TRIBUNNEWSWIKI.COM - Dua orang di Indonesia telah dikonfirmasi positif virus corona Covid-19, Senin (2/3/2020).
Dua orang tersebut adalah ibu dan anak yang berkontak langsung dengan orang Jepang positif virus corona.
Mereka kini dirawat intensif di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara
Kedua orang tersebut merupakan warga di kawasan Depok, Jawa Barat.
Baca: Update Terbaru Virus Corona - 3 Maret 2020: Total 48.002 Pasien Sembuh, 3114 Orang Meninggal
Pihak pemerintah langsung melakukan tindakan 'bersih-bersih' di dekat rumah 2 pasien tersebut.
Meskipun tak diketahui masih ada atau tidaknya virus corona di rumah tersebut, namun pemerintah tetap melakukan sterilisasi.
Hal tersebut diungkap Kapolsek Sukmajaya, AKP Ibrahim.
Pihak Polsek Sukamajaya telah memasang garis polisi di sekitar rumah pasien Covid-2019.
Garis polisi tersebut mengepung rumah hingga radius 20 meter.
“Ini posisinya 20 meter dari posisi terakhir di mana pasien berada. Menurut aturan Dinkes, kita harus berada di luar radius 20 meter itu," ia menambahkan.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengungkap rumah pasien Covid-2019 disemprot disinfektan.
"Malam ini akan disemprotkan disinfektannya. Nanti akan dilihat perkembangannya," ujarnya pada Senin malam.
Proses disinfektan ini dilakukan oleh jajaran Mabes Polri.
"Kunjungan oleh tim kimia, biologi, dan radioaktif Gegana Mabes Polri sebanyak 5 personel," ujar Kepala Subbagian Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus.
Setelah proses dekontaminasi, rumah pasien virus corona akan diisolasi selama 2 hari.
Selama proses isolasi ini, warga sekitar masih tetap bisa beraktifitas.
Hal ini karena yang diisolasi hanya rumah pasien corona.
Selain mengamankan rumah pasien corona, pemerintah juga memeriksa orang yang tinggal di kediaman tersebut.
Pihak Dinkes Depok telah membawa keduanya ke RSPI Sulianti Saroso, Senin sore (3/3/2020).
Baca: Kontak Langsung 2 Pasien Virus Corona, 73 Warga Depok Dalam Pantauan, Mayoritas Perawat
Achmad Yurianto selaku Sekretaris Ditektorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, menyebutkan bahwa dua orang yang tinggal bersama dengan pasien positif corona adalah anak pertama dan asisten rumah tangga.