TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh siswi SMP berusia 15 tahun berinisial NF yang terjadi di Sawah Besar, Jakarta Pusat, membuat publik gempar.
Korban dari anak tersebut merupakan seorang anak umur 6 tahun (APA), yang tak lain adalah teman yang sering bermain bersama pelaku.
Berdasarkan keterangan polisi, NF sering menonton film bergenre horor-thriller.
Bahkan aksi pembunuhan yang dilakukan NF disebut-sebut terinspirasi dari film horor dengan adegan pembunuhan sadis yang sering ia tonton.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, NF kerap menonton film horor yakni Chucky dan Slender Man.
"Tersangka ini sering menonton film horor. Dia senang menonton film horor itu memang hobinya itu," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (7/3/2020).
Dari barang bukti yang ditunjukkan oleh polisi, terdapat karakter fiksi Slender Man dan Boneka Chucky yang digambar oleh NF.
Dugaan sementara, kedua tokoh fiksi yang berasal dari film horor-thriller tersebut menjadi 'inspirasi' NF dalam melakukan aksinya.
Berikut fakta karakter Slender Man dan Boneka Chucky yang dikumpulkan TribunnewsWiki dari berbagai sumber:
1. Slender Man
Mengutip dari IMDb.com, Slender Man merupakan tokoh fiksi horor yang diciptakan oleh Victor Surge atau yang memiliki anama asli Eric Knudsen pada tahun 2009.
Karakter Slender Man pertama kali muncul di forum 'Something Awful'.
Slender Man digambarkan sebagai seorang pria tipis tinggi, dengan tanpa wajah, memiliki tentakel mengenakan baju hitam berdasi merah, pada umumnya Slender Man suka menculik bahkan menyiksa anak-anak.Sejak pertama kemunculannya, Slender Man diceritakan dekat dengan anak-anak.
Sejak saat itu, Slender Man menjadi urban legend bagi pengguna warganet.
Victor Surge menciptakan karakter ini terinspirasi dari sejumlah film, seperti karya-karya Stephen King.
Kemudian pada tahun 2018 Slender Man diadaptasi menjadi sebuah film bergenre horor-misteri-thriller yang dirilis pada 10 Agustus 2018.
Dikutip dari Hai Online, Slender Man merupakan film karya Sylvian White.
Fim ini berlatar lokasi di sebuah kota kecil di Massachusetts, dan menceritakan tentang empat orang sahabat yang sangat akrab. Mereka semua perempuan.
Keempat sahabat itu mendengar soal mitos internet Slender Man.
Mereka lantas memutuskan untuk mencoba memanggil si Slender Man den melakukan sedikit ritual pemanggilan.
Ritual dilakukan dengan mengharuskan mereka meonton sebuah video di website paranormal.
Keempat sahabat ini adalah Wren (Joey King), Hallie (Julia Goldani Telles), Chloe (Jaz Sinclair), dan Katie (Annalise Basso).
Seminggu setelah mereka nonton video itu, Katie menghilang.
Membuat panik Wren, Hallie, dan Chloe. Mereka pun mulai merasa aneh karena mulai diganggu mahluk yang memancarkan supranatural yang kuat.
Diceritakan di sini kalau Slender Man punya kekuatan hipnotis yang kuat. Dia bisa membuat korbannya melihat apa yang dia mau mereka lihat, dan merekayasa realitas.
Sebagian besar teror dalam film selalu dimulai dengan para tokoh yang mengalami imajinasi.
Mereka dihantui sama berbagai gambar menakutkan yang berujung sama halusinasi dan bikin mereka nggak bisa membedakan mana realitas dan mana yang ditanam sama Slender Man.
Baca: Terinspirasi Film, Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun, Polisi: Rencana Sudah Tergambar di Buku Catatan
Slender Man muncul dari video-video website dan gawai-gawai para karakter.
Slender Man hampir selalu muncul diawali dengan gangguan statis di laptop, video, atau ponsel.
Ia juga muncul lewat panggilan video ke ponsel calon korban.
Intinya Slender Man berkisah tentang sebuah kekuatan supranatural yang luar biasa kuat dan tidak bisa dibunuh.
Dlam film ini tidak dijelaskan tentang siapa sebenarnya Slender Man, awalnya dari mana, kenapa dia muncul dan apa tujuannya mengambil anak-anak.
Penonton cuma tahu kalau Slender Man itu adalah sebentuk kekuatan "bioelectric".
Tidak ada backstory yang kuat soal Slender Man dan kenapa kita harus takut sama dia.
Baca: FILM - Slender Man (2018)
Boneka Chucky adalah tokoh dari film horor berjudul Child’s Play yang sukses sejak tahun 1988 dan kembali dibuatkan filmnya di era milenial.
Ada perbedaan cerita antara Child's Play tahun 1988 dan yang kembali diremake 2019 judul film yang sama.
Chucky di tahun 1988 digambarkan sebagai boneka yang mempunyai kekuatan voodoo dan memiliki jiwa seorang pembunuh berantai.
Meski begitu, Chucky juga sangat bergantung kepada orang-orang yang ingin memilikinya.
Sebagian besar pembunuhan di film Child’s Play terjadi karena si tokoh utama tidak keberatan mengambil boneka yang dari wajahnya saja sudah sangat menyeramkan itu.
Baca: FILM - Childs Play 2 (1990)
Nah sementara tokoh Chucky di film Child's Play 2019 digambarkan sebagai boneka yang dibuat dari hasil kecanggihan teknologi.
Dikutip dari Kompas.id, cerita awalnya, ada perusahaan multinasional Kaslan Corporation meluncurkan boneka canggih yang merupakan terobosan dalam dunia mainan.
Sebelum menjadi Chucky, Boneka yang dinamakan Buddi itu memiliki kecerdasan buatan yang membuatnya mampu belajar dari apa yang dilihat.
Sementara itu, Karen Barclay (Aubrey Plaza) dan anaknya, Andy (Gabriel Bateman), yang memiliki gangguan pendengaran baru saja pindah ke sebuah apartemen.
Baca: FILM - Seed of Chucky (2004)
Baca: FILM - Childs Play 3 (1991)
Karen mendorong Andy untuk mencari teman di lingkungan barunya. Untuk membesarkan hati Andy, Karen memberinya hadiah ulang tahun lebih awal berupa boneka Buddi.
Meski semula kurang antusias, toh Andy mencoba menjajal Buddi—yang kemudian menamakan dirinya sendiri Chucky.
Belakangan, Chucky mempelajari hal-hal yang tidak semestinya dan berubah menjadi teror bagi Andy dan orang-orang di sekitarnya.
Baca: Fakta Siswi SMP Bunuh Bocah: Ibu Korban Tahu Kebiasaan Pelaku Sering Ajak Anaknya Nonton Film Ini
Baca: Siswi SMP Pelaku Pembunuhan Bocah 6 Tahun Akan Diberi Bimbingan Psikologi oleh Kemen PPPA
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)