MotoGP Qatar 2020 Resmi Dibatalkan karena Virus Corona, Valentino Rossi: Sangat Sulit Diterima

Valentino Rossi menyayangkan MotoGP seri Qatar yang terpaksa dibatalkan karena wabah corona


zoom-inlihat foto
valentino-rossi-789.jpg
Mohd RASFAN / AFP
Valentino Rossi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – MotoGP ronde pertama di Qatar resmi dibatalkan karena wabah corona yang meluas.

Selain Qatar, MotoGP Thailand 2020 juga juga terpaksa ditunda.

Pembatalan dan penundaan dua seri MotoGP ini menimbulkan berbagai komentar, baik dari fans maupun pembalap.

Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi turut memberikan tanggapan atas MotoGP Qatar yang terpaksa dibatalkan ini.

Valentino Rossi menyayangkan pembatalan kelas MotoGP Qatar 2020 ini, meski penampilannya pada tes pramusim kemarin tidak mengesankan dibanding pembalap Yamaha lainnya.

"Sangat buruk, sayang sekali," kata Rossi dilansir GridOto.com dari GPOne.com.

Baca: MotoGP Thailand Resmi Ditunda karena Wabah Corona, Dorna Bersama FIM dan IRTA Lakukan Evaluasi

Baca: MotoGP Qatar dan Thailand Dibatalkan karena Wabah Corona, Semua Pendatang dari Italia Dikarantina

Valentino Rossi hanya menduduki posisi ke-12 pada tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar
Valentino Rossi hanya menduduki posisi ke-12 pada tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Losail, Qatar (Twitter.com/YamahaMotoGP)

Rossi mengaku persiapannya sudah sangat matang untuk  balapan pertama MotoGP 2020.

"Setelah latihan selama musim dingin, kami semua siap memulai musim, baik dari segi fisik maupun psikologis," katanya menjelaskan.

Selain itu, The Doctor menilai fans sangat dirugikan dengan pembatalan ini  karena tidak bisa melihat aksi bintang kesayangannya di kelas premier.

"Setelah tes di Qatar aku ingin memulai balapan pertama. Pembatalan untuk kelas MotoGP di Qatar sangat sulit diterima," kata Rossi.

"Terutama untuk fans, karena sekarang kami tidak tahu harus menunggu sampai kapan sebelum memulai balapan," kata Rossi

Selain itu MotoGP Thailand juga sudah diundur jadwalnya sampai waktu yang belum jelas.

"Akan sangat lama, mempertimbangkan Thailand juga memundurkan semua kelas. Kuharap akan lebih baik dalam beberapa pekan ke depan," kataya.

Sementara itu Massimo Meregalli, bos tim Monster Energy Yamaha, juga menyayangkan begitu cepatnya keputusan pembatalan balapan diambil.

Apalagi dia optimis para pembalapnya berpeluang besar tampil cepat di Qatar dan Thailand.

Namun, Meregalli mengaku menerima keputusan tersebut karena keselamatan semua orang adalah yang utama.

"Melewatkan 2 balapan pertama sangat sulit, tapi kami semua sepakat kesehatan dan keselamatan adalah yang utama," ungkap Meregalli.

"Sebagai tim, kami menghormati keputusan ini dan akan siap beraksi segera," katanya.

Baca: Ducati Kuasai Topspeed Tertinggi pada Tes Pramusim MotoGP 2020 Qatar, Jack Miller Tembus 355,2 Km

Baca: Meski Marc Marquez Melempem pada Tes Pramusim MotoGP Qatar, Andrea Dovizoso Enggan Meremehkannya  

MotoGP Thailand Resmi Ditunda karena Wabah Corona, Dorna Bersama FIM dan IRTA Lakukan Evaluasi

MotoGP ronde Thailand yang dijadwalkan digelar pada 22 Maret mendatang akhirnya resmi ditunda.

Berdasarkan pengumuman resmi dari MotoGP.com (2/3/2020), pemerintah Thailand menyatakan bahwa tidak mungkin menggelar Grand Prix sesuai jadwal.

Hal ini karena wabah virus corona masih berlanjut.

FIM, IRTA, dan Dorna kemudian memutuskan menunda MotoGP seri Thailand.

Mereka sedang melakukan evaluasi, menentukan tanggal alternatif yang mungkin bisa digunakan menggelar balapan.

Baca: MotoGP Qatar dan Thailand Dibatalkan karena Wabah Corona, Semua Pendatang dari Italia Dikarantina

Baca: Ducati Kuasai Topspeed Tertinggi pada Tes Pramusim MotoGP 2020 Qatar, Jack Miller Tembus 355,2 Km

Dorna mengumumkan MotoGP Thailand ditunda
Dorna mengumumkan MotoGP Thailand ditunda (MotoGP)

Kabar selanjutnya juga akan diumumkan segera.

Sebelumnya, Dorna juga mengumumkan bahwa MotoGP ronde perdana di Qatar dibatalkan.

Wabah virus corona menyebabkan pembatasan travel yang berdampak pada pendatang yang berasal dari Italia.

Semua yang datang ke Doha melalui penerbangan langsung dari Italia, atau berada di Italia pada dua minggu terakhir, akan dikarantina minimal 14 hari.

Padahal Italia memainkan peran penting di kejuaraan balap dunia, baik di sirkuit maupun di luar sirkuit.

Namun, ini hanya berlaku untuk kelas premer MotoGP.

Kelas Moto2 dan Moto3 kemungkinan tetap digelar karena tim dan pembalap kedua kelas tersebut sudah berada di Qatar untuk tes tiga hari di Sirkuit Losail awal pekan ini.

Seri pembuka kedua kelas ini akan digelar pada 6-8 Maret mendatang.

Hal yang sama juga berlaku pada Idemitsu Asia Talent Cup yang dijadwalkan menggelar dua balapan selama Grand Prix Qatar.

(Gridoto.com/Rezki Alif Pambudi/TribunnewsWiki/Febri)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved