TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang perempuan di China berbohong ke polisi dengan mengatakan pacarnya terinfeksi virus corona.
Aksi berbohongnya ini dilakukan lantaran sang pacar tak mau minta maaf kepadanya setelah keduanya bertengkar.
Perempuan 39 tahun dengan nama keluarga Ma ini mengatakan ke petugas kepolisian bahwa pacarnya batuk-batuk dan demam.
Ma menelepon polisi sebanyak 16 kali dan berlagak seolah kondisi pacarnya perlu pertolongan secepatnya.
Kasus ini diwartakan melalui media sosial Kantor Polisi Wuqing, sebuah distrik lokal di China, dikutip dari Daily Mail, Jumat (21/2/2020).
Baca: Perkembangan Terbaru Virus Corona: 2247 Orang Meninggal Dunia, 18.438 Pasien Sembuh
Diproses Kepolisian
Kepolisian Distrik Wuqing, Tianjin, China kemudian mengirimkan tim dan segera menuju ke lokasi kejadian.
Lokasi yang dituju polisi merupakan kediaman dari kekasih Ma.
Namun, setelah polisi datang dan memeriksa, apa yang dilaporkan perempuan ini ternyata tak sesuai realita.
Pacarnya, Wang, setelah diperiksa tidak menunjukkan gejala apa pun ketika petugas bertemu dengannya.
Polisi yang datang dengan tim medis kemudian menyatakan bahwa Wang sehat.
Didesak
Mengetahui ada yang tidak beres dengan laporan Ma, polisi segera mendatanginya.
Polisi bertemu Ma di kediamannya tempat ia menelepon kepolisian.
Saat bertemu Ma, pihak berwajib ini mendesaknya untuk mengungkapkan alasan membuat panggilan palsu kepada polisi.
Ma tertegun dan diam, hingga akhirnya mengakui dirinya bohong dan bermaksud memberi pacarnya pelajaran lantaran tidak mau meminta maaf padanya.
Berdasarkan laporan petugas, Ma menelepon polisi sebanyak 16 kali pada Rabu (19/2).
Ia mengakui berbohong dengan mengklaim pacarnya menderita batuk tanpa henti dan demam tinggi sejak malam sebelumnya.
Saat polisi bertanya apa alasannya, Ma menyebut dirinya ingin balas dendam ke pacarnya lantaran tidak mau meminta maaf kepadanya.
Baca: Indonesia Negatif Virus Corona, Wishnutama Ajak Wisatawan Asing Datang: Please Wisata ke Indonesia
Pengaruh Alkohol?
Polisi kemudian menetapkan Ma sebagai tersangka dengan tuduhan laporan palsu.
Saat diinterogasi, Ma menerangkan dirinya sedang berada di bawah pengaruh alkohol.
Ia mengakui tidak sadar saat menelepon polisi.
Ma menyebut dirinya telah menenggak alkohol dalam jumlah besar sebelum berdebat dengan pacarnya dan meninggalkan rumah.
Baca: Ilmuwan China Beberkan Obat Antimalaria Efektif untuk Obati Infeksi Virus Corona
Ditahan
Selain tuduhan membuat laporan palsu, Ma juga ditangkap dengan tuduhan menganggu ketertiban sosial.
Perkembangan terbaru korban meninggal dunia akibat virus corona mencapai 2.247 orang.
Jumlah korban meninggal akibat virus corona ini sejalan dengan jumlah pasien yang sembuh yang mencapai 18.438 pasien.
Kabar terbaru ini menambah angka jumlah pasien terinfeksi yang mencapai 76.716 kasus.
--
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)