PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kepelabuhanan.


PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)
inaport4.co.id
PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). 

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kepelabuhanan.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) atau Pelindo IV adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kepelabuhanan.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Indonesia (PP) NO. 59, tanggal 19 Oktober 1991, tentang Pengalihan bentuk Perseroan Umum (Perum) Pelabuhan IV menjadi Perseroan Terbatas (Persero) yang anggaran Dasarnya diaktakan dengan akta No. 7, tanggal 1 Desember 1992 oleh Notaris Imas fatimah, sh, Notaris di jakarta

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)beroperasi di Indonesia bagian timur yang tersebar di 11 provinsi dan berkantor pusat di Makassar. Wilayah operasional kami terdiri dari 17 pelabuhan cabang, 3 anak perusahaan, dan 1 afiliasi yang tersebar dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) beralamat kantor pusat di Jl. Soekarno No. 1, Makassar-Sulawesi Selatan, 90173 Indonesia.

  • Sejarah


​​Secara efektif keberadaan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) mulai sejak penandatanganan Anggaran Dasar Perusahaan oleh Sekjen Dephub berdasarkan Akta Notaris Imas Fatimah, SH No 7 tanggal 1 Desember 1992. Menilik perkembangan kebelakang di masa awal pengelolaannya, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) telah mengalami perkembangan yang cukup pesat dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan lingkungan yang semakin maju.

Tahun 1957-1960

Pada masa awal kemerdekaan, pengelolaan pelabuhan berada dibawah koordinasi Djawatan Pelabuhan. seiring dengan adanya nasionalisasi terhadap perusahaan-perusahaan milik Belanda dan dengan dikeluarkannya PP No. 19/1960, maka status pengelolaan pelabuhan dialihkan dari Djawatan Pelabuhan berbentuk badan hukum yang disebut Perusahaan Negara. (PN)

Tahun 1960-1963

Berdasarkan PP No. 19 tahun 1960 tersebut pengelolaan pelabuhan umum diselenggarakan oleh PN pelabuhan I-VIII. Di kawasan Timur Indonesia sendiri terdapat 4 (empat)PN Pelabuhan yaitu : PN Pelabuhan Banjarmasin, PN Pelabuhan Makassar, PN Pelabuhan Bitung dan PN Pelabuhan Ambon.

Tahun 1964-1969

Pada masa order baru, pemerintah mengeluarkan PP 1/1969 dan PP 19/1969 yang melikuidasi PN Pelabuhan menjadi Badan Pengusahaan Pelabuhan (BPP) yang di pimpin oleh Administrator Pelabuhan sebagai penanggung jawab tunggal dan umum di pelabuhan. Dengan kata lain aspek komersial tetap dilakukan oleh PN Pelabuhan, tetapi kegiatan operasional pelabuhan dikoordinasikan oleh Lemabaga Pemerintah yang disebut Port Authority.

Tahun 1969- 1983

Pengelolaan Pelabuhan dalam likuiditas dilakukan oleh Badan Pengusahaan Pelabuhan (BPP) berdasarkan PP 1/1969 dan PP 18/1969. Dengan adanya penetapan itu, pelabuhan dibubarkan dan Port Authority digantikan oleh BPP.

Tahun 1983-1992

Status pelabuhan dalam likuidasi yang di kenal dengan BPP berakhir dengan keluarnya PP 11/1983 dan PP 17/1983 yang menetapka bahwa pengelolaan pelabuhan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara yang berbentuk Perusahaan Umum (Perum).

Tahun 1992 – sekarang

Dilandasi oleh pertimbangan peningkatan efisiensi dan efektifitas perusahaan serta dengan melihat perkembangan yang dicapai oleh perum pelabuhan IV, pemerintah menetapkan melalui PP 59/1991 bahwa pengelolaan pelabuhan di wilayah Perum Pelabuhan IV dialihkan bentuknya dari Perum menjadi (Persero). selanjutnya Perum Pelabuhan Indonesia Iv beralih menjadi PT (Persero) Pelabuhan Indonesia IV. Sebagai Persero, pemilikan saham PT Pelabuhan Indonesia IV yang berkantor pusat di jalan Soekarno No. 1 Makassar sepenuhnya dikuasai oleh Pemerintah, dalam hal ini Menteri Keuangan Republik Indonesia dan pada saat ini telah di alihkan ke Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) atau Pelindo IV adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang kepelabuhanan.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Indonesia (PP) NO. 59, tanggal 19 Oktober 1991, tentang Pengalihan bentuk Perseroan Umum (Perum) Pelabuhan IV menjadi Perseroan Terbatas (Persero) yang anggaran Dasarnya diaktakan dengan akta No. 7, tanggal 1 Desember 1992 oleh Notaris Imas fatimah, sh, Notaris di jakarta

Kami beroperasi di Indonesia bagian timur yang tersebar di 11 provinsi dan berkantor pusat di Makassar. Wilayah operasional kami terdiri dari 17 pelabuhan cabang, 3 anak perusahaan, dan 1 afiliasi. yang tersebar dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) sangat menyadari kondisi wilayah hinterland yang berada di timur yang sangat membutuhkan pengembangan infrastruktur dan tenaga yang cakap dan ahli. Untuk itu, Perseroan terus berinvestasi mengembangkan dan meningkatkan layanan dengan dukungan fasilitas dan peralatan yang optimal dan SDM yang handal.

Saat ini segmen usaha perseroan adalah penyediaan dan pelayanan kolam pelabuhan dan perairan untuk lalu lintas dan tempat berlabuhnya kapal termasuk jasa yang berhubungan dengan pemanduan dan penundaan kapal., serta kebutuhan logistik kapal seperti bahan bakar dan air.

Penyediaan dermaga dan fasilitasnya untuk tambat kapal serta bongkar muat petikemas dan cargo, termasuk jasa terminal penumpang, terminal petikemas, dan terminal car, pergudangan, dan lapangan multi-purpose juga tersedia. Perseroan juga membuka kerjasama pengelolaan pelabuhan dengan pihak pemerintah dan swasta, penyelenggaraan depo, fumigasi, kawasan pabean dan tempat penimbunan sementara. Rupa-rupa jasa lainnya dapat dilihat di lihat secara lengkap di www.inaport4.co.id

Perseroan resmi meluncurkan logo baru pada tanggal 15 agustus 2014, sebagai bentuk semangat dan komitmen untuk melakukan perubahan dan perbaikan demi menyongsong masa depan dengan pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.

kanotd
Kantor pusat PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) di Jl. Soekarno No. 1, Makassar-Sulawesi Selatan, 90173 Indonesia.

  • Visi, Misi dan Nilai


Visi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

“Menjadi perusahaan pengelola pelabuhan yang terintegrasi, berdaya saing tinggi, dan bertaraf internasional”.

Misi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

  • Menjadi penggerak dan pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.
  • Menyediakan Jasa kepelabuhan dan non-kepelabuhan (penunjang) yang terintegrasi dengan berorientasi pada kepuasan dan loyalitas pelanggan.
  • Menciptakan transformasi untuk mendorong pengembangan professional dan personal bagi kesejahteraan karyawan.
  • Meningkatkan nilai tambah bagi Stakeholder internal dan eksternal secara berkelanjutan.
  • Memaksimalkan nilai pemegang saham secara berkelanjutan (Shareholder).

Nilai PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

Integrity (Integritas) adalah konsistensi dalam tindakan tindakan, nilai-nilai, metode metode, ukuran-ukuran, prinsip-prinsip, ekspektasi ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan. Perusahaan/orang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat. 

Synergistic (Sinergitas) adalah kerja sama antar unsur atau bagian atau fungsi yang menghasilkan suatu tujuan lebih baik dan lebih besar daripada dikerjakan sendiri. Sinergitas dalam capaian hasil berarti kerja sama berbagai unsur atau bagian atau kelompok atau fungsi untuk mendapat capaian hasil yang lebih baik dan lebih besar.

Professional (Profesional) adalah orang yang memiliki kemampuan (keahlian) yang tinggi dan berpegang teguh kepada nilai moral yang berkaitan dengan pekerjaan dan perbuatannya.       

Innovative (Inovatif) adalah kemampuan seseorang dalam mendayagunakan kemampuan dan keahliannya untuk menghasilkankarya baru." "Berpikir inovatif yaitu proses berpikir yang menghasilkan solusi dan gagasan di luar bingkai konservatif (out of the box)”.

Satisfied Customer (Kepuasan Pelanggan) adalah suatu keadaan dimana kebutuhan, keinginan dan harapan pelanggan dapat terpenuhi melalui produk/jasa yang dibeli/digunakan. Secara umum, kepuasan pelanggan dapat dikatakan sebagai perasaan senang atau kecewa seseorang dari perbandingan antara produk/jasa yang dibeli/digunakan sesuai atau tidak dengan harapannya.

  • Anak Perusahaan dan Afiliasi


Anak perusahaan dan sfiliasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

PT Nusantara Terminal Services (NTS)

PT Nusantara Terminal Service didirikan pada tahun 2013 dengan kepemilikan saham mayoritas pada PT Pelindo IV (Persero) dan sebagian Koperasi Karyawan PT Pelindo IV.

PT Nusantara Terminal Service berfungsi sebagai Strategic Company (Sebagai Holding) dan operating company, berkedudukan di Makassar dan memiliki cabang sebagai JPT/Forwader diberbagai tempat.

Fokus kegiatan PT NTS yakni, kegiatan bongkar muat konvensional (general cargo, project cargo, petikemas konvensional, dll). Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM). Perusahaan, Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK). Pelayanan Logistik dan door to door service untuk komoditas general cargo. Pengelolaan depo petikemas, Gudang, lapangan penumpukan dan Pusat Logistik Berikat (PLB). Penyediaan dan pengoperasian peralatan bongkar muat. Dengan lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS.

PT NTS selain sebagai holding juga melaksanakan kegiatan handling bagi general cargo, kegiatan di luar Provinsi Sulawesi Selatan akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan cabang PT Pelindo IV (Persero) atau mengurus perizinan sendiri jika cukup potensial. PT NTS akan mengelola/mengusahakan aset tertentu melalui kerja sama operasi dengan beberapa cabang PT Pelindo IV (Persero).

PT Equiport Inti Indonesia (EII)

Visi perusahaan : Menjadi perusahaan Equipment Provider, Maintenance, Operators, Supplier dan General Contractor terbaik di Indonesia Timur.

Misi : Memberikan pelayanan Equipment Provider, Maintenance dan Repair berkualitas tinggi untuk memaksimalkan produktifitas dan availability. Mengintegrasikan teknologi ter-update untuk mendukung efektifitas kerja. Teknisi dan Operator yang profesional dan kompeten. Meningkatkan Added Value bagi Pelanggan.

Tagline : Excellence Quality is Our Priority.

PT EII adalah anak usaha PT Pelindo IV (Persero), dengan kepemilikan saham PT Pelindo IV sebesar 95% dan Koperasi Karyawan Pelindo IV sebesar 5%.

Kegiatan dan jasa PT EII Group terbagi yaitu :

- PORT EQUIPMENT & FACILITIES PROVIDER : Menyediakan Peralatan & Fasilitas Pelabuhan (Utama & Pendukungnya).

- MAINTENANCE & ENGINEERING : maintenance, repair, refurbishment, repowering, overhaul, Docking, retrofit modification, and electrification, underdeck repair.

- GENERAL CONTRACTOR : Konstruksi, Civil Works, Mechanical and Electrical Works, Instalation, Application dll.

- PORT OPERATORS PROVIDER : Menyediakan Operator Alat CC, HMC, RTG, Reach Stacker, Forklift, Head Truck, Kapal Tunda & Pandu, Garbarata, Cleaning Service, Security dan Outsourcing lainnya.

- GENERAL SUPPLIER : Menyediakan Spare parts, Ban, Wirerope, fender, Tiang pancang, Sheetpile, Electrical, HDPE, Anode, Precast Concrete, Paving Block, BBM dan Pelumas.

- PROPERTI : Menyediakan/Persewaan Kantor, Terminal Penumpang, Ruangan, Management Building, ATK & Perlengkapan kantor, Hotel, Guest House, Rumah tinggal, Kendaraan Dinas dll.

- TOURISM AGENCY : Menyediakan aplikasi media, paket wisata, ticketing pesawat & kapal laut dan akomodasi, operator hotel & terminal & gedung, EO & E- Pass.

PT EII merupakan Strategic Company (Sebagai Holding) dan Operating Company yang berkedudukan di Makassar dan memiliki cabang sebagai Port Maintenance Center di berbagai tempat.

Fokus kegiatan PT EII adalah, Maintenance Peralatan Pelabuhan (Refurbished, overhaul, docking, repowering, retrofit, modification & electrification, contract maintenance). Pemeliharaan Fasilitas Pelabuhan (Maintenance Dredging, Reclamation, Corrotion Protection – HDPE, Anode, Coating & Painting, Fender & Bollard). Pengadaan dan persewaan Peralatan Bongkat Muat (CC, RTG, RS, HT, FL). Pengoperasian Peralatan Bongkar Muat (CC, RTG, RS, HT, FL). Penyedia Spare part & sentraliasi. Penyedia Engineering instalasi Mechanical – Electrical dan IT. Penyedia mini powerplan 5-10 MW (listrik), Air minum kapal, Gas, BBM & Pelumas, dengan lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS dan lainnya.

PT EII mengubah cost center menjadi profit center. Melaksanakan kegiatan maintenance yang akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan cabang PT Pelindo IV (Persero) atau mengurus perizinan sendiri. Mengadakan dan memasarkan produk tertentu melalui kerja sama operasi dengan beberapa pabrikan (principal) dari BUMN/BUMD dan pihak swasta nasional/multi nasional.

PT Kaltim Kariangau Terminal

Dilaksanakannya pengembangan di lokasi Kariangau sebagai antisipasi terjadinya pelampauan kapasitas fasilitas akibat peningkatan volume arus petikemas di Terminal Semayang.

Luas lapangan penumpukan petikemas 13.820 m2 dengan daya tampung kurang lebih 50.000 TEUs dan trafik petikemas mencapai 104.660  TEUs pada 2011. Sementara pertumbuhan arus petikemas sekitar 10% per tahun.

Pelabuhan Semayang (Balikpapan eksisting) sangat sempit karena berbatasan langsung dengan daerah perbukitan kawasan hutan lindung dan sangat terbatas untuk pengembangan pelabuhan (backup area yang tidak memadai). Jalan akses dari dan ke pelabuhan juga merupakan jalan protokol Kota Balikpapan yang sangat ramai dan sempit, sehingga sering terjadi kemacetan di sekitar areal pelabuhan.

Latar belakang lainnya yang juga mendasari pengembangan Pelabuhan Kariangau adalah, rendahnya produktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Semayang yaitu sekitar 7-10 B/C/H.

Terdapat program Pemerintah yang menyatukan kawasan kepelabuhanan dengan kawasan industri Kariangau, sehingga perindustrian dapat lebih optimal. Untuk itu, PT Pelindo IV (Persero) bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersinergi untuk meningkatkan performansi pelayanan di pelabuhan, khususnya untuk pelayanan petikemas dengan bekerjasama memberikan pelayanan petikemas dengan standar pelayanan TPK melalui pengoperasian Terminal Petikemas Kariangau Pelabuhan Balikpapan yang dioperasikan melalui perusahaan patungan PT Kaltim Kariangau Terminal (PT KKT).

  • Struktur Organisasi


Dewan Komisaris PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

Komisaris Utama

Agus Purwoto

Komisaris

Suratto Siswodihardjo

Wihana Kirana Jaya

Heri Purnomo

Neil Iskandar Daulay

Syamsu Alam

Direksi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

Komsirasis Utama

​Farid Padang

Direktur Teknik

Prakosa Hadi Takariyanto

Direktur Operasional dan Komersial

Riman S. Duyo

Direktur SDM

Muhamad Asyhari

Direktur Keuangan

Yon Irawan

Direktur Transformasi dan Pengemebangan Bisnis

Tony Hajar Andenoworih

Struktur organisasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) :

apdjnsfedgf
Struktur organisasi PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

(Tribunnewswiki.com/Haris)



Nama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)
Alamat (pusat) Jl. Soekarno No. 1, Makassar-Sulawesi Selatan, 90173 Indonesia
Kontak +62-411-3616-549 ext. 6204
Email humas@inaport4.co.id
Jenis BUMN/Persero
Bidang/industri Transportasi pelabuhan
Situs inaport4.co.id
Direktur utama Farid Padang


Sumber :


1. inaport4.co.id


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved