Jorge Lorenzo akan Kembali Membalap di MotoGP 2020, Ikuti Ronde Catalunya 7 Juni Mendatang

Jorge Lorenzo dipastikan akan kembali membalap di kelas premier MotoGP pada ronde Catalunya


zoom-inlihat foto
jorge-lorenzo-pembalap-repsol-honda-team.jpg
Instagram.com/jorgelorenzo99
Jorge Lorenzo akan Kembali Membalap di MotoGP 2020, Ikuti Ronde Catalunya 7 Juni Mendatang


TRIBUNNEWSWIKI.COMJorge Lorenzo akan kembali membalap di MotoGP 2020 setelah sempat mengumumkan pensiun musim lalu.

Namun, Jorge Lorenzo tidak membalap penuh di MotoGP alias hanya menjadi wild card.

Saat ini Jorge Lorenzo menjadi test rider Yamaha dan turut menjadi kunci pengembangan motor MotoGP YZR-M1.

Jorge Lorenzo dijadwalkan memakai jaket balapnya kembali di ronde Catalunya yang digelar pada 7 Juni mendatang.

Kabar ini diumumkan melalui akun media sosial tim Monster Energy Yamaha baru-baru ini (5/3/2020).

"Kembali ke jok motor kembali, Jorge Lorenzo akan kembali balapan naik Yamaha YZR-M1," tulis admin @yamahamotogp.

"Jorge Lorenzo akan mengambil wild card, di MotoGP Catalunya 2020," lanjutnya.

Baca: Sempat Punya Rivalitas Panas di MotoGP, Kini Jorge Lorenzo Bilang Valentino Rossi Sangat Cerdas

Baca: Ini Komentar Balasan Jorge Lorenzo setelah Disebut Mata Duitan oleh Johann Zarco

Jorge Lorenzo sendiri juga mengumumkan hal ini melalui video pendek di akun Instagram pribadinya.

"Setelah saya menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan balapan lagi di GP Catalunya," kata Lorenzo dalam video pendek ini.

"Saya sudah tidak sabar menantinya, sampai jumpa di sana!" kata Lorenzo.

Sirkuit Barcelona-Catalunya merupakan salah satu sirkuit favorit Lorenzo.

Tercatat dirinya sudah memenangkan 5 kali MotoGP Catalunya di kelas MotoGP.

Tepatnya pada 2010, 2012, 2013, 2015 dan terakhir 2016, semuanya menaiki Yamaha YZR-M1.

Berikut video pengumuman dari Jorge Lorenzo

Sempat Punya Rivalitas Panas di MotoGP, Kini Jorge Lorenzo Bilang Valentino Rossi Sangat Cerdas

 Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi terkenal memiliki rivalitas panas di MotoGP.

MotoGP musim 2015 bisa dianggap sebagai puncak rivalitas Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Saat itu mereka memperebutkan gelar juara dunia MotoGP.

Jorge Lorenzo akhirnya memenangkan perebutan gelar tersebut.

Setelah pindah ke Ducati, Honda, dan memutuskan pensiun, kini Lorenzo kembali ke Yamaha sebagai test rider.

Sekarang, Lorenzo dan Rossi harus akur karena mereka akan saling bekerja sama mengembangkan YZR-M1.

Jorge Lorenzo mendatangani kontrak sebagai test rider Yamaha
Jorge Lorenzo mendatangani kontrak sebagai test rider Yamaha (Instagram.com/jorgelorenzo99)


Baca: MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan karena Virus Corona, Valentino Rossi: Sangat Sulit Diterima

Baca: Video: Ada Lampu Menyala di Baju Balap Valentino Rossi saat Alami Kecelakaan di Qatar, Ini Fungsinya

Dilansir dari Motorplus-online.com, menurut Lorenzo hal tersebut merupakan peran terbaik baginya saat ini.

Jorge Lorenzo merasa jabatan test rider membuatnya bisa mengendarai MotoGP tanpa harus dibebani tekanan kompetisi.

"Jabatan ini fantastis karena kini sebelum naik motor saya tak lagi gugup atau merasakan tekanan untuk melaju lebih cepat," kata Jorge Lorenzo kepada Corsedimoto, Senin (2/3/2020).

"Saya punya jabatan terbaik, bisa naik motor MotoGP tanpa komitmen, tekanan, dan cedera. Tapi kami memang harus selalu mencapai limit sepanjang tahun," katanya menambahkan.

"Vale orang yang sangat cerdas," kata mantan pembalap MotoGP berusia 32 tahun ini.

Menurutnya setiap orang akan mengetahui kecerdasan Valentino Rossi tiap kali bicara dengannya.

"Kini kami melakukan hal berbeda, tapi target kami sama, membuat Yamaha jadi motor terbaik," kata mantan pembalap Repsol Honda itu

"Ketertarikan yang sama membuat kami rileks, memahami satu sama lain lebih baik, dan lebih berempati," katanya.

Ini Komentar Balasan Jorge Lorenzo setelah Disebut Mata Duitan oleh Johann Zarco

Jorge Lorenzo sudah pensiun dari MotoGP dan saat ini menjadi test rider Yamaha.

Keputusan pensiun Jorge Lorenzo menimbulkan banyak komentar dari pembalap lainnya.

Salah satu pembalap yang mengomentarinya adalah Johann Zarco.

Dilansir dari Gridoto.com yang mengutip Marca.com, Johann Zarco bahkan juga pernah menuduh Jorge Lorenzo mata duitan.

Karena hal itu, hubungan Jorge Lorenzo dan Johann Zarco menjadi memanas dalam beberapa hari terakhir.

Pada awalnya, Johann Zarco mengungkapkan rasa bangganya mengenai keputusan beraninya keluar dari KTM pada MotoGP 2019 lalu.

Johann Zarco
Johann Zarco (Twitter.com/JohannZarco1)

Zarco meminta kontraknya diperpendek menjadi sampai akhir 2019 saja, meski pada akhirnya KTM tidak memakainya hingga akhir musim 2019 demi menjaga iklim kondusif di garasinya.

Kemudian Zarco sempat menjadi pembalap pengganti di tim LCR-Honda, sebelum akhirnya bergabung dengan tim Avintia-Ducati dengan mendepak Karel Abraham.

Pembalap asal Prancis ini sempat punya asa jadi pembalap reguler Honda ketika Jorge Lorenzo memutuskan pensiun di akhir 2019.

Karena sangat bangga dengan keputusannya, Zarco membandingkan ceritanya memohon-mohon putus dengan KTM dengan cerita Jorge Lorenzo pensiun.

Zarco mengatakan Lorenzo terlalu mata duitan.

"Kupikir dia lebih takut soal duit daripada aku," kata Zarco.

Keputusan Lorenzo yang baru mengumumkan pensiun baru pada seri terakhir adalah buktinya.

"Kupikir itulah kenapa dia menunggu sangat lama. Tapi aku tak akan berpikir sama sepertinya," katanya.

"Aku lebih tidak peduli (soal uang) dibandingkan dia. Aku harus mencari pinjaman untuk punya rumah. Dia hidup di negara di mana dia tidak membayar pajak, atau mungkin dia hanya membayar sedikit pajak," Zarco menjelaskan.

Jorge Lorenzo saat ini menjadi test rider Yamaha di MotoGP
Jorge Lorenzo saat ini menjadi test rider Yamaha di MotoGP (TWITTER.COM/MOTOGP)

Negara asal Lorenzo, Spanyol, mengenakan pajak sangat tinggi bagi para atlet.

"Aku hidup di Prancis, aku membayar pajak dan utang. Aku lebih punya alasan untuk tetap lanjut demi uang, tapi aku tidak," kata pembalap yang hampir berusia 30 tahun ini.

Sejak 2013, untuk menghindari pajak yang besar di Spanyol, Lorenzo memilih tinggal di Swiss yang dikenal sebagai negara surga pebisnis karena pajaknya yang rendah.

Komentar sinis Zarco itu sudah terdengar di telinga Lorenzo.

Tanggapannya diungkapkan lewat story Instagram-nya setelah ada fans yang menanyakan tanggapan Lorenzo soal komentar Zarco.

Lorenzo sebenarnya tidak suka mengurusi urusan orang lain.

"Aku tidak suka berbicara soal bagaimana orang lain mengatur keuangannya," kata Lorenzo.

"Setiap orang bebas melakukan yang mereka bisa dengan yang mereka punya," katanya.

Namun, Lorenzo juga risih jika ada pembalap lain yang mengomentari soal uangnya dan juga mengeluh soal utangnya.

"Tapi karena ada yang tanya kepadaku, kupikir dia seharusnya bertanya serius kepada dirinya sendiri," katanya.

"Bagaimana dirinya setelah 10 tahun di kejuaraan dunia, setelah menjadi juara dunia 2 kali, dan telah dikontrak KTM, dia masih tidak bisa membayar cicilan rumahnya," kata pembalap berjuluk X-Fuera tersebut.

(Motorplus-online.com/Reyhan Firdaus/Erwan Hartawan/Gridoto.com/Rezki Alif Pambudi/TribunnewsWiki/Febri)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved