TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, mengungkap kondisi pemainnya saat ini.
Pasalnya, asisten pelatih Christian Poulsen tengah menjalani karantina karena virus corona.
Dilansir BolaSport.com, Poulsen diketahui melakukan kontak dengan mantan pemain Timnas Denmark, Thomas Kahlenberg, yang didiagnosis positif virus corona.
Kahlenberg menghadiri pesta ulang tahun Poulsen di Belanda pada Minggu (1/3/2020).
Karenanya, otoritas Liga Belanda mengharuskan ia dan dua staf kepelatihan lain tetap berada di rumah hingga Jumat (13/3/2020).
Poulsen pun harus mengisolasi diri sendiri dan rutin mengecek suhu tubuh.
Poulsen dan dua staf kepelatihan Ajax Amsterdam sejauh ini tidak memperlihatkan gejala terjangkit virus corona.
Jika terus seperti itu, Poulsen dan yang lainnya akan diperbolehkan bekerja lagi pekan depan.
Baca: Efek Virus Corona, Pertandingan Liga 1 dan Timnas Indonesia Dihentikan
Baca: Prestasi Unik, Kakak Beradik Pesepakbola Legendaris Kuasai Liga Italia Musim Ini
Menyikapi situasi ini, pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, membeberkan kondisi anak asuhnya.
Ia mengatakan agar anak asuhnya tetap tenang.
"Tentu saja kami terkejut mendengar berita itu. Tetapi, tim medis dan dokter yang menangani Poulsen memberikan penjelasan kepada kami," kata Ten Hag seperti dikutip Bolasport.com dari Tuttomercatoweb.
"Karantina itu hanya langkah antisipasi dengan Poulsen dan dua orang lainnya tidak terinfeksi atau menunjukkan gejala terkena virus corona," lanjutnya.
"Setelah mendengar penjelasan dari tim medis, para pemain merasa tenang. Mereka merasa aman, seperti juga saya."
Dampak virus corona dalam dunia sepak bola
Mewabahnya virus corona memang turut berdampak di dunia sepak bola.
Tak hanya Belanda, bahkan Liga Inggris mengeluarkan larangan bagi pemain dan ofisial pertandingan untuk berjabat tangan sebelum memulai laga.
Peraturan tersebut diumumkan Liga Inggris dalam laman resminya pada Kamis (5/3/2020) waktu setempat.
Keputusan ini diambil setelah merebaknya virus Corona yang diketahui bisa menyebar lewat droplet atau percikan dari hidung dan mulut.
Selanjutnya, percikan yang mengandung virus bernama lain Covid-19 ini bisa ditularkan ke tangan dan diteruskan ke orang lain saat bersalaman.
Baca: Isu Paus Fransiskus Tak Terbukti, Vatikan Umumkan Kasus Pertama Corona, Infeksi Pasien Klinik
Baca: Kontroversial, Sumbangan 143,8 M dari Sekte Sincheonji untuk Wabah Corona di Korsel Dikembalikan
"Jabat tangan sebelum laga Liga Inggris tidak akan terjadi antara pemain dan pejabat pertandingan mulai akhir pekan ini sampai pemberitahuan lebih lanjut berdasarkan saran medis," tulis pernyataan dari Liga Inggris dilansir BolaSport.com dari laman resmi.
Meski begitu, klub dan pejabat pertandingan masih akan melakukan protokol lainnya seperti biasa pada setiap pertandingan.
"Saat memasuki lapangan, kedua tim akan berbaris, diiringi dengan musik Liga Inggris, kemudian para pemain dari tim tuan rumah akan berjalan melewati lawan mereka tanpa bersalaman," tulis pernyataan yang sama.
Liga Inggris telah memberi tahu rencana darurat untuk penanganan penyebaran virus Corona ini kepada 20 klub.
Dilansir BolaSport.com dari Sky Sports, para pengurus Liga Inggris setiap hari berhubungan dengan para pakar kesehatan masyarakat dari pemerintah untuk memberikan saran tentang cara terbaik menangkal penyebaran virus.
Adapun jadwal dan waktu pertandingan sejauh ini tetap tidak terpengaruh dengan wabah virus Corona dan terus berjalan sebagaimana mestinya.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur/BolaSport.com/Dwi Widijatmiko/Rebiyyah Salasah)