Hasil Liga Champions: Manchester City Bekuk Madrid, Ronaldo Dihantui De Ja Vu Lyon

Real Madrid dibekuk Manchester City di kandang sendiri. Kutukan Lyon masih menghantui Cristiano Ronaldo.


zoom-inlihat foto
ucl-16-bearas.jpg
Twitter @ChampionsLeague
Liga Champions leg pertama 16 besar.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Manchester City berhasil merengguk kemenangan ketika melawan Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (27/2/2020) dini hari WIB, pertandingan Real Madrid vs Man City berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan tuan rumah.

Sebenarnya, Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat Isco pada menit ke-60.

Melansir dari Opta, catatan itu merupakan gol pertama Isco di Liga Champions sejak September 2018 (vs Roma) dan gol pertamanya di fase gugur sejak May 2017 (vs Atletico Madrid).

Man City kemudian berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Gabriel Jesus (78') dan penalti Keven De Bruyne (83').

Baca: Hasil Liga Champions: Chelsea Alami Kekalahan Terburuk, Barcelona Kesulitan Lawan Napoli

Baca: Negara Britania Haramkan Anak-anak Menyundul di Latihan Sepak bola, Mengapa Demikian?

klevin dembruine
Kevin De Bruyne mencetak gol kemenangan Manchester City di kandang Real Madrid, Santiago Bernebeau, Rabu (26/2/2020) waktu setempat.

Adapun kapten Los Blancos, Sergio Ramos harus mendapat kartu merah pada menit ke-86.

Pertandingan relatif berjalan seimbang dengan The Citizens unggul hanya 52 persen penguasaan bola dari tuan rumah.

Strategi Guardiola yang lebih menginstruksikan Manchester City bermain pragmatis ternyata berbuah hasil.

Meski saling jual beli serangan, sengatan yang dilakukan Kevin De Bruyne dkk lebih mematikan dan juga unggul dengan 16 tendangan yang delapannya mengarah ke gawang, ketika Madrid hanya membuat tiga sepakan mengarah ke gawang dari sembilan percobaan.

Manchester City berulang kali menjejali lini belakang Real Madrid dengan counter attack cepat dari kedua sisi sayap.

Leg kedua nanti akan menjadi ujian terbesar Real Madrid yang akan giliran bertamu ke markas Manchester City di Stadion Etihad pada 18 Maret nanti.

Kabar buruk bagi Real Madrid adalah mereka akan tanpa kapten dan bek andakan, Sergio Ramos akibat hukuman kartu merah yang ia terima semalam.

Bagi Sergio Ramos, ini adalah kartu merah ke-26 sepanjang karier sang bek yang dulu terkenal bengal tersebut.

Akan tetapi, ini adalah kartu merah pertama sang bek bernomor empat tersebut dalam satu tahun terakhir setelah ia terakhir diusir wasit pada laga Liga Spanyol kontra Girona pada 17 Februari 2019.

Baca: Semenjak Ditinggal Cristiano Ronaldo, Real Madrid Mandul Cetak Gol

Baca: Manchester City Dihukum UEFA, Raheem Sterling Tetap Setia walau Digoda Real Madrid

Sergi Ramos, kapten Real Madrid.
Sergi Ramos, kapten Real Madrid. (PIERRE-PHILIPPE MARCOU/AFP)

Sergio Ramos diusir wasit setelah mendapat dua kali kartu kuning.

Kartu merah yang ia terima kontra Girona tersebut membuatnya tercatat sebagai pemain yang paling sering menerima kartu merah sepanjang sejarah kompetisi lima liga top Eropa.

Selain itu, Sergio Ramos sudah mencatatkan namanya sebagai pemain Liga Spanyol yang paling banyak diusir wasit.

Kartu merah Sergio Ramos kontra Manchester City merupakan yang keempat baginya di Liga Champions.

Kartu merah pertamanya datang kontra Olympiakos pada September 2005.

Ketika itu Ramos mendapat kartu merah langsung setelah melanggar Giannakis Okkas pada laga di mana Madrid menang 2-1.

Sergio Ramos lalu melewati lima tahun tanpa kartu merah di Liga Champions sebelum turun dalam kemenangan 4-0 di Ajax Amsterdam pada 23 November 2010.

Kartu merah ini terhitung kontroversial karena Sergio Ramos sengaja mendapat kartu kuning kedua dengan melempar bola jelang akhir laga setelah mendapat instruksi dari pelatih Jose Mourinho.

Baca: Tak Dibayar, Fans Barcelona yang jadi Buzzer Penghujat Pemain Sendiri Akhirnya Buka Suara

Baca: Manajemen Barcelona Diduga Sewa Buzzer Demi Hujat Pemain Sendiri di Media Sosial

Real Madrid musim 2019-20.
Real Madrid musim 2019-20. (AFP)

Ketika itu, Real Madrid sudah pasti lolos ke babak 16 besar dan Sergio Ramos sengaja mendapat kartu kuning kedua agar ia bisa absen pada laga terakhir grup ketimbang babak knock out.

Kamera televisi menangkap pelatih Jose Mourinho memberikan instruksi ke Xabi Alonso, yang diteruskan ke kiper Iker Casillas, sebelum mencapai telinga Sergio Ramos.

UEFA lalu memberi Xabi Alonso, Iker Casillas, dan Sergio Ramos denda karena melanggar peraturan kompetisi.

Kartu merah ketiganya di Liga Champions datang dalam kemenangan 4-1 lawan Galatasaray pada 27 November 2013.

Seperti pada laga ini, Sergio Ramos dianggap melakukan professional foul ke penyerang Galatasaray Umut Bulut.

Juventus lembek

Sementara itu Cristiano Ronaldo dkk gagal menunjukkan keperkasaannya saat bertamu ke markas Olympique Lyon di Perancis.

Bianconeri, julukan Juventus, kalah 0-1 dari Lyon dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Ronaldo sendiri tampil melempem meski beberapa kali memiliki kesempatan mengubah jalannya laga.

Megabintang Portugal itu pun kembali dihantui kegagalannya ketika melawan Lyon di 16 besar Liga Champions.

Pada musim 2009-10, Ronaldo dan Real Madrid harus kalah dengan agregat 2-1 dari Lyon kala itu.

De ja vu itu pun kini menghantui Ronaldo dan Juventus, terlebih skor yang dihasilkan pun mirip, dengan Lyon menang 1-0 di kandang mereka terlebih dahulu kala itu.

Adapun duel Lyon vs Juventus rampung digelar di Stadion Parc Olympique Lyonnais pada Rabu (26/2/2020) atau Kamis dini hari WIB.

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri menyebut timnya kalah akibat lambat dalam mengalirkan bola.

Sarri tak habis pikir dengan permainan anak asuhnya di pertandingan Lyon vs Juventus tersebut.

"Ini sulit dijelaskan, tetapi babak pertama kami mengalirkan bola dengan lambat," jelas Sarri kepada Sky Sport Italia.

Baca: Italia Diserbu Corona, Termasuk ke Wilayah Cristiano Ronaldo Bermukim

Baca: Malaga Pernah Gagal Boyong Ronaldo dari Sporting CP, Kalah dari MU yang Kucurkan Dana 12 Kali Lipat

Cristiano Ronaldo, melempem dalam laga melawan Lyon, Rabu (25/2/2020).
Cristiano Ronaldo, melempem dalam laga melawan Lyon, Rabu (25/2/2020). (Twitter @Championsleague)

"Kami tak ada pergerakan dan dengan mudah lawan membuat tekanan, memenangkan bola dan mencetak gol," kata eks pelatih Chelsea itu.

"Kami miskin determinasi serta agresi ketika menyerang dan selama 15 menit juga tidak agresif dalam bertahan."

"Kami tidak beruntung karena kebobolan saat Matthijs de Ligt di luar lapangan akibat cedera," ungkap dia.

Memang, bek muda asal Belanda tersebut sempat melakukan perawatan ekstra di pinggir lapangan akibat bagian kepalanya berdarah.

Cedera tersebut disinyalir terjadi ketika ada kontak fisik antara kepala De Ligt dengan kaki Moussa Dembele saat jatuh.

"Pada babak kedua sebenarnya berjalan lebih baik, tetapi itu tidak cukup untuk pertandingan sekelas Liga Champions," jelas Sarri.

"Saya tidak tahu mengapa, saya tidak bisa membuat para pemain memahami pentingnya mengalirkan bola dengan cepat," terang dia menegaskan.

"Ini permasalahan dasar, kami akan terus mengupayakan itu dan cepat atau lambat, konsep tersebut akan ada di kepala mereka," tandasnya.

Adapun leg kedua babak 16 besar Liga Champions Juventus vs Lyon akan dihelat di Allianz Stadium, 18 Maret 2020.

(Tribunnewswiki.com/Kompas.com/Ris/Farahdilla Puspa/Mochamad Sadeli/Firzie A)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved