TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan praktisi psikologi Dedy Susanto semakin terungkap.
Banyak orang yang mengaku menjadi korbannya.
Nama Dedy Susanto sendiri tidak asing sejak tahun 2018.
Mantan tunangan Denny Soemargo, Dita Soedarjo, juga sempat mendapatkan terapi dari Dedy Susanto.
'Ini banyak bgt dm dari netizen karena pada tau aku suka dengerin pak dedy dan tanya pengalaman aku gimana dll?'
Pengusaha es krim ini pun mengungkap pengalamannya pernah diterapi oleh Dedy Susanto, Minggu (16/2/2020).
Dita menyebutkan secara detil apa yang dilakukannya saat mendapat terapi.
Awal bertemu Dita dan Dedy sempat berdebat tentang tempat pertemuannya.
Beruntung Dita tak sempat diajak bertemu di hotel.
"Aku ga pernah diajak ktemu di hotel dll"
Baca: Dedy Susanto Bantah Tudingan Selebgram Revina VT yang Sebut Dirinya Cabuli Pasien Berkedok Terapi
Dedy Susanto meminta bertemu di tengah-tengah antara kliniknya dan rumah Dita.
Hanya saja Dita dengan tegas melakukan terapi di klinik Dedy Susanto.
Pria yang sedang kontroversi ini menuruti kemauan Dita.
"Tapi pernah diajak ktemu di mobil atau dia tawarin kerumahku karena menurut dia terlalu jauh buat aku ke clinic dia mungkin, dia mau ktemu aku di tengah, tapi aku sangat tegas bahwa tidak apa2 aku ke klinik dia yang di kelapa gading."
Perempuan 28 tahun ini lalu menjelaskan proses terapi.
Menurut putri konglomerat Indonesia ini saat itu Dedy menanganinya sangat profesional.
Namun, memang ada momen yang menunjukkan Dedy Susanto 'sangat friendly'.
Dita tak menyebutkan secara lebih perlakukan 'sangat friendly' yang dilakukan Dedy.
"Dia professional sama aku walaupun kadang abit too friendly tapi selalu kalo aku alihin topic lagi, pasti langsung sangat on point dan ngomongin soal luka batin dll dan tidak ada ajakan aneh2."
Menurut Dita, orang-orang di sekitarnya juga sempat mendapat terapi dari Dedy.
Mereka juga tak mengalami pelecehan seksual.
"Aku kenalin ke beberapa temen aku juga dan mereka pun tidak ada yang dilecehin atau ketemuan di hotel2 dengan temen2 saya."
Putri pengusaha Soetikno Soedarjo ini menyimpulkan bahwa tak semua orang diperlakukan seperti yang sedang heboh.
"Jadi intinya - pak dedy gak begitu ke semua klien dan cara dia flirty2 itu kalo kita tegas - pasti balik ke topic normal dan dia mungkin aku pikir orang yang sangat ramah saja dan suka berbicara."
"Kita tidak boleh pukul rata kesalahan orang, dia juga sudah membantu banyak orang walaupun dia mungkin ada kelemahan dan pernah merasa tergoda di titik tertentu kalo baca dari kesaksian klien lain."
Perempuan yang masih betah melajang ini mengaku Dedy Susanto adalah manusia biasa.
Dia tak luput dari keburukan.
Dibalik kasusnya yang sekarang, banyak orang yang telah dibuka pikirannya oleh Dedy Susanto.
"Aku cuman mau bilang Seburuk2nya manusia, ga 100 % selau buruk.
"Ada banyak orang yang dia juga tolongin dan bersikap profesional dan banyak kata kata dia yang sangat bijak dan membuka pikiran juga dan tulisan2 buku dia bagus sekali jadi kalau dia sekarang lg di tengah masalah dan punya kelemahan masing masing, doakan saja dan biar hukum yang mengadili."
"Kita manusia toh sama sama punya dosa dan kelemahan yang beda beda tapi setiap manusia ga luput dari khilaf dan kesalahan dan kelemahan."
Meskipun begitu, Dita Soedarjo tetap mendoakan orang-orang yang mengaku menjadi korban Dedy Susanto.
"Saya sungguh sedih denger cerita2 yang ada soal pengalaman perempuan yang pernah dilecehkan dan doa saya menyertai dan sungguh prihatin."
Dita pun menegaskan kalau dirinya tak pernah mendapatkan pelecehan seksual dari Dedy Susanto.
"Tapi saya jg cuman mau jawab pertanyaan yg banyak di dm saya soal pengalaman saya dengan beliau, dan saya dan teman2 tidak pernah ada pelecehan apapun!"
Di akhir curhatannya, Dita mengingatkan netizen kalai manusia tak semuanya buruk.
Dia ingin tak ada lagi netizen yang menghakimi keburukan orang lain.
"Ada 100 kesalahan di manusia contohnya tapi juga bukan berarti dia tidak ada kebaikan dan kelebihanya juga- jadi sama2 jangan menghakimi dan doakan saja dan biar hukum yang adili toh kita manusia gak lepas dari dosa ga berhak mengadili."
Beragam komentar pun diberikan netizen.
Ada banyak yang mendukung pesan Dita.
"Wise... Betul bgttt jangan pukul rata kesalahan orang, seburuk2nya manusia ga 100persen buruk!!"
"Kalau di baca captionnya,,,dita berusaha utk netral,,,walaupun ad kata too friendly dan flirty2,,,berarti "memancing",,,,tinggal si klien mw "terpancing" or said NO and kembali ke rules"
"Uuuuu.... Setuju banget ka dita"
Tidak sedikit juga yang mengaku kurang sepaham dengan Dita.
"Ya kalee si dedi mo aneh2 sm kak dita secara kak dita kan horang kayah dan otak cerdas. Gak mungkin kan si dedi aneh2??? Nyari mati nama.nya kalo ampe nekat aneh2. Maka.nya kak dita bs blg spt caption diatas. Coba kalo kak dita gk terkenal dan kayah rayah alias rakyat jelata, mgkin disikat juga ama si dedi sung*ntot"
"But ci im sorry to say this but you sound like yaudah semua orang toh punya dosa, maklumin aja”
"Klo mb jadi korban pelecehan... trus komentarnya ky mb ini (cenderung belain pelaku). kira- kira mb Happy gak dengar nya...?"
(TribunnewsWiki/cva)