Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Soleh Solihun adalah seorang komika yang lahir di Bandung pada 2 Juni 1979.
Selain sebagai seorang komika, Soleh juga dikenal sebagai jurnalis, aktor, penulis, presenter, dan penyiar radio.
Saat ini Soleh aktif sebagai penyiar radio Program Radio Yuhu Pagi, selain itu Soleh juga masih aktif sebagai komika.
Soleh Solihun juga terkenal dengan YouTube channelnya, sebagian besar konten YouTube-nya diisi wawancaranya dengan para public figure. (1)
Baca: Berteman 27 Tahun, Ternyata Vincent Baru Anggap Desta Sahabat Beberapa Bulan Lalu, Ini Alasannya
Baca: Vincent Rompies
Perjalanan Karier #
Soleh Solihun merupakan alumni Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung.
Soleh berkuliah selama 7 tahun di Program Studi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Fikom Unpad) Bandung.
Memulai perkuliahan pada tahun 1997, Soleh lulus sarjana pada tahun 2004.
Soleh termasuk ke dalam mahasiswa yang tidak terlalu suka berpolitik di kampus dan menyukai hal-hal berbau seni, seperti musik dan fotografi.
Berawal dari sana, pada tahun 1999 Soleh akhirnya mendirikan sebuah majalah independen yang fenomenal di Unpad bersama teman-temannya, bernama ‘Karung Goni’.
Karung Goni adalah majalah kampus yang memuat hal-hal kecil di sekitaran kampus Unpad yang seru untuk dibahas, namun sering luput dari perhatian.
Majalah Karung Goni adalah tempat di mana Soleh belajar menjadi seorang penulis yang akhirnya membawanya berkarier sebagai jurnalis.
Selain itu bakat Master of Ceremony (MC) Soleh juga tumbuh dari masa perkuliahannya yang lama.
Sejak tahun 2002 hingga 2004, Soleh tergabung dalam sebuah band bernama LLP, singkatan dari Lalieur, Laleuleus, Paregel yang dalam bahasa Indonesia berarti 'pada pusing, lemas, dan pegal'.
Uniknya, Soleh bukan player atau vokalis, melainkan seorang MC dan juru bicara yang hanya ikut nyanyi di bagian chorus saja.
Dari band ini, kekonyolan Soleh sebagai seorang MC mulai diasah.
Anehnya, banyak orang yang datang menonton band LLP hanya karena ingin mendengarkan kekonyolan dari Soleh.
Semua pengalaman Soleh di kampus, dituangkannya saat ia memasuki dunia kerja.
Soleh pernah bekerja menjadi seorang jurnalis di tiga media besar di Indonesia.
Soleh menjadi reporter di Trax Magazine (2004-2005), Feature Editor di Playboy Indonesia (2006-2008), dan Editor di Rolling Stone Indonesia (2008-2012).
Salah satu tulisan Soleh di Playboy Indonesia mendapat penghargaan dari Anugerah Adiwarta Sampoerna pada tahun 2006 sebagai tulisan feature terbaik katergori Seni dan Budaya.
Di majalah terakhir Soleh dipecat lantaran dianggap melanggar peraturan perusahaan: bekerja di dua perusahaan dalam waktu bersamaan.
Soleh saat itu juga bekerja sebagai penyiar di 91,6 Indika FM Jakarta setelah empat tahun siaran di sana, Soleh mengundurkan diri.
Sewaktu masih bekerja di Rolling Stone Indonesia, Soleh dipercaya sebagai MC di acara Release Party yang digelar setiap bulan setelah majalah itu terbit.
Di sinilah, Soleh mulai dikenal sebagai MC yang kocak.
Sendirian memandu acara musik dengan empat band, membuat Soleh harus mengisi jeda antar band dengan celotehnya.
Soleh selalu berhasil mengisi kekosongan di acara tersebut dengan banyolan-banyolannya yang fresh dan unik.
Cholil Mahmud, vokalis sekaligus gitaris dari Efek Rumah Kaca, mengatakan kepada Soleh bahwa gaya MC-nya lebih mirip seperti Stand Up Comedy.
Berangkat dari sana, Soleh akhirnya memutuskan untuk tampil ber-stand up comedy pada tahun 2010.
Sambutan yang baik dari penonton yang mendengarkan guyonan konyol Soleh membuatnya terus yakin untuk berkarier sebagai seorang Stand Up Comedian.
Sampai akhirnya Soleh Solihun bisa dibilang sebagai salah satu yang mempopulerkan Stand Up Comedy di era millenial.
Tak lagi menjadi seorang jurnalis karena semakin terkenal sebagai Stand Up Comedian, Soleh tetap menulis, ia tidak membendung hasrat menulisnya.
Hingga akhirnya Soleh menerbitkan beberapa buku, bahkan Soleh juga memproduksi sebuah film berjudul "Mau Jadi Apa?" di tahun 2017 dan "Reuni Z" di tahun 2018. (2)
Baca: Ernest Prakasa
Baca: Dua Komika Dibekuk Polisi Karena Konsumsi Sabu, Ernest Prakasa: Cukup Terkejut
Karya Buku #
Berikut daftar judul buku-buku yang ditulis oleh Soleh Solihun:
- The King is Dead - Soleh Solihun, 2009.
- Generasi Biru - Soleh Solihun, 2009.
- Celoteh Soleh - Soleh Solihun, 2012.
- Kastana Taklukkan Jakarta - Soleh Solihun, 2013.
- Majelis Tidak Alim - Soleh Solihun, 2015.
- Mau Jadi Apa? - Soleh Solihun, 2017. (2)
Filmografi
- Soleh Solihun sebagai Kosasih - Cinta Brontosaurus, 2013.
- Soleh Solihun sebagai Kosasih - Manusia Setengah Salmon, 2013.
- Adriana, 2013.
- Aku Cinta Kamu, 2014.
- Luntang Lantung, 2014.
- Soleh Solihun sebagai Usman - Bajaj Bajuri The Movie, 2014.
- Soleh Solihun sebagai Hunter "The Mutant" - Comic 8: Casino Kings (Part I), 2015.
- Soleh Solihun sebagai Hunter "The Mutant" - Comic 8: Casino Kings (Part II), 2016.
- Soleh Solihun sebagai Asep - Shy Shy Cat, 2016.
- Soleh Solihun sebagai Soleh - Hangout, 2016.
- Soleh Solihun sebagai Dokter Cahyono - The Underdogs, 2017.
- Soleh Solihun sebagai Soleh - Mau Jadi Apa?, 2017.
- Soleh Solihun sebagai Lukman - Susah Sinyal, 2017.
- Soleh Solihun sebagai Juhana - Reuni Z, 2018.
- Soleh Solihun sebagai Jentu - 3 Dara, 2018.
(Tribunnewswiki.com/Ronna)
| Tempat Tanggal Lahir | Bandung, 2 Juni 1979 |
|---|
| Pekerjaan | Jurnalis |
|---|
| Penyiar Radio |
| Komika |
| Aktor |
| Nama | Soleh Solihun |
|---|
Sumber :
1. www.solehsolihun.com
2. kumparan.com