang.
Namun, sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari Dorna ataupun pemerintah Argentina.
Jika berjalan lancara dan tidak ada perubahan, MotoGP Amerika Serikat akan menjadi ronde pembuka MotoGP 2020
Kampung Halaman Valentino Rossi di Tavullia Turut Diisolasi karena Wabah Corona
Wabah corona terus meluas di Italia hingga sampai ke kampung halaman Valentino Rossi.
Penyebaran virus corona berdampak besar pada penyelengaraan kejuaraan dunia MotoGP.
MotoGP Qatar terpaksa dibatalkan dan ronde Thailand terpaksa digeser jadwalnya.
Seri Qatar dibatalkan karena pemerintah di sana membatasi pendatang dari Italia dan Jepang yang saat ini menjadi episentrum virus corona di luar Cina.
Padahal warga kedua negara tersebut punya kontribusi besar karena banyak tim MotoGP berasal dari sana.
Baca: Bos Dorna Carmelo Ezepalata Khawatir Akan Ada Seri MotoGP yang Dibatalkan Lagi Setelah GP Qatar
Baca: Dorna Akhirnya Umumkan Jadwal Resmi MotoGP 2020 Setelah GP Qatar Dibatalkan dan GP Thailand Ditunda
Saat ini pemerintah Italia juga melakukan tindakan tegas untuk menanggulangi penyebaran virus Corona.
Sebagai negara dengan penyebaran virus Corona terbesar di Eropa, Italia akan menutup akses jalur keluar masuk dari beberapa wilayah dengan penyebaran virus Corona yang cukup tinggi.
Setiap orang yang ingin keluar ataupun masuk ke wilayah tersebut akan dipersulit, misal dengan dengan karantina dan pemeriksaan sangat ketat.
Beberapa wilayah yang akan diisolasi adalah seluruh wilayah Lombardy, provinsi Parma, Piacenza, Rimini, Reggio-Emilia, Modena, Pesaro e Urbino, Venice, Padua, Treviso, dan Asti e Alessandria.
Kampung halaman Valentino Rossi di Tavullia berada di Provinsi Pesaro e Urbino.
Artinya, Rossi dan hampir semua orang ada di VR46 Academy akan terisolasi untuk sementara waktu.
Tidak hanya kampung halaman Rossi, banyak area strategis di dunia motorsport juga akan terisolasi.
Markas tim pabrikan Yamaha, yang bertempat di wilayah Lombardy juga akan terisolasi.
Untungnya wilayah Bologna, yang merupakan lokasi dari markas Ducati tidak termasuk wilayah yang terisolasi.
Bos Dorna Carmelo Ezepalata Khawatir Akan Ada Seri MotoGP yang Dibatalkan Lagi Setelah GP Qatar
Jadwal terbaru MotoGP 2020 sudah dirilis setelah ronde Qatar dibatalkan dan ronde Thailand digeser.
MotoGP Thailand akhirnya diundur pada Oktober mendatang.
Hingga saat ini MotoGP Qatar menjadi satu-satunya ronde yang resmi dibatalkan.
Namun, masalah tidak selesai di sini karena ada kecemasan bahwa seri MotoGP lain juga akan ada yang dibatalkan atau digeser.
Baca: Jorge Lorenzo akan Kembali Membalap di MotoGP 2020, Ikuti Ronde Catalunya 7 Juni Mendatang
Dilansir dari Gridoto.com yang mengutip Crash.net, hal ini diungkap oleh bos Dorna Sports Carmelo Ezpelata dan FIM selaku induk olahraga sepeda motor.
"Sebenarnya bersama FIM hanya ada 13 balapan yang memungkinkan, tapi target kami untuk tetap menjalankan 19 balapan tersisa," ungkap Ezpelata
"Masih ada kemungkinan bahkan kasus terburu, bahkan dengan lebih pembatalan dengan waktu yang kami punya," kata Ezpelata.
Ezpelata mengatakan siap memperpanjang musim kompetisi untuk bisa menggelar sisa 19 balapan jika ada hal-hal yang tak terduga.
"Mungkin kami akan balapan di negara panas saat Natal (akhir bulan Desember)," dia menegaskan.
Balapan dalam perpanjangan musim tersebut hanya memungkinkan digelar di negara tropis karena saat Desember biasanya wilayah Eropa dan Amerika musim dingin dan turun salju.
"Kami siap seperti itu, tugas kami membuat balapan dan kami akan balapan. Aku sudah berbicara dengan presiden FIM," Ezpelata melanjutkan.
"Mungkin mereka (FIM) harus memundurkan seremonial FIM Prize Giving (yang dijadwalkan akhir November), tapi yang paling penting bagi kami adalah tetap menggelar balapan," katanya.
(Motorplus-online.com/Ardhana Adwitiya/Gridoto.com/Rezki Alif Pambudi/TribunnewsWiki/Febri)