Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pallubasa merupakan hidangan yang mirip dengan Coto Makassar.
Makanan ini terbuat dari jeroan sapi atau kerbau, dengan semua bahan dimasak dalam waktu yang lama.
Perbedaan pallubasa dengan Coto Makassar adalah menu pendampingnya.
Pallubasa dimakan bersama nasi putih, sementara Coto Makassar dengan ketupat.
Selain hidangan pendampingnya, bumbunya pun sedikit berbeda.
Begitu pula dengan tekstur daging yang dihidangkan. (1)
Baca: Kue Barongko
Baca: Es Goyobod
Sejarah #
Pallubasa adalah makanan khas Makasar.
Konon katanya awal dari makanan berkuah yang dicampur kelapa parut goreng ini hanya diperuntukkan untuk kelas pekerja.
Seperti halnya untuk kuli bangunan, tukang becak, dan kelas pekerja lainnya.
Hal ini dikarenakan Pallubasa adalah makanan termurah yang hanya bisa terbeli oleh para kelas pekerja.
Dari catatan sejarah 10 ikon Makassar di Dinas Pariwisata Makassar, alasan sehingga Pallubasa menjadi makanan murah karena campuran isi atau dagingnya.
Campuran daging yang ada di dalam setiap mangkuknya adalah bagian yang tidak dibutuhkan oleh pemilik sapi tetapi diberikan kepada si pemotong sapi sebagai jatah atau upah (tawana papolonga).
Bagian-bagian sapi yang tidak dibutuhkan seperti bakal susu (kandala’po’, bentuk bakal susu yang ketika diangkat dari dandang bentuknya seperti asap knalpot), baluta (darah segar sapi saat disembelih yang ditadah menggunakan batang bambu yang kemudian dibekukan), susu sapi (payudara sapi), biji pelir sapi, usus lurus (parru’ lambusu’), Latto-latto’ (bagian daging yang bercampur dengan tulang rawan) dan gantungan jantung.
Papolong inilah yang kemudian mengolah sisa-sisa tersebut menjadi makanan yang disebut Pallubasa. (2)
Isian #
Kuah kaldu yang kental plus daging yang empuk.
Pallubasa juga terbuat dari daging dan juga jeroan sapi atau kerbau.
Proses pemasakannya pun membutuhkan waktu yang lama.
Makanan khas Sulawesi Selatan ini diracik dengan menggunakan aneka rempah seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, jintan, ketumbar, jahe dan juga pala.
Racikan bumbu ini menghasilkan kuah kaldu yang kental dan juga gurih berempah. (3)
Pallubasa biasa ditambah dengan kelapa parut sangrai.
Bumbu inilah yang membuat berbeda dengan coto, pallu basa lebih bersantan.
Coto biasanya disajikan dengan buras atau ketupat, pallubasa dimakan dengan nasi.
Cara makannya sama seperti coto, kita bisa menambahkan jeruk nipis dan sambal sesuai selera. (4)
Kuah kaldu yang kental plus daging yang empuk. #
Pallubasa juga terbuat dari daging dan juga jeroan sapi atau kerbau.
Proses pemasakannya pun membutuhkan waktu yang lama.
Makanan khas Sulawesi Selatan ini diracik dengan menggunakan aneka rempah seperti bawang putih, bawang merah, cabai merah, jintan, ketumbar, jahe dan juga pala. Racikan bumbu ini menghasilkan kuah kaldu yang kental dan juga gurih berempah. (3)
Pallubasa biasa ditambah dengan kelapa parut sangrai.
Bumbu inilah yang membuat berbeda dengan coto, pallu basa lebih bersantan.
Coto biasanya disajikan dengan buras atau ketupat, pallubasa dimakan dengan nasi.
Cara makannya sama seperti coto, kita bisa menambahkan jeruk nipis dan sambal sesuai selera. (4)
Cara Membuat #
Langkah-langkah pembuatan (5) :
- Rebus daging sapi hingga empuk, kemudian angkat dan dinginkan.
- Lalu potong-potong kotak daging tersebut dan sisihkan 600 ml air sisa rebusan daging sebagai kaldu sapi.
- Panaskan minyak dan tumis bumbu halus bersama dengan gula merah, serai, lengkuas, kayu manis, cengkeh hingga harum dan matang.
- Tuangkan air kaldu sapi serta aduk rata lalu masak dengan api kecil hingga mendidih.
- Masukkan air asam, garam, penyedap rasa, dan kelapa sangrai dan aduk rata, masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.
- Pallubasa siap untuk disajikan.
(TribunnewsWiki.com/Ika W)
Sumber :
1. www.tripzilla.id
2. makassar.tribunnews.com
3. food.detik.com
4. www.kompasiana.com
5. resepkoki.id