Demi Keamanan, Jadwal Laga Arema Vs Persib Berubah, Catat Jamnya!

Laga besar antara Arema vs Persib akan hadir pada pekan kedua Shopee Liga 1 2020.


zoom-inlihat foto
aramead.jpg
Media resmi Arema dan Bolasport
Arema dan Persib akan bertemu dalam duel pekan kedua Liga 1 2020, Minggu (8/3/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi melakukan perubahan waktu laga besa di pekan kedua Shopee Liga 1 2020, antara Arema FC dan Persib Bandung.

Jadwal waktu pertandingan yang mempertemukan Persib Bandung versus Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Minggu (8/3/2020) akan dimajukan jadwalnya.

Sebelumnya pertandingan akan digelar mulai pukul 18.30 WIB, lalu secara resmi diubah oleh LIB menjadi pukul 15.30 WIB.

Seperti dilansir dari laman resmi Persib Bandung, yang mana pihak managemen menerima Circular Perubahan Jadwal Kompetisi Liga 1 2020 yang diterima, tertanggal 3 Maret 2020.

Dalam Circular yang diterima oleh pihak manajemen Persib Bandung itu, menyatakan bahwa perubahan jadwal hanya untuk pertandingan saja.

Baca: Penyerang Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi Alami Cedera Patah Kaki

Baca: Duel Besar Arema vs Persib Diramaikan Virus Corona hingga Isu Keamanan

Pelatih Kepala Persib Bandung Robert Albert (kiri) bersama asisten pelatih Yaya Sunarya (kanan) memimpin timnya melawan Arema FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (13/11/2019). Persib Bandung berhasil melumat tamunya Arema FC tiga gol tanpa balas.
Pelatih Kepala Persib Bandung Robert Albert (kiri) bersama asisten pelatih Yaya Sunarya (kanan) memimpin timnya melawan Arema FC dalam pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (13/11/2019). Persib Bandung berhasil melumat tamunya Arema FC tiga gol tanpa balas. (TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA)

Namun, untuk tempat pertandingan masih bakal dilaksanakan di tempat yang sama seperti jadwal semula, yakni di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Lagi-lagi dalam penjelasan perubahan jadwal yang dilakukan oleh LIB adalah karena alasan izin keamanan, sehingga circular tersebut disampaikan kepada pihak manager.

Hal itu juga merujuk kepada surat dari pihak kepolisian kepada panitia pelaksana Arema FC yang merekomendasikan kick-off dimajukan menjadi 15.30 WIB dengan pertimbangan keamanan.

Laga big match antar kedua klub ini memang setiap tahunnya selalu menarik banyak suporter kedua klub untuk mendukung langsung tim kebanggaannya.

Baca: Jajal Stadion Manahan Pasca Renovasi, Pemain dan Pelatih Persib Bandung Terkesima

Baca: Umuh Muchtar Buka-Bukaan soal Persib Bandung, Singgung Pemain Favorit hingga Kritik Launching Tim

Tim Persib Bandung di Liga 2020.
Tim Persib Bandung di Liga 2020. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Sehingga dengan itu pula pihak kepolisian mengusulkan pertandingan digelar pada sore hari sebagai langkah antisipasi.

Rivalitas kedua tim ini memang akan menjadi laga menarik lainnya pada pekan kedua Shopee Liga 1 2020, karena menjadi ajang laga pembuktikan konsistensitas kedua juru taktik, Mario Gomez dan Robert Alberts.

Sebagaimana diketahui pada pekan perdana anak asuh Robert Albert sukses menang telak 3-0 atas Persela Lamongan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (1/3/2020).

Sementara itu Arema FC membuka perjuangan di Shopee Liga 1 2020 dengan mengalahkan tuan rumah PS Tira Persikabo dengan skor 2-0, di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/3/2020).

Persib harapkan keamanan ketat

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengungkapkan, timnya akan mulai melakukan pendekatan taktik dan strategi yang akan diterapkan dalam laga yang akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (8/3/2020).

"Kami akan mulai melakukan pendekatan mengenai laga melawan Arema. Kami tentunya melihat ke depan untuk itu," kata Robert.

Menghadapi Arema, Persib memiliki modal bagus untuk meraih hasil positif.

Para pemain Klub berjulukan Maung Bandung itu sedang dalam kepercayaan diri tinggi, menyusul kemenangan yang mereka raih atas Persela Lamongan dalam laga perdana pada Liga 1 2020.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (1/3/2020), Maung Bandung sukses membukukan kemenangan telak tiga gol tanpa balas atas Persela.

Robert berharap, Persib bisa menjutkan performa positifnya saat bersua Arema.

Hal tersebut bertujuan untuk membuat mental dan kepercayaan diri Victor Igbonefo dkk semakin terangkat dalam menghadapi laga lainnya pada kompetisi musim ini. Maklum, target tinggi dicanangkan Persib dalam keikutsertaannya pada kompetisi musim ini.

Baca: Kriteria Kapten Tim Persib Bandung Idaman Robert Rene Alberts, 2 Pemain Naturalisasi Jadi Kandidat

Baca: Dari Liga 1 hingga Indonesia Open, Inilah Daftar Event Olahraga yang Terancam Imbas Virus Corona

Bobotoh, para pendukung setia Persib Bandung.
Bobotoh, para pendukung setia Persib Bandung. (Tribunnews)

Tidak main-main, Maung Bandung bahkan menargetkan gelar juara pada dua ajang berbeda, Liga 1 dan Piala Indonesia.

Untuk merealisasikan target tersebut, Persib tentu harus konsisten meraih hasil bagus dalam setiap laga yang mereka lakoni.

"Tentu, kemenangan kemarin (melawan Persela) menjadi modal yang bagus bagi kami dalam mengawali kompetisi musim ini. Saya harap, itu bisa berlanjut," ujar Robert.

Menghadapi Arema, Robert pun berharap adanya pengawalan ketat dari pihak pengamanan untuk tim Persib selama berada di Malang.

Permintaan tersebut tak lepas dari kejadian yang dialami Persib saat bertandang ke Malang pada Liga 1 2019. Pada musim lalu, tim Persib mendapatkan teror dari sejumlah oknum pendukung Arema, Aremania.

Teror tersebut dialami Persib sehari sebelum pertandingan berlangsung. Teror yang dialami tim Persib berupa serangan petasan yang dilepaskan oknum Aremania.

Serangan pertama terjadi seusai Persib melakoni uji lapangan. Saat itu, bus yang ditumpangi para pemain Persib diserang dengan menggunakan petasan oleh sejumlah oknum suporter saat hendak meninggalkan area stadion.

Teror berlanjut pada malam harinya, tepat ketika tengah malam, saat pemain tengah beristirahat.

Di depan hotel tim Persib, bergumul sejumlah oknum suporter yang kemudian melepaskan petasan dan mercon.

Hal tersebut menimbulkan kebisingan hingga membuat para pemain kesulitan untuk beristirahat.

Baca: Transfer Liga 1: Ezechiel NDouassel Resmi Pindah ke Bhayangkara, Siapa Gantikannya di Persib?

Baca: Transfer Liga 1: Persija Dapatkan Mantan Bek Juventus, Persib Siap Tampung Irfan Bachdim

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts saat timnya melawan Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019) malam. Arema FC mengalahkan Persib Bandung dengan skor 5-1.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts saat timnya melawan Arema FC dalam laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (30/7/2019) malam. Arema FC mengalahkan Persib Bandung dengan skor 5-1. (Surya/Hayu Yudha Prabowo)

Akibatnya, saat hari pertandingan, para pemain Persib pun kesulitan untuk fokus dan berkonsentrasi.

Mental para pemain drop, yang menyebabkan mereka tidak bisa menampilkan performa terbaiknya. Persib pun kalah telak 1-5 dari Arema saat itu.

Beruntung, kekalahan telak di Malang bisa di balas Persib di Bandung.

Dalam pertemuan kedua Persib vs Arema di Bandung, Persib menang tiga gol tanpa balas.

"Ya, tentu, kami juga memikirkan soal pengamanan yang akan diberikan bagi kami di sana," ucap Robert.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Ris/Wila Wildayanti)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved