Terbukti Manipulasi Laporan Keuangan, Manchester City Dihukum UEFA Dua Tahun Larangan Main di Eropa

Klub asal Liga Inggris, Manchester City dijatuhi hukuman oleh otoritas sepak bola Eropa, UEFA dua tahun larangan berkompetisi di level benua biru.


Terbukti Manipulasi Laporan Keuangan, Manchester City Dihukum UEFA Dua Tahun Larangan Main di Eropa
AFP
Manchester City. 


Klub asal Liga Inggris, Manchester City dijatuhi hukuman oleh otoritas sepak bola Eropa, UEFA dua tahun larangan berkompetisi di level benua biru.

Berdasarkan temun bukti UEFA, Manchester City telah terbukti melebih-lebihkan catatan laporan keuangan terkait pendapatan sponsor mereka dan informasi break-even point yang mereka serahkan ke UEFA antara 2012 dan 2016.

UEFA membuka penyelidikan ke Manchester City setelah media asal Jerman Der Spiegel, membuka skandal keuangan yang dilakukan oleh klub tersebut.

Jika banding yang dilakukan ke CAS dimenangkan oleh UEFA, maka klub berjuluk The Citizens itu tidak akan dapat bermain di kompetisi Eropa tingkat apapun pada musim 2020/21 dan 2021/22.

Baca: Performa Lembek, Manajemen Juventus Incar Guardiola dan Allegri Sebagai Pelatih Baru

Baca: Jelang Final Liverpool vs City, Ederson Cedera dan Klopp Minta Penjual Hot Dog Bersiap Diri

Manchester City diukum rong taon
Manchester City.

Meski begitu, partisipasi Manchester City di musim 2019-20 tak akan terganggu.

Pasukan Pep Guardiola akan tetap berlaga di ajang 16 besar melawan Real Madrid di leg pertama pada 26 Februari di Bernabeu dan leg kedua pada 10 Maret di Stadion Etihad.

Manchester City diketahui melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) yang diperkenalkan oleh UEFA sebagai upaya untuk mencegah klub jatuh ke dalam masalah finansial karena pengeluaran tak dibatasi.

Klub diharapkan beroperasi sesuai kemampuan mereka dan memenuhi setidaknya break-even point atau titik impas keuangan (tak merugi dan memperoleh laba) dan transaksi keuangan yang harus transparan.

Respon Manchester City

manchrit7u
Manchester City, terancam dua musim kedepan tak bisa berpartisipasi di Liga Champions.

Manchester City pun menyatakan diri "kecewa”, meski tak terlalu terkejut dengan putusan UEFA tersebut serta menyebut proses yang organisasi sepak bola Eropa lakukan itu “tak sempurna atau cacat”

Langkah pertama pihak klub yakni dengan mengajukan banding terhadap sanksi kepada CAS atau Pengadilan Arbitrase Olahraga.

Manchester City harus menunggu hasil dari proses banding yang akan datang dan belum diketahui kapan seluruh proses dari rangkaian penyelesaian kasus ini akan menghadirkan putusan yang final dan mengikat bagi mereka.

Klub saat ini tidak yakin berapa lama waktu yang dibutuhkan tetapi siap untuk bersabar saat mereka melawan ketidakadilan yang dirasakan.

(Tribunnewswiki.com/Haris)





Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved